Selasa, 22 Januari 2013

[Tips Nulis] 7 Cara Mencari Ide Tulisan



7 Cara Mencari Ide Tulisan


Ide atau gagasan cerita buat seorang penulis itu sangat penting. Paling tidak buat saya super duper penting. Saya tidak bisa menulis tanpa ada ide yang mendalam dan saya kuasai. Oleh karena itu ide sangat penting dalam menjahit sebuah tulisan. Entah itu hanya buat blog, artikel di media massa, media online, atau penerbitan.
Salah satu ide besar yang saya inget saat saya nulis cerpen untuk ikut lomba di majalah yang sudah almarhumah dulu, Majalah Anita tahun 1995. Saat itu saya menemukan ide cerita di Bus Damri yang membawa saya menuju pasar buku bekas di pusat Kota Bandung.
Tiba-tiba saja, ada sobekan kertas dan mampir di kaki saya. Naluri untuk membuang sampah pada tempatnya, membuat saya memungutnya. Mata saya tertuju pada sebuah kalimat yang termuat dalam sobekan koran di tangan saya. Sebuah kalimat yang kemudian mengantarkan saya menemukan ide, dari ide tersebut saya kemudian menang sebagai Juara I Lomba Cipta Cerpen Remaja Majalah Anita tahun 1996, padahal saya bukan siapa-siapa pada saat itu. Masih unyu banget, masih smester tiga.
Sepanjang jalan kenangan saya menulis artikel baik fiksi ataupun nonfiksi plus buku. Paling tidak ada 7 Cara yang saya gunakan.

1). Buka Bacaan
Membaca secara dhahir, kasat mata bukan secara maknawi. Bacaan apa saja harus dijadikan cemilan. Berita pagi, kebanjiran, konsultasi spikologi remaja, konsultasi keluarga, serta rubrik-rubrik yang berhubungan dengan kesehatan, kecantikan, pasangan suami istri, mengasuh anak, perkembangan anak menjadi sumber ide yang berlimpah.
Belum lagi baca cerpen atau cerbung di majalah, baca buku serial anak-anak, novel dengan berbagai genrenya. Pasti banyak ide di sana yang bisa diolah dan diramu menjadi sebuah tulisan yang berbeda dari apa yang pernah dibaca.

2). Lihat Sekitar
Ini baru membaca secara maknawi. Membaca dengan membuka mata, membuka telinga, membuka hidung, membuka seluruh indra yang kita miliki sehingga tombol ide kita semakin peka. Semakin peka tombol ide kita, maka semakin berjubel ide-ide yang tertangkap. Semakin banyak ide yang tertangkap, maka semakin deras kita menghasilkan karya.

3). Dengerin lagu
Berapa judul lagu yang ada di kompi, lapi, hp, iphone, atau gedget yang kita punya? Sebisa mungkin setiap bulan kita punya beberapa list lagu yang wajib diputar secara bergantian. Kita dengarkan liriknya, kita hapalkan, jika sedang iseng –saya biasa melakukan hal ini, mengetik lirik lagu sebagai pemanasan sebelum saya nulis. Coba selami maknanya, pasti banyak ide di sana.

4). Dari Sosok
Sosok yang pernak kita kenal, sosok yang pernah kita baca datanya, sosok yang pernah kita imaginasikan yang spesial, yang unik, yang menarik, yang penuh misteri, dan sosok-sosok lainnya, termasuk sosok hantu bisa dibuat pijakan untuk ide. Sosok ini nanti bisa dijadikan tokoh dalam tulisan fiksi kita.

5). Dari Latar
Setting waktu, tempat yang pernah kita kunjungi, latar belakang seseorang, sejarah bisa juga dikorek-korek untuk dijadikan ide. Tidak sekadar ide, melainkan ide yang luar biasa hebat. Banyak sekali tulisan yang bisa dibuat dari ide yang diambil dari latar. Tulisan wisata, cerpen, cerbung, dan novel sejarah. Jadi jangan sesekali mengabaikan sebuah latar.

  6). Dari Gambar
Dahulu kita suka kalau dikirimi kartu pos –sayang, sekarang budaya berkirim kartu pos kian punah karena memang tidak pernah ada yang berniat menjaganya. Terlebih di jaman yang sedemikian cepat ini. Kita bisa mendapatkan gambar dengan cepat tanpa menunggu berlama-lama.
Sebuah gambar, jika kita mau lihat sangat detil, pasti muncul ide-ide segar dari sana, walau hanya sekadar gambar batu apung yang mengambang di tengah lautan. Walau sekadar gambar daun yang berwarna kuning yang melayang, terlepas dari tangkainya. Mendeskripsikannya saja sudah menyenangkan apalagi jika mendapat ide dari sana.

7). Galau Positif
Saya meminjam motivator muda yang getol menerjemahkan kegalauan dengan cara pandang positif, makanya disebut Galau Postif, istilah lain dari kritis pada apapun. Kritis melihat kebijakan pemerintah yang tak kunjung adil, kebiadaban keadaan sosial masyarakat, dan lain sebagainya. Galau ini akan membuat tombol ide kita terpencet dan menghasilkan ide-ide kritis yang bisa kita tulis dalam berbagai genre tulisan.
Oh iya, jangan sampai setelah kita mendapatkan ide brilian terlepas ya, jika lepas akan susah sekali menangkapnya. Oleh karena itu, jika dapat ide, segera tulis di mana pun. Handphone, BlackBerry, notes, atau di mana pun yang biasa kita gunakan.
Semoga bermanfaat. Selamat mencari ide dan terus menulis. Percayalah, menulis akan membuat kita makin bahagia.

@alimuakhir


Mau Jago Nulis dan Jadi Pemenang di Dunia Tulis Menulis? Ikut Kelas Nulis "WinnerClass" aja.

18 komentar:

  1. Emang mesti diliat secara detail biar ketemu ide tulisan yg beda. Terima kasih tipsnya. Bermanfaat. :)

    BalasHapus
  2. Sip Gayuh ... semoga dapet ide keren.

    BalasHapus
  3. banyak jalan utk mendapatkan ide ya :)

    BalasHapus
  4. Benar ide itu harus di cari, nah sekarang sudah ketemu jalanya. Action, tks.

    BalasHapus
  5. makasi kang...tipsnya keren..:)

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. tipsnya oke banget.. makasih pak Ali, yg selalu berbagi..

    BalasHapus
  8. dari majalah biasanya ide unik dihasilkan, hehe. apalagi kalo pas jalan-jalan juga dapet kejadian seru, bisa mendadak dapet ide cerita ya, cikgu. :D

    BalasHapus
  9. tips yang bermanfaat masbro. lagi buntu banget nih. sayang blog kebanyakan bolongnya.

    BalasHapus
  10. bagus sekali tipsnya, masih sulit untuk melawan rasa malas

    BalasHapus
  11. Bener ya, terkadang salah satunya atau seluruhnya bisa memunculkan ide menulis. Membantu sekali, mencerahkan kalau buntu pikiran :D

    BalasHapus
  12. terima kasih tips nya. Bermanfaat sekali.

    BalasHapus
  13. Emang mesti diliat secara detail biar ketemu ide tulisan yg beda. Terima kasih tipsnya. Bermanfaat. :)

    BalasHapus
  14. Artikel diatas mengingatkan saya ketika pertama kali membuat tulisan berupa puisi. Tahun 2006, saya masih ingat waktu itu puisi tentang alam dan cinta. Ya. Tema klasik utk anak seusia SMP. Namun dari situ saya semakin semangat belajar sampai sekarang bisa menulis beberapa artikel di blog http://www.anwariz.com blog pertama yg sudah bertransformasi menjadi media sy mencurahkan ide. Terimakasih Kang Ali sudah mengajak saya bernostalgia. Btw nama kita samaan kang, hehe.. Salam kenal aja dari Garut.

    BalasHapus
  15. Wah saya suka tips terakhir, galau positif. Ide yang datang dari kegalauan yang bersifat positif biasanya akan menghasilkan karya yang hebat.

    BalasHapus

Ditunggu Komentarnya Teman-Teman

Blog Archive

Komentar