Sabtu, 17 Juni 2017

Kotak Ajaib, Mainan Sederhana Untuk Anak Yang Sedang Demam




PALING tidak enak itu kalau anak deman dan suhu badannya tinggi, mau melakukan apa pun tidak tenang. Mungkin anaknya asyik-asyik aja, buktinya suhu badan sudah mencapai 38 derajat celcius tetap saja bisa main dan berlarian ke sana kemari.
Jika kondisinya sudah seperti itu, bundanya anak-anak biasanya memberi minum air putih sesering mungkin atau mengenakan baju yang tidak terlalu tebal dan menempatkannya di ruangan yang sirkulasi udaranya lancar.
Sebagai orangtua, ketika anak demam tidak perlu cemas sehingga tidak bisa mengontrol diri, dan mengakibatkan salah memberi penanganan. Demam itu hanya sebagai tanda kalau sistem imunitas anak sedang bekerja melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh. Kita hanya perlu mengawasi anak-anak supaya demamnya tetap terkontrol.

Demam yang tinggi biasanya akan membuat anak gelisah, kurang nafsu makan, badan lemas hingga resiko kejang. Meski begitu orang tua tetap harus bijak dalam mengatasi demam pada anak. Karena demam tinggi, anak langsung diberi obat atau langsung dibawa ke dokter. Sebelum bertindak lebih jauh, sebaiknya lakukan beberapa hal berikut ini:
1). Cek suhu badan dengan menggunakan termometer, bukan mengandalkan tangan yang ditempel di kening anak. Jika suhu badan anak di atas 37,5 derajat celcius berarti anak memang demam.
2). Seperti yang saya ceritakan di atas, perbanyak asupan cairan dan kenakan baju yang tidak terlalu tebal serta tempatkan pada ruangan yang sirkulasi udaranya lancar.
3). Kompres dengan kain yang dicelupkan air hangat bukan air dingin. Saat dikompres dengan air hangat, pusat suhu tubuh akan menerima pesan bahwa suhu di sekitar tubuh sedang hangat sehingga tubuh akan menurunkan suhunya secara otomatis.
Setelah melakukan hal-hal di atas, tetap jaga ketenangan supaya anak juga merasa tenang. Itu pun yang saya lakukan ketika anak-anak demam. Apalagi anak terakhir saya beda sekali dengan kedua kakaknya. Badannya kuat sekali, suhu badan sudah tinggi tetap tak mau diam, jadi kita harus berdamai dengannya, paling tidak kita ajak bermain.
Tidak banyak permainan yang bisa dilakukan ketika anak sedang demam karena pasti harus istirahat, kita sebagai orangtua harus pintar-pintar memilih mainan. Salah satu mainan ketika kemarin si Bungsu sakit adalah kotak ajaib yang saya buat dari kardus Tempra, obat penurun demam yang tepercaya.

Kotak Ajaib
Kotak Ajaib yang saya maksud adalah kotak yang bisa dipakai untuk mendongeng, kebetulan anak ketiga saya yang sekarang memasuki Sekolah Dasar  suka sekali mendongeng. Selain aman untuk anak yang sedang demam, kotak ajaib tidak sulit membuatnya, biaya pembuatannya pun tidak mahal. Kita bisa memanfaatkan barang bekas yang ada di rumah.
   

Bahan yang Digunakan
1). 1 Kardus (Tempra)
2). 1 lembar kertas HVS warna putih
3). Stik es krim (sesuai kebutuhan)
Cara Membuat
1). Ambil 1 kardus (Tempra)
2). Tentukan bagian atas dan bagian bawah kotak supaya tidak tertukar
3). Buat pintu pembuka kotak
4). Buat lubang di bawah kotak dengan ukuran kurang lebih 2 CM
5). Buat gambar di kertas karton sesuai dengan tema dongen (misal rumah, pemandangan alam, taman, dan sebagainya), bisa juga ambil gambar gratis di internet.



Setelah kotak ajaib telah jadi, kita siapkan cerita untuk didongengkan. Jangan khawatir kehabisan cerita untuk didongengkan karena kita bisa mengambil cerita dari buku, internet, atau jika mampu bisa menulis sendiri. Cerita yang simple saja, yang mudah dipahami anak, membuat senang anak, dan mengandung pesan yang baik. Berikut ini contoh cerita yang saya buat;
Penggembala Yang Jail
Suatu kali penggembala sedang menggembala kambing-kambingnya di sebuah bukit. Pada saat menjelang sore Penggembala membawa pulang kambing-kambingnya.
Pada saat hampir tiba di desa, penggembala berteriak-teriak, “Ada Srigala! Ada Srigala! Kambing-kambing saya akan dimakan!” katanya sambil berlari.
Mendengar teriakan Penggembala yang sangat keras dan terdengar ketakutan, beberapa penduduk keluar rumah dan berlari menuju Penggembala sambil membawa senjata. Ada yang membawa golok, bambu runcing, pentungan, dan sebagainya.
“Mana srigalanya?” tanya salah seorang penduduk begitu tiba di dekat penggembala.
Bukannya menjawab, Penggembala malah tertawa terbahak-bahak, “Tidak ada, hahaha. Tidak ada srigala. Kalian tertipu! Hahahaha,” katanya membuat para penduduk kesal.
“Dasar jail!”
“Kita pulang saja!”
Penggembala bukannya menyesal malah makin terpingkal-pingkal.
Beberapa hari kemudian, saat Penggembala pulang dari menggembala, dia melihat srigala di bukit, karena ketakutan dia langsung berteriak minta tolong sambil berlari-lari.
“Tolooong! Ada Srigala! Kambing-kambing saya akan dimakan! Tolooong!”
“Siapa yang minta tolong?” tanya seorang penduduk yang sedang duduk-duduk di depan rumah bersama sahabatnya.
“Penggembala jail,” jawab sahabatnya.
“Oh, ya sudah biarkan saja. Anak jail seperti dia tidak perlu didengar.”
“Iya.”
Dari kejauhan, Penggembala terus berteriak minta tolong. Orang-orang yang sudah terlanjur kesal tidak ada yang menolong. Akibat kejailannya, kambing-kambing gembalaannya sekarang tinggal setengahnya dimakan srigala.

Setelah menemukan cerita, baru kemudian melanjutkan membuat wayang dari tokoh-tokoh yang ada di dalam cerita. Pada cerita di atas, saya membutuhkan tokoh Penggembala, Kambing-Kambing, dan beberapa penduduk. Sebagai pemanis, saya buat gambar untuk latar cerita.

Cara Membuat Tokoh Cerita
1). Siapkan beberapa tokoh karakter dongeng (bisa 2-3 orang atau binatang), bisa dengan menggambar sendiri atau menggambil gambar yang sudah ada, bisa dari media massa, buku atau internet.
2). Print gambar tokoh yang telah disiapkan dengan ukuran tinggi kurang lebih 3 CM, lebar 1 CM.
3). Gunting gambar tokoh yang telah diprint
4). Pasang gambar tokoh pada stik es krim.


Cara Memainkan
1). Ajak anak untuk duduk dan bersender di tempat tidur
2). Biarkan anak memegang kotak ajaib yang telah jadi
3). Dongengkan cerita yang telah kita buat
4). Mainkan tokoh-tokoh wayang sesuai dengan cerita

Saya jamin, setelah kita kelar bercerita, anak akan meminta diceritakan lagi, lagi, dan lagi. Kita bisa membuat cerita lainnya dengan tokoh yang sama atau tokoh lain. Dengan permainan sederhana seperti Kotak Ajaib ini, selain bisa digunakan berulang-ulang, fantasi anak juga terakomodir.
Dengan mengajak anak bermain pada saat anak sedang demam, energinya yang memang tak pernah habis jadi tersalurkan. Anak pun akan melupakan efek demam yang sedang menjangkitinya.

Tempra Obat andalan
Ngomong-ngomong tentang demam, mau tidak mau harus ngomongin juga obat penurun panas. Seingat saya, sejak anak-anak masih kecil hingga sekarang, bundanya anak-anak selalu sedia Tempra Syrup. Memang sih, dibandingkan dengan merk lain harganya di atas rata-rata, tetapi demi kesehatan anak-anak tak ada apa-apanya.
Tempra memiliki kandungan parasetamol yang aman untuk anak-anak. Setiap 5 ml, Tempra mengandung 160 mg paracetamol. Zat ini berfungsi untuk meredakan demam, rasa sakit dan nyeri ringan, sakit kepala serta sakit gigi, termasuk demam setelah imunisasi.
Tempra memiliki rasa buah yang enak sehingga membuat anak lebih gampang minum obat. Orangtua tak perlu susah payah memaksa anak buka mulut ketika ia harus minum obat. Dan, yang lebih penting lagi Tempra cepat menurunkan demam.

Obat penurun panas produksi PT. Thaiso Pharmaceutical Indonesia Tbk ini punya kemasan yang sangat aman yaitu menggunakan tutup botol CRC (Child Resistant Cap), dengan kemasan tersebut tutup botol tidak mudah dibuka oleh anak-anak.

Tempra menyediakan tiga (3) varian berbeda yang disesuaikan dengan usia anak. Varian tersebut sangat mudah diingat sehingga orangtua tidak bingung saat akan membeli Tempra untuk meredakan demam pada anak.



Ada Tempra Drop dengan rasa Anggur (untuk usia 0-12 bulan), Tempra Syrup dengan rasa Anggur (untuk usia 1-6 tahun), dan Tempra Forte dengan rasa Jeruk (untuk usia 6 tahun ke atas).  

Alhamdulillah, selama menggunakan Tempra sebagai obat penurun panas, selama ini aman-aman saja. Mungkin karena obat bekerja langsung pada pusat panas, maka tidak menimbulkan iritasi lambung. Tempra jadi andalan dan dipercaya oleh banyak keluarga di Indonesia secara turun temurun. 
 


Waspada pada demam
Demam pada anak bisa terjadi karena berbagai sebab, seperti anak terlalu capek, gigi mau tumbuh, gejala flu, radang tenggorokan, dan sebab-sebab lainnya. Selain itu, demam bisa juga karena gejala penyakit serius seperti infeksi virus demam berdarah, thypus, leptospirosis, meningitis hingga sepsis.
Sebagai orang tua kita harus waspada dan terus pantau kondisi anak. Bisa jadi, demam yang dialami anak hanya demam yang ringan, biasanya hanya berlangsung sebentar saja. Jika suhu badan mencapai lebih dari 39 derajat celcius, segera beri Tempra, obat penurun panas dan pereda nyeri yang memang cocok untuk anak-anak. 


Kenapa menggunakan Tempra? Karena pada setiap 5 ml, Tempra Syrup mengandung 160 mg paracetamol. Paracetamol bekerja sebagai antipiretika pada pusat pengaturan suhu di otak dan analgetika dengan meningkatkan ambang rasa sakit.
Jika anak mengalami demam tinggi dan berlangsung lebih dari 2 hari, segera bawa anak ke dokter, jika perlu dilakukan tes darah supaya bisa dicek lebih dini dan bisa ditangani langsung.
Oh iya, kadang karena kita kasihan melihat kondisi anak, saat suhu tubuh anak berada diatas 38 derajat celcius kita mencoba menenangkannya dengan memberi pijatan-pijatan kecil. Ternyata ini tidak boleh karena bisa menyebabkan terjadinya pecah pada pembuluh darah.

Jaga kesehatan
Demam pada anak-anak bisa terjadi kapan pun dan di mana pun dengan alasan apa pun. Nah, untuk mencegahnya, sebisa mungkin kita mengajari mereka untuk menjaga kesehatan dengan beberapa cara berikut;
1). Selalu cuci tangan pakai sabun saat mau makan dan setelah dari toilet atau selesai bermain
2). Banyak minum air putih terutama saat cuaca panas menyengat
3). Makan bergizi dan memperbanyak porsi buah dan sayur untuk menjaga daya tahan tubuh
4). Berolah raga ringan seperti jalan-jalan pagi dan cukup tidur


Saya sendiri selalu mengajak anak-anak menjaga kesehatan mereka supaya tidak gampang sakit. Setiap minggu kita lari bareng di parkiran pusat pembelajaan dekat rumah dan sesekali berenang. Tidak lupa pula memberi vitamin supaya tubuhnya makin kuat dan pertumbuhannya tak terkendala.
Semoga pengalaman saya bermanfaat dan menginspirasi. Yuk ah, kita sama-sama jaga anak kita dengan baik supaya menjadi generasi yang sehat, baik sehat jasmaninya maupun rohaninya.




Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Tempra

yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho.

Artikel ditulis berdasarkan pengalaman dan opini pribadi.
 Artikel ini tidak dapat menggantikan hasil konsultasi
dengan tenaga kesehatan profesional.
 
@KreatorBuku


59 komentar:

  1. Temra memang efektif menurunkan panas demam pada anak-anak, walaupun harganya diatas rata-rata.

    BalasHapus
  2. Tempra emang sahabat ibu2 nih kalau anak sakit, alhamdulillah di rumah siap sedia.

    BalasHapus
  3. Anakku juga suka cerita itu. :D Tahu dari Ipin Upin. Pengen bikin kotak ajaib juga nih.

    BalasHapus
  4. Biasanya kondisi anak membaik kalau dia dapat hiburan, ya? ^_^ Tentu saja dengan dibantu tempra juga biar segera pulih

    BalasHapus
  5. Anak lagi sakit didongengin jadi terhibur. Suka baca artikelnya. ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, hehehe. Soalnya kalau mainan lain kasian

      Hapus
  6. kalau anak sudah panas suka panik, untung sekarang sudah sedia tempra, bikin hati jadi tenang

    BalasHapus
  7. Makasih ide kotak ajaibnya yaa Kaang, oya tempra juga selalu menemani keempat anak2ku tumbuh besar.. good luck Kang!

    BalasHapus
  8. waaah, kalau pandai bercerita dan membuat mainan anak-anak pasti senang ya, makasih tipsnya yaa

    BalasHapus
  9. Kang Ali kreatif, bikin kotak ajaib dari kardus Tempra. Aku juga sedia Tempra di rumah,buat jaga2 kalau anak sedang demam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kreatif banget. Gini ya, jika penulis cerita udah beraksi hihihi.

      omnduut.com

      Hapus
  10. Idenya menarik, nih Mas. Biasanya kotak kemasan gitu langsung dibuang aja. Ternyata bisa dimanfaatkan juga untuk jadi mainan. Thx for sharing

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, bener banget, daripada dibuang kita daur ulang deh

      Hapus
  11. Nyoba ahh.. kotak ajaibnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayuk cobain, masih ada dus tempra kan di rumah?

      Hapus
  12. Efektif untuk pengalihan perhatian anak anak ya kang, btw kok ga ada foto mainannya, penasaran pingin liat nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ketinggalan, ini mau ditampilin, hehe

      Hapus
  13. Kang Alee kreatif sekali. Asyik bisa bikin kreasi, Erna mau ikutan juga ya idenya kang Alee ada kardus tempra juga di rumah :)

    BalasHapus
  14. Jadi nggak rewel ya kaang lupa sama demamnya..

    BalasHapus
  15. Seprtinya seru ya mainannya, sayang nggak ada fotonya. Jadi membayangkannya jadi sulit. Ditunggu updatenya ya kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah muncul gambarnya, hehehe. Semoga membantu ya

      Hapus
  16. kreatif... kardus tempra bisa dimanfaatkan juga.. saya sedia tempra ah d UKS sekolah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah, Tempra ada di mana-mana, hehe

      Hapus
  17. Aih ide kotak ajaibnya keren banget
    Aku contek ya Kang, sekalian sama dongengnya

    BalasHapus
  18. Wah, seru juga ide mainannya. Bisa diconyek, nih. Hihihi.
    Semoga anak2 sehat-sehat selalu ya, Kang.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh banget Mbak Diah, hehehe.
      Amiiin, doa yang sama buat anak-anak Mbak Diah

      Hapus
  19. tempra udah jadi brand image obat penurun panas
    krn mmg sgt cocok dan pasti cocok buat anak2 kita ya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak Avy, jadi kalau anak panas otak langsung montion Tempra

      Hapus
  20. Aku mau nyontek ide bikin kotak ajaib ah. Makasih sharingnya, Kang Ali. Pas banget nih emang lagi dikasih PR untuk stimulasi perkembangan verbal Aiden.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh Mbak Gesi. Senang kalau bisa bermanfaat.

      Hapus
  21. Ih keren idenya... Kapan2 mau bikin juga ah...

    BalasHapus
  22. Tempra memang terbukti efektif turunkan demam si kecil.
    Ide mainannya seru nih, coba deh

    BalasHapus
  23. Tulisab yang inspiratif. Memang yang paling mengkhawatirkan itu ketika anak sakit. Tapi, untuk ada Tempra yang siap membantu menurunkan panas anak kesayangan kita.

    BalasHapus
  24. Masya Allah, idenya keren. Jadi pengen buat kotak ajaib juga buat si kecil. Terima kasih idenya, Kang...

    BalasHapus
  25. Jadi orang tua menang harus kreatif ya, Kang. Anak demam,bisa dihibur dengan membuat mainan yang bisa membuat anak tenang.
    Idenya kreatif, patut ditiru..hehehe

    BalasHapus
  26. Wah, anakku yang laki (3 th) kayak gitu tuh. Kalo sakit tetep aja lari-lari. Abis itu dia nangis, "Kepalanya berat. Pusing."

    Kakaknya suka marahin, "Makanya kalo sakit tuh diem!"

    Ide kotak cerita boleh juga tuh, Kang, biar dia diem. Apalagi gambar di kardus Tempra juga bagus buat nambah cerita. Jadi barangnye kepake semua. Kardusnya iya, obatnya apalagi :)

    BalasHapus
  27. Kotak ajaib yang ampuh untuk membuat anak-anak kalem dan mau rileks beristirahat

    BalasHapus
  28. Saat anak saya demam, saya kasi Tempra juga, Kang.
    Idena okeh. Nurutan ah... Jazakalloh khoir nya!

    BalasHapus
  29. Wah kreatif banget Kang Ali. Lihat gambarnya saja sudah menarik, penasaran dan jadi ingin langsung praktek bikin kotak ajaib dan teman-temannya :)
    Betul banget, kalau anak lagi demam kan tenaganya berkurang, wah ide bagus dibikinkan kreasi mainan seperti itu. Obat turun panas misal tempra pasti jadi andalan di rumah. Sampai anak-anak saya hapal kalau demam pasti minta obat turun panas hehe... Suka artikelnya tentang demam dan penanganannya. Siip...siip, senang dapat info bermanfaatnya :)
    Makasih kang Ali.

    BalasHapus
  30. Wah kebetulan bnyk kotak obat drmh bisa jd kotak cerita, tempra demam hilang anak snng

    BalasHapus
  31. Kreatif bgt kang ali..sudah mndarah daging ya jiwa cerpenisnya, ampe mainan anak pun ikut kreatif dgn barang2 yg ada d hadapan

    BalasHapus
  32. tempra memang pilihan tepat untuk anak

    BalasHapus
  33. Kreatiffff, ayah yg baik, aku belum telaten bikin diy mainan

    BalasHapus
  34. Eh, lomba ini kapan yang DL-nya? Sampai lupa

    BalasHapus
  35. Selamat kang Ali, tulisannya menang

    BalasHapus
  36. Paket komplet, informasi produk dan dongengnya. Mantap.

    BalasHapus

Ditunggu Komentarnya Teman-Teman

Blog Archive

Komentar