Rabu, 29 Maret 2017

17 Kata Baru dan Unik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia


KAMUS Besar Bahasa Indonesia, sebagai salah satu rujukan dalam menulis dan berbicara yang benar dalam Bahasa Indonesia, baru-baru ini menambah 17 kosa kata baru dan unik. Kata-kata baru ditambahkan seiring dengan berkembangnya kata-kata baru dalam media sosial.
Mungkin pernah dengar kata Pramusiwi? Pranala? Gawai? Kata-kata tersebut adalah kata-kata baru di Bahasa Indonesia, yang muncul bersamaan dengan era teknologi saat ini. Kata-kata tersebut digunakan untuk menggantikan kebiasaan kita menggunakan Bahasa Inggris.
Kata seperti Unduh yang menggantikan kata Download, Unggah yang menggantikan  kata Upload, Simpan yang menggantikan kata Save, dan Potong yang menggantikan Cut, sudah sering kita gunakan dalam penggunaan teknologi.
Selain kata-kata tersebut, ternyata masih banyak lagi kata-kata lain yang perlu kita ketahui. Kata-kata tersebut antara lain;
1). Gawai
Gawai adalah kata yang digunakan untuk menggantikan kata Gadget. Jangan terkejut, karena gawai juga memiliki arti sebagai perkakas atau alat.
Ponsel, laptop, tab, komputer dan sebagainya secara tidak langsung juga berupa alat atau perkakas. Kata Gadget, atau sering dieja gejed, sudah terlalu terbiasa diucapkan oleh masyarakat Indonesia. Saat ini, media cetak dan daring nasional sudah mulai menggunakan kata Gawai untuk menggantikan Gadget.
2). Pramusiwi
Masih terbiasa menyebut kata babysitter untuk penjaga dan pengasuh bayi? Dalam Bahasa Indonesia, babysitter berarti Pramusiwi, jadi pakailah kata-kata pramusiwi untuk pengasuh bayi, jangan lagi pakai babysitter.
3). Tetikus
Kata ini memang agak menggelikan, tetapi kata ini diputuskan untuk dimasukan ke dalam KBBI. Tetikus itu artinya mouse. Coba arahkan kursor tetikus ke sudut kiri atau ke sudut kanan, lalu klik!
4). Warganet
Warganet muncul untuk menggantikan kata Netizen. Sebelumnya, kata Netizen juga muncul sebagai plesetan dari kata Citizendi internet. Jadi, siap-siap mendirikan RW (Rukun Warganet) di grup Facebook, ya. Semoga tidak terkesan dipaksakan.
5). Pranala
Kata Pranala muncul untuk menggantikan kata Hyperlink atau Link, yang sudah terbiasa disebut dalam bahasa IT.
6). Daring dan Luring
Daring muncul untuk menggantikan online. Daring juga akronim dari dalam jaringan. Sedangkan Luring adalah akronim dari luar jaringan muncul untuk menggantikan kata offline.
7). Swafoto
Swafoto berarti foto sendiri, atau mengambil foto dengan usaha sendiri. Kata ini muncul untuk menggantikan kata selfie.
8). Peladen
Mirip profesi seseorang yang bertugas untuk meladeni. Faktanya kata peladen muncul untuk menggantikan kata server. Jadi kalau mau jaringan internet lancar sebaiknya punya peladen yang kapasitasnya besar.
9). Komedi Tunggal
Frase ini muncul untuk menggantikan frase stand up comedy yang sebenarnya kalau dialihbahasakan menjadi komedi berdiri. Boleh juga.
10). Saltik
Seperti daring dan luring, kata Saltik juga merupakan akronim, yang berarti Salah Ketik. Langsung tahu kan, kata ini untuk menggantikan kata apa?
11). Derau
Noise yang sebenarnya berarti ribut, sering pula digunakan untuk suara yang tidak diperlukan dalam satu rekaman suara atau video. Kata noise itu digantikan oleh kata Derau.
12). Pratayang
Masih sering menggunakan kata Preview? Silakan, mulai sekarang gantikan dengan kata Pratayang.
13). Hektare
Ini sebenarnya kata lama hektar, perbedaannya hanya ada tambahan huruf 'e', untuk kata ini tetap ditulis dan tetap dibaca.
14). Portofon
Kata ini muncul untuk menyebut Handy Talkie (atau HT) dalam bahasa Indonesia.
15). Mangkus dan Sangkil
Mangkus berarti efektif, sangkil berarti efisien, jadi Mangkus dan Sangkil berarati efektif dan efisien. Begitu saja singkatnya.
16). Narahubung
Kata ini digunakan untuk menggantikan frasa contact person.
17). Pelantang
Kata ini digunakan untuk menggantikan kata Microphone.
Masih banyak kata lainnya, yang masih belum dikenal luas dan digunakan warga Indonesia seluruhnya. Beberapa ahli bahasa, media, penulis, wartawan, dan pengguna bahasa lainnya sudah mulai menggunakannya. Yuk, kita mulai dari sekarang!
@KreatorBuku

15 komentar:

  1. kata yang baru pertama aku baca di sini adalah pramusiwi, bila tidak salah ingat

    BalasHapus
  2. terima kasih, sebagian sudah didengar dan didapatkan infohnya. pun sdh dibagikan bundelnya , selebaran , pas munas sastrawan taun lalu

    BalasHapus
  3. Beberapa masih agak aneh mengucapkannya ya mas, karena masih baru. Apalagi tetikus 😁😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget, mendadak geli ya, hehehe

      Hapus
  4. Banyak kata yang masih asing, mungkin karena belum umum digunakan ya,Kang...
    Jadi senyum2, baca tetikus hihihi
    Makasih sharingnya Kang Alee ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, sama, perlu pembiasaan ya ... geli juga pakai istilah tetikus, hihihi

      Hapus
  5. terima kasih telah dirangkumkan Pak...

    BalasHapus
  6. Thanks sharingnya kang. Beberapa kata sudah mulai dipakai nih.. Sepeeti gawai, daring, pranala..

    BalasHapus
  7. Perlu dibiasakan kali ya ngomong swafoto hahahah thanks Kang Alee

    BalasHapus
  8. Tadi sempet ada tugas dr guru bhs indo, trus googling ehh ketemu blognya pak ali... hehhe.. makasih banyakk,, sangat membantu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah, pas banget dong, hehehe.
      Semoga bermanfaat, ya.
      Alhamdulillah

      Hapus

Ditunggu Komentarnya Teman-Teman

Blog Archive

Komentar