Selasa, 29 September 2015

Luti Gendang dan Mie Tarempa Batam

INI untuk pertama kalinya saya ke Batam dalam rangka training kepenulisan bareng temen-temen Forum Lingkar Pena Batam. Rasanya luar biasa karena sejak mendapat undangan acara di Batam, ada beberapa agenda yang langsung masuk file di kepala saya.
Luti Gendang, Cemilan Khas Pulau Anambas yang Sangat Terkenal di Batam (Foto: Kang Alee)
Bukan hanya agenda training, melainkan agenda tambahan seperti menjelajah Kampung Vietnam dan merasakan dua makanan khas yang hanya ada di Batam dan sekitarnya, Luti Gendang dan Mie Tarempa.
“Kita makan dulu ya, Kang,” Kang Soleh, salah seorang panitia sekaligus sponsor acara langsung menawarkan untuk makan, begitu saya sampai di Bandara (Batam).
“Luti Gendang dan Mie Tarempa, Kang?” Saya langsung menawar. Membuat Kang Soleh yang asli warga Cianjur Jawa Barat tersenyum lebar.
Mobil pun meluncur meninggalkan bandara. Sepanjang jalan, Kang Soleh cerita tentang Batam yang sampai sekarang terus berkembang. Batam yang saya pikir sudah menjadi Kota Metropolitan, ternyata masih terus bebenah.
Kurang lebih tiga perempat jam kemudian, mobil memasuki sebuah komplek ruko.  Mobil berhenti di sebuah penginapan. Saya cek in terlebih dahulu sebelum makan supaya barang bawaan tidak memberatkan.
Saya pikir tempat makannya jauh, ternyata hanya beberapa puluh meter saja dari tempat saya menginap. Sebuah tempat makan yang terlihat sangat bersih. Saya baca tanda rumah makan di depan, “Anambas Kopitian.”
Anambas Kopitian menyediakan beberapa menu makanan khas dari Pulau Anambas. Beberapa makanan khasnya terkenal di Batam. Ada Mie Sagu, Nasi Dagang, Mie Tarempa, Luti Gendang, Soto Ayam, dan Ayam Penyet. Berbagai macam minuman juga disediakan.
Saya dan teman-teman panitia langsung mengambil tempat duduk di tengah. Saya melihat meja-meja yang ada di sana, sepertinya ada yang berbeda. Jika biasanya rumah makan ukuran mejanya seragam, di Anambas Kopitian ukurannya dibuat berbeda, sehingga pengunjung bisa memilih dan menyesuaikan. Jika sendirian bisa ambil meja yang memang disetting untuk sendirian, jika rame-rame memilih meja panjang yang cocok untuk rame-rame.
Suasana Anambas Kopitian yang Nyaman Banget (Foto: Kang Alee)
Setelah membaca menu, saya memesan Mie Tarempa Goreng Lembab, Thai Tea, dan Luti Gendang untuk camilan. Mie Tarempa Goreng Lembab sebetulnya sama dengan mie goreng yang di mana pun, hanya mienya terasa empuk dan gurih. Bumbunya juga terasa rempahnya, jadi bukan seperti mie goreng instan. Sementara Luti Gendang, sejenis roti goreng dengan isi abon ikan.
Sebelum mie pesanan datang, Luti Gendang yang sejak datang ke Batam sudah mengiang-ngiang di telinga lebih dahulu dihidangkan. Ada 5 biji Luti yang disajikan dalam wadah rotan mungil yang cantik. Saya mengambil satu dan langsung menggigitnya. Masih terasa hangat sehingga abon yang ada di dalamnya terasa sekali gurihnya.
Belum habis satu butir Luti Gendang, mie pesanan datang dengan porsi yang lumayan. Mie ditaburi potongan ikan, daging sapi, toge, dan taburan bawang goreng. Masih ada asap yang mengepul, tanda mie baru diangkat dari dapur.
Saya mengambil mie dengan garpu lalu mencoba merasakannya sambil menunggu agak dingin. Memang benar, begitu sampai di mulut mienya terasa pulen dan gurih. Ada sedikit kuah yang rasanya juga gurih. Tanpa terasa mie telah tandas hanya dalam hitungan menit saja.
Saya kemudian melanjutkan makan Luti Gendang yang sejak tadi masih sisa 4 biji. Satu persatu saya habiskan Luti sambil sesekali meminum Thai Tea. Empuknya roti, gurihnya isi roti dipadu dengan Thai Tea yang manis dan sedikit pahit, meninggalkan rasa yang pasti bakal bikin kangen. Thai Tea disajikan dalam drinking jar yang mirip toples kecil. 
 
Atas Luti Gendang dan Bawah Mie Tarempa Lembab serta Thai Tea (Foto: Kang Alee)
Mie Tarempa merupakan makanan yang berasal dari daerah Tarempa, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau. Mie ini diolah sendiri oleh penjualnya dari tepung dan telur. Ada tiga jenis mie yang biasa disajikan, Mie Tarempa Basah, lembab, dan kering.
Adapun Luti Gendang adalah roti dari tepung berbentuk lonjong yang diisi abon dan digoreng. Terkadang ada juga isi ikan tongkol, ayam, keju, atau kelapa. Kedua makanan ini menjadi makanan yang sangat khas, yang jarang sekali dijumpai di tempat lain.
Karena saya masih penasaran dan sore ini saya akan mengudara di salah satu radio, saya memesan sekantong Luti Gendang. Bukan karena masih lapar, melainkan karena saya mulai doyan.
@KreatorBuku

Info Resto:
Anambas Kopitian
Alamat Komplek Palm Spring Blok A2 no 9-10,
Batam Center

Buka Pukul. 07.00-22.00

18 komentar:

  1. Luti Gendang... ada di Jakarta gak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak ada kayaknya Mas. Daku juga nyari-nyari neh di Bandung

      Hapus
    2. Ada di jakarta daerah mangga besar

      Hapus
  2. Kalau makan hangat-hangat enak sih tapi saya emang nggak terlalu suka luti gendang. Lebih suka kue tepung gomak. Satang munculnya setahun sekali pas bulan puasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin karena terlalu gurih ya ... hehehe. Bisa dicoba tuh kue tepung gomak

      Hapus
  3. Ini salah satu rumah makan langganan saya kang.. Luti gendang ama mie Tarempanya enak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah, berarti nggak salah kemarin saya makan di sini ampe 2 kali ya ... hehehe
      Thx u Dee An

      Hapus
  4. Catat, kalau ke Batam nanti

    BalasHapus
  5. Di Jakarta ada mie tarempa. Akhir pekan ini saya berencana kesana, belum tau juga apakah rasanya seenak di tanah melayu. Oh iya, lokasinya di daerah mangga besar kang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah. Begitu ya. Ada Luti Gendangnya nggak?

      Hapus
  6. Ini di Ruko Palm Spring kan, saya baru saja dari situ, kopi o/obeng, thai tea, luti gendang, nasi dagang, coba semua, enak semua, n harga terjangkau banget euy

    BalasHapus
  7. Rabu sampai Sabtu dinas ke Batam, kantor di Ruko Palm Spring, dekat anambas. Tiap pagi dan sore mampir terus di situ. Nyobain luti gendang, nasi dagang, kopi o/obeng (kopi item dan kopi item dingin), kopi tarik, thai tea... Enak semua. Harga asli terjangkau.. mantaaappp

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duuuh, jadi pengen ke sini lagi neh ...

      Hapus
  8. Tampak menggiurkan, makanannya mas alee, salam kenal ya mas..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, amat menggiurkan.
      Salam kenal juga Mbak Tuti

      Hapus

Ditunggu Komentarnya Teman-Teman

Blog Archive

Komentar