Jumat, 16 Oktober 2015

Pulsa Membantu Calon Penulis Menerbitkan Buku


SEJAK punya handphone sekitar lima belas tahun lalu, yang namanya pulsa sudah jadi bagian dari kebutuhan hidup Lelaki Berciput itu. Malah terkadang beli pulsa didahulukan daripada jajan atau makan. Tak jarang pula, alokasi dana untuk pulsa dalam sebulan lebih banyak daripada uang jajan.
Siapa sangka, sekarang pulsa sudah jadi bagian dari kebutuhan hidup semua orang. Bukan hanya sebagai bagian dari alat komunikasi, melainkan juga sebagai bagian dari alat untuk koneksi internet. Berkat pulsa, banyak hal yang bisa dilakukan, termasuk membantu calon penulis menerbitkan buku.   
***
Buku Menjadi Salah Satu Target Penulis dalam Menghasilkan Karya (Foto @KreatorBuku)
Dahulu, kebutuhan pulsa hanya untuk berkomunikasi melalui handphone. Seiring dengan perkembangan teknologi seluler, pulsa selain untuk telepon juga bisa untuk mengirim pesan pendek atau short message service (SMS), mengirim gambar, dan video. Ternyata, teknologi tidak berhenti sampai di sana, pulsa juga digunakan untuk koneksi dengan internet selain telepon rumah.
Seiring dengan perkembangan dunia internet, media sosial pun ikut berkembang pesat, mulai dari Friendster (sudah almarhum), Facebook, Twitter, Path, sekarang yang sedang nge-hit Instagram, dan media sosial lainnya. Kemudian berkembang pula media catting seperti WhatsAap, Beetalk, Line, dan sebagainya.
Lantas, jika dahulu memanfaatkan jaringan internet harus melalui sambungan telepon rumah atau warung internet (WarNet), sekarang cukup dengan modem atau wifi yang portable sehingga dengan mudah bisa tersambung dengan internet di mana pun dan kapan pun.
Zaman sekarang malah lebih enak lagi karena bisa tersambung dengan internet melalui smartphone. Akan tetapi, tetap koneksinya harus menggunakan pulsa, baik digunakan tanpa paket dari operator jasa layanan internet atau dengan paket dari operator jasa layanan internet. Tanpa sadar pun, internet mengubah gaya hidup seseorang dan kini telah menjadi budaya. 
Sekarang orang lebih senang bersosialisasi di dunia maya melalui internet daripada dunia nyata. Lebih senang belanja sambil tiduran melalui onlineshop daripada harus muter-muter mal cari barang, bahkan belajar pun sekarang lebih mudah di dunia maya.
Apa keuntungan selalu terhubung dengan internet atau dunia maya? Tak bisa dipungkiri, selain hemat, praktis, dan mudah juga tak terbatas oleh ruang dan waktu. Jika dahulu untuk bergentayangan harus menjadi hantu terlebih dahulu, sekarang cukup dengan membeli pulsa sudah bisa bergentayangan di dunia maya.
***
Salah Satu Kelas Nulis Online WinnerClass Bekerjasama dengen Penerbit Adi Bintang (Foto @KreatorBuku)
Sebagai penulis dan blogger, Lelaki Berciput itu selalu membutuhkan yang namanya pulsa, baik membelinya secara fisik (kartu) atau pun PulsaElektrik. Lelaki Berciput itu biasanya membeli pulsa melalui salah satu temannya yang menjadi member Pojok Pulsa, jadi pulsa yang dijual selalu tersedia.
Lelaki Berciput itu membutuhkan pulsa tidak hanya untuk kebutuhan komunikasi atau terkoneksi dengan internet saja, melainkan juga untuk kebutuhan ngeblog serta membuka Kelas Nulis Online yang sekarang telah memasuki usia hampir empat tahun lebih. Kelas Nulis Online yang focus belajar menulis bacaan anak-anak yang baik, dibutuhkan, dan membuat anak-anak bahagia.
Banyak suka duka yang dilalui Lelaki Berciput itu saat awal-awal membuka Kelas Nulis Online. Mulai dari koneksi yang tersendat, pulsa yang tiba-tiba habis dan harus secepatnya diisi, hingga bergonta-ganti media yang digunakan untuk ruang kelas.
Kelas awalnya berjalan melalui email, kemudian melalui media catting Yahoo Masanger (YM) dengan materi dikirim melalui email, dan sekarang cukup mapan melalui group khusus di facebook karena bisa kirim materi, menjelaskan materi, sekaligus tanya-jawab dengan mudah di sana.
Semenjak kelas bermigrasi di group facebook, aktivitas kelas pun lancar jaya. Lagi-lagi karena pulsa yang menjadi jembatannya. Pulsa yang mudah dibeli, dipaket, dan dikoneksikan dengan internet kapan pun dan di mana pun.
Sejak bermigrasi pula, beberapa penerbit kemudian bergabung di Kelas Nulis Online  yang dikenal dengan nama WinnerClass: Kelas Online Paling Seru!. Beberapa penerbit bekerjasama membuka kelas yang outputnya adalah naskah. Naskah  yang telah melalui tahap seleksi penerbit kemudian diterbitkan.
Beberapa Judul Buku Hasil Kelas Nulis Online WinnerClass (Foto @KreatorBuku)
 Sejak bermigrasi pula, peserta Kelas Nulis Online yang disebut Para Winner tidak hanya berasal dari kota-kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Semarang, Banjarmasin, Palangkaraya, Pontianak, Medan, Aceh, Surabaya, dan kota-kota besar lainnya. Kelas juga diikuti oleh orang Indonesia yang bermukim di Malaysia, Jepang, Australia, Inggris, Dubay, Arab, Madinah, Turki, Hongkong hingga Amerika.
 Perkembangan Kelas Nulis Online yang dirikan Lelaki Berciput itu sungguh di luar dugaan. Lagi-lagi ini terjadi karena ulah mahluk yang namanya Pulsa. Tanpa pulsa, Lelaki Berciput itu tidak bisa berkomunikasi. Tanpa pulsa Lelaki Berciput itu tidak bisa terkoneksi dengan internet. Tanpa pulsa Lelaki Berciput itu tidak bisa membuka Kelas Nulis Online.
Berkat pulsa pula kini lahir banyak penulis bacaan anak-anak dari WinnerClass yang bukunya diterbitkan oleh penerbit-penerbit besar di Indonesia. Buku tersebut telah beredar di toko buku-toko buku besar di seluruh Indonesia. Beberapa judul diterbitkan dalam Bahasa Melayu dan diterbitkan oleh penerbit dari Malaysia.
Bagi Lelaki Berciput itu, peran pulsa bukan lagi hanya sebagai alat bantu komunikasi, tetapi lebih jauh dari itu pulsa adalah sebagai jembatan untuk  mendidik bangsa. Baik melalui media sosial, blog, media catting, atau media lainnya yang berkaitan dengan dunia internet.
Ingat, internet tidak akan terkoneksi tanpa adanya jasa penyedia layanan internet. Jasa penyedia layanan internet tak akan jalan tanpa adanya PULSA. Artinya, semua berjalan lancar berkat adanya pulsa.
***


Sekarang ini, di Indonesia banyak penyedia server pulsa elektronik, salah satu yang terbaik menurut Lelaki Berciput itu adalah Pojok Pulsa. Sejak berdiri sekitar 6 (enam) tahun lalu, server pulsa yang dikenal sebagai penyedia Pulsa Murah Jakarta atau Pulsa Elektrik Jakarta tersebut telah berbengalaman melayani dan menangani puluhan juta transaksi pengisian voucher pulsa elektrik dan voucher pulsa fisik, bahkan hingga saat ini.
Lelaki Berciput itu belum menjadi member Pojok Pulsa, tetapi ikut merasakan manfaat dari Pojok Pulsa, terutama karena tukang pulsa langganannya telah cukup lama menjadi member Pojok Pulsa, sehingga kapan pun dibutuhkan, Lelaki Berciput itu mengontaknya untuk membeli pulsa.
Banyak moment-moment penting yang Lelaki Berciput itu rasakan berkaitan dengan pulsa, misalnya saja saat harus mengisi Kelas Nulis Online, tiba-tiba dia harus ke luar kota. Karena sepanjang jalan pulsanya digunakan untuk bertelepon ria, akhirnya pulsa habis dan hanya cukup untuk sekali SMS. Mau tidak mau dia harus isi pulsa. Lantaran tidak sempat mampir di ATM atau mencari tukang pulsa, dia langsung sms untuk hutang pulsa pada tukang pulsa langganannya demi mengajar nulis di Kelas Nulis Online.
Pernah juga, Lelaki Berciput itu yang harusnya sudah duduk manis di ruang Kelas Nulis Online, ternyata terdampar di Bandara karena pesawat yang membawanya delay lebih dari 3 jam. Sudah begitu tidak diberi fasilitas hotel untuk istirahat sejenak. Dia cari WiFi di Bandara, tetapi karena penggunanya seabreg, yang ada internet bikin sakit perut.
Mau cari ATM untuk isi pulsa modem musti naik turun Bandara, akhirnya lagi-lagi Lelaki Berciput itu sms tukang pulsa langganannya untuk hutang pulsa. Begitu pulsa masuk langsung menggunakan modem portablenya untuk mengajar nulis di Kelas Nulis Online.
Pengalaman kehabisan pulsa bukan sekali dua kali dialami Lelaki Berciput itu, tetapi hampir berkali-kali. Belum lagi kalau istri atau anak-anaknya yang pas sedang ada di luar rumah kemudian kehabisan pulsa. Jalan keluar paling mudah, menghubungi sahabatnya, tukang pulsa langganannya, semua teratasi dengan lancar. Jadi wajar kan, jika dia merasa kalau Pojok Pulsa itu memang server pulsa elektronik terbaik yang pernah dia tahu?
Di samping itu, Pojok Pulsa merupakan server pulsa elektrik yang menyediakan fitur dan sarana isi ulang pengisian Pulsa Murah untuk semua Operator. Jika penjual menggunakan chip dari operator langsung, penjual perlu banyak chip dan ponsel untuk tiap-tiap operator seperti yang dilakukan oleh server-server pulsa lainnya.
Pojok Pulsa menyediakan sebuah sistem pengisian pulsa yang dapat menerima perintah langsung dari nomor ponsel member. Cara kerjanya bisa dilihat di infografis berikut ini;
Infografis Pengisian Pulsa ala Pojok Pulsa (Foto @KreatorBuku)
Selain pengalaman yang dialami Lelaki Berciput itu dan fasilitas yang disediakan Pojok Pulsa, apa lagi yang membuat Pojok Pulsa menjadi server pulsa elektronik terbaik?
Pertama, deposit bebas. Pojok Pulsa menerapkan Sistem Deposit Bebas untuk semua level member  tanpa kecuali. Pojok Pulsa meyakini bahwa deposit adalah hak member secara mutlak. Besar kecilnya deposit menjadi cermin kepercayaan member kepada layanan Pojok Pulsa.
Begitu pun pelayanan yang diberikan kepada member semua sama, baik member dengan deposit besar atau member dengan deposit kecil. Bagi member yang tinggal di Jakarta bisa langsung ke kantor Pojok Pulsa untuk melakukan deposit karena Pojok Pulsa kantornya di Jakarta Timur dan cukup dikenal sebagai Pulsa Murah Jakarta. Jika memilih transfer melalui rekening bisa dilakukan pada jam kerja, pukul 08.00 – 21.00 WIB.
Kedua, bisa transaksi melalui Yahoo Messenger (YM), Gtalk, WhatsAap, dan Facebook. Transaksi pengisian pulsa elektronik biasanya hanya dilakukan melalui SMS, tetapi di Pojok Pulsa di samping transaksi melalui SMS sebagai jalur utama, bisa juga menggunakan aplikasi YM dan Gtalk. Transaksi menggunakan YM dan Gtalk selain hemat juga lebih cepat diterima server Pojok Pulsa.
Oh iya, supaya bisa melakukan transaksi melalui YM, member harus mendaftarkan ID YM-nya ke server Pojok Pulsa. Keterangan lengkap bisa dicek di Pojok Pulsa.
Transaksaksi juga bisa menggunakan WhatsAap (WA). Member cukup menambahkan nomer kontak whatsapp center yang dimiliki Pojok Pulsa. Pastikan nomer member yang digunakan adalah nomer yang terdaftar untuk transaksi di Pojok Pulsa.
Jika transaksi menggunakan facebook, member dipersilahkan menghubungi CS Pojok Pulsa melalui telepon telepon yang ada di web Pojok Pulsa.
Tiga Hal yang Membuat Pojok Pulsa Berbeda dengan Server Lainnya (Foto @KreatorBuku)
 Ketiga, disediakan fasilitas SMS to end user. Pojok Pulsa menyediakan fitur SMS to end user sehingga konsumen member akan mendapatkan Nama Outlet atau Nama Konter penjualan pulsa yang dikirimkan ke handphone pelanggan yang melakukan pengisian pulsa elektrik melalui Pojok Pulsa.
Fitur ini sangat membantu member untuk mempromosikan outlet atau konter member sehingga mudah dikenal dan mudah melakukan perluasan jaringan Master Dealer Pulsa Elektrik. Fitur ini disediakan Pojok Pulsa secara gratis, tanpa biaya apa pun.
Fasilitas SMS to end user akan digunakan setiap hari, kecuali terjadi kepadatan arus Outbox yang luar biasa atau terjadi gangguan pada jaringan SMS sehingga harus menonaktifkan sementara fasilitas tersebut.
Selain tiga hal di atas masih ada fasilitas-falitas lain yang membuat member dan pelanggan Pojok Pulsa mudah untuk bertransaksi seperti yang selama ini Lelaki Berciput itu lakukan. Coba lihat, Lelaki Berciput itu sekarang sedang duduk menghadap laptop, siap-siap membuka Kelas Nulis Online-nya setelah beberapa waktu lalu terlihat hutang pulsa kepada tukang pulsa langgannya. Demi mewujudkan cita-cita calon penulis  yang ingin menerbitkan bukunya! Nggak percaya? Dipulsa aja! []
@KreatorBuku




8 komentar:

  1. Siapakah lelaki berciput itu, kang Ali? Hehehhe...
    Setuju, kang. Pulsa modem juga membantu saya eksis di media sosial hehehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siapa ya, kira-kira #LelakiBerciput ituh? Hehehe
      Bener banget Mas Bambang ... Pulsa memang luar binasa ... eh, luar biasa!

      Hapus
  2. sukses bukunya ^^
    sukses lombanya ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiiin amiiin amiiin.
      Makasih udah mampir

      Hapus
  3. kok membayangkan berciput itu kayak ciputnya hijab hahahha :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, mau bilang Lelaki Bertopi Rasta asa kumaha kitu, hehehe.
      Tapi setuju kan, pakai #LelakiBerciput

      Hapus

Ditunggu Komentarnya Teman-Teman

Blog Archive

Komentar