Jumat, 14 Oktober 2016

Mau Belanja dengan Hemat? Begini Caranya

 Mau Belanja dengan Hemat? Begini Caranya

SAYA sebetulnya jarang sekali berbelanja, apalagi semua kebutuhan yang mengatur bundanya anak-anak, jadi praktis saya hanya sebagai pengantar ke mana pun kaki si Bunyang melangkah saat berbelanja.
Akan tetapi, seiring dengan pertumbuhan anak-anak yang makin besar dan mereka perlu belajar mengatur uang saku bulannya, mau tidak mau saya ikut belajar. Terutama belajar cara belanja dengan hemat supaya anak-anak juga terbiasa. Cara ini sudah dilakukan si Bunyang, tetapi tak salah kan jika saya bagikan di sini. Dengan cara seperti ini si Bunyang bisa belanja dengan hemat.
1). Membuat Daftar Belanja
Membuat daftar belanja sudah dilakukan turun menurun oleh nenek moyang kita kayaknya. Hal ini sangat penting dilakukan sebelum berbelanja. Jadi sebelum keluar rumah untuk berbelanja di mini market, swalayan, atau pasar, buatlah terlebih dahulu daftar barang yang akan dibeli. Tujuannya sangat jelas, dengan membuat daftar tersebut, kita akan terhindar dari membeli barang yang tidak perlu.
Dalam membuat daftar belanja usahakan, mulai dari barang yang terpenting dulu, baru pada barang yang sifatnya tidak terlalu penting atau membelinya bisa ditunda. Sehingga saat berbelanja, yang masuk keranjang belanjaan adalah barang yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan diprioritaskan. Info harga barang bisa lihat di info program Alfamart
2). Bawa Budget yang Pas
Terkadang karena takut kurang, uang belanja yang kita bawa terlalu berlebih, padahal hal ini berpotensi untuk belanja barang yang tidak ada dalam daftar belanja. Saran saya, bawa uang secukupnya sesuai dengan daftar belanja yang sudah dibuat.
Tujuannya supaya kita fokus untuk belanja kebutuhan utama yang sudah dibuat dalam daftar belanja. Jika nanti ada sisa, tidak masalah kalau mau belanja barang lain. Lalu bagaimana jika takut uangnya tidak cukup? Kita bisa menambah 10% dari perkiraan total nilai belanjaan yang sudah dibuat daftarnya.
Mau Belanja dengan Hemat? Begini Caranya
Seorang Ibu yang Menyusun Daftar Belanjaan (Foto dari Pexel)
3). Sebisa Mungkin Gunakan Uang Tunai
Kenapa belanja dengan uang tunai? Bukankah dengan kartu kredit atau kartu debit lebih praktis? Jika kita selalu mengandalkan kartu kredit dan kartu debit, justru akan memungkinkan kita merogoh kocek lebih dalam lagi hingga menambah rencana pengeluaran yang sudah ada dalam daftar.
Sebaiknya kartu kredit atau kartu debit digunakan pada saat-saat tertentu saja, seperti pada saat pembayaran untuk kebutuhan alat rumah tangga yang memerlukan bugdet besar.
Jika alasan menggunakan kartu demi keamanan, boleh saja membawanya, tetapi usahakan kartu khusus, kartu yang saldonya memang terbatas untuk belanja bulanan.
4). Disiplin dengan Daftar Belanja
Tujuan membuat daftar belanja supaya saat berbelanja terhindar dari membeli barang yang tidak perlu. Oleh karena itu, sangat perlu disiplin dengan daftar belanja yang telah dibuat.
Kalaupun ketika belanja kemudian ingin membeli barang yang ada di luar rencana, lakukan ketika semua barang utama sudah masuk dalam keranjang. Setelah itu, baru membeli barang lain. Ingat, tidak ada keberhasilan yang datang tanpa kedisiplinan. Begitu juga dengan belanja hemat, tidak akan berhasil dilakukan tanpa adanya kesiplinan.
5). Langsung Pulang
Ingin hemat? Usahakan, setelah belanja langsung pulang. Jangan sampai kita tergoda untuk jalan-jalan atau cuci mata di sekitar tempat belanja, kecuali sejak awal sudah direncanakan, setelah belanja ada anggaran untuk jalan-jalan atau sekadar cuci mata untuk perencanaan belanja bulan depan.
Sering sekali, kita membeli barang yang tidak perlu justru saat kita jalan-jalan atau cuci mata tanpa tujuan yang jelas. Jika tak perlu-perlu amat sebaiknya bisa melihat brosur atau info program Alfamart yang sering disediakan secara gratis.

Langkah Cerdas dan Tepat Memilih Asuransi Jiwa yang Tepat

6). Catat Pengeluaran Belanja
Setelah belanja, usahakan resi atau bon belanja dicek dan disesuaikan dengan daftar belanja yang telah dibuat, jika perlu lakukan pencatatan. Mengapa mencatat pengeluaran perlu dilakukan? Tujuannya untuk melakukan review harga dan memiliki gambaran pengeluaran ketika mau belanja lagi.
Jangan lupa juga rajin mengecek harga barang di tempat lain. Siapa tahu bulan depan bisa mendapat barang dengan harga yang lebih murah dengan kualitas yang tetap baik di tempat lain. Okay, itu saja cara yang saya lakukan selama ini. Selamat mencoba! Semoga kita bisa selalu hemat dalam berbelanja!

@KreatorBuku

5 komentar:

  1. Hihi pria berciput ternyata jago berbelanja ey...iyaa, bahaya banget kalau ada duit di rekening trus bawa kartu debit, berasa horang kayah, gesek sana-sini hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Demi apa coba, wkwkwkwk.
      Pantesan ATM ngendong di lemari teyus, hehehe

      Hapus
  2. 7. Pilihlah barang-barang yang sedang diskon atau promosi saja ^_^

    BalasHapus
  3. Saya biasanya lupa buat daftar belanjaan dan selalu bawa budget berlebih. Alhasil setiap belanja kantong kering hihihi.
    Terimakasih atas artikelnya. Saya usahakan dulu buat daftar belanjaan dulu deh.

    BalasHapus

Ditunggu Komentarnya Teman-Teman

Blog Archive

Komentar