Jumat, 18 September 2015

Datsun Go+ Panca Membuat Anak-anak Ceria


SALAH satu tujuan Datsun Go+ Panca Risers Expedition adalah perjalanan yang memberi inspiratif ribuan kilometer keliling Nusantara yang melibatkan ratusan risers dalam konvoi puluhan mobil Datsun.
Datsun Go+ Panca Risers Expedition menjangkau ratusan sekolah dan siswa untuk mendonasikan ribuan buku dan peralatan sekolah. Memberikan pengalaman berbeda bagi risers, peserta, dan juga masyarakat yang akan terlibat sepanjang perjalanan.
Program inspirastif Datsun Go+ Panca Risers Expedition Sulawesi pun tidak kalah dengan ekspedisi-ekspedisi sebelumnya. Ekspedisi hari ketiga, Datsun Go+ Panca membawa raisers ke sebuah sekolah dasar  yang terletak di atas bukit. SDN 138 Kulinjan Enreken Sulawesi Barat.

Pantai Mamuju
Semalam tiba di Mamuju tengah malam, risers hanya sempat makan kemudian langsung istirahat. Istirahat kali ini benar-benar istimewa karena istirahat di hotel yang menghadap ke lautan luas.
Pagi-pagi sekali, usai shalat subuh, saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan langka ini. Bang Aswi dan Kang Ade yang kecapaian karena perjalanan panjang saya tinggal keluar sebentar sekadar untuk menikmati laut di depan hotel.
Puas menikmati lautan, saya jalan pagi ke anjungan Pantai Mamuju yang terletak di kiri hotel. Kurang lebih sekitar 300 meter dari hotel. Banyak anak-anak, remaja, dan orangtua menikmati Pantai Mamuju dengan berjalan kaki atau lari-lari kecil di atas joging trek di tepian anjungan.
Saya coba mengajak ngobrol beberapa anak-anak yang ternyata masuk sekolah siang. Mereka menghabiskan waktu pagi hingga saatnya sarapan di anjungan sambil sesekali memungut sampah yang terkadang berserakan.
“Sampahnya dikumpukan apa dibuang?” tanya saya.
“Dibuang, Kakak,” jawabnya dengan logat Sulawesi yang sangat kental.
Saya kemudian mengumpulkan mereka dan sekadar berbagi tentang bagaimana mengelola  sampah. Tentang sampah organik yang bisa dijadikan kompos untuk pupuk, sampah non-organik yang bisa didaur ulang dan jika dibersihkan bisa dijual.
Saya ingin memberi inspirasi kepada mereka, seperti Datsun menginspirasi dengan program   Datsun Risers Expedition-nya. Walau saya yakin penjelasan saya mungkin tidak bisa dikunyah oleh mereka dengan baik, setidaknya mereka ingat, di Pantai Mamuju ini mereka pernah mendengar sekilas tentang bagaimana mengelola sampah.
Kang Ade Truna Mengajak Anak-Anak Bermain (Foto: Alee)

Ceria Bersama Anak-anak
Setelah semua siap, tim Datsun Risers Expedition Sulawesi beriringan meninggalkan Kota Mamuju menuju Enrekang yang memerlukan waktu tempuh kurang lebih 8 Jam. Perjalanan melewati salah satu kota yang pantainya juga cantik, Kota Polewali.
Sepanjang perjalanan, saya terngiang-ngiang dengan apa yang terus dikatakan oleh Om Ical, PO alias Project Offiecial ekspedisi kali ini. Om Ical mengingatkan kalau menginspirasi orang itu tidak harus dengan cara yang mewah, tetapi bisa juga dengan cara yang sederhana.
Seperti Dutsun Go+ Panca yang sederhana harganya, salah satu produk unggulan Dutsun Indonesia tersebut memberikan harga yang sangat terjangkau konsumen di Indonesia. Rentang harga berkisar antara 85-100 jutaan, Datsun Go+ Panca menawarkan banyak kelebihan. Hebatnya lagi, semua kelebihan tersebut sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Maka, begitu matahari mulai condong ke barat dan tim Dutsun Risers Expedition Sulawesi merapat di salah satu sekolah di Kota Enrengkang untuk memberikan inspirasi, saya langsung terinspirasi oleh Datsun Go+ Panca untuk memberikan inspirasi kepada para siswanya dengan sebuah dongeng yang membuat mereka terbahak-bahak.
Benar saja, begitu para siswa sekolah berkumpul di kelas dan saya diminta untuk memberikan inspirasi kepada mereka, saya menceritakan secara singkat kalau saya adalah seorang penulis. Kenapa saya sampai menjadi penulis? Bagaimana menjadi seorang penulis? Baru kemudian mendongeng sebentar. Alhamdulillah, dongeng saya membuat anak-anak tertawa terbahak-bahak.
Setelah anak-anak merasa senang, mereka dibawa ke luar dan berkumpul dalam beberapa kelompak. Masing-masing kelompok ditemani oleh dua atau tiga risers untuk memberikan inspirasi kepada mereka.
Sungguh, walau ini bukan pengalaman pertama, tetapi saya tetap mendapat sensasinya. Para siswa yang notabene berada jauh dari kota, tetapi kepercayaan dirinya cukup tinggi. Mereka tidak malu-malu bertemu dengan orang baru. Mereka menunjukan antusiasme yang luar biasa, yang tanpa sadar juga menginspirasi saya dan pastinya raisers.
Sebagai penghujung pertemuan, secara simbolik, pihak Datsun Go+ Panca memberikan bantuan buku tulis dan buku bacaan kepada sekolah. Semoga saja, bantuan buku tulis dan buku bacaan dari Datsun Go+ Panca pun menginspirasi anak-anak untuk terus belajar hingga sukses.
Ada rasa yang tiba-tiba muncul saat saya dan raisers meninggalkan anak-anak. Rasa yang tiba-tiba membuncah melihat seolah mereka tidak rela melepas kepergian kami. Rasa haru yang luar biasa dalam.
Dalam hati saya hanya bisa berdoa, semoga kelak mereka menjadi manusia yang berguna bagi nusa dan bangsa. Semoga mereka tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, ceria, dan penuh inspirasi, seperti Datsun Go+ Panca Risers Expedition Sulawesi kali ini.
@KreatorBuku  






4 komentar:

Ditunggu Komentarnya Teman-Teman

Blog Archive

Komentar