Sabtu, 12 Mei 2018

Kerja Kreatif Sambil Makan Enak Bisa di Pasar Pinuh Greko Bandung



SENANG sekali rasanya, setelah menunggu sekian lama akhirnya The Greko Creative Hub Bandung resmi dibuka untuk umum. The Greko Creative Hub akan menjadi salah satu pusat ritel kreatif dan komersil di pusat Kota Bandung.
Kebetulan saat soft launching, saya bersama teman-teman Kelas Blogger Jakarta dan Blogger Bandung selama dua hari menikmati serunya jalan-jalan di sana. Tentu saja sambil menikmati enaknya menu-menu yang disediakan Food Court Pasar Pinuh yang ada di lantai 3.
Lokasi The Greko Creative Hub berada di Somerset Asia Afrika Jalan Ahmad Yani No. 136 Bandung. Somerset Asia Afrika sendiri pembaruan dari The Green Kosambi, sebuah kompleks apartemen yang menghadirkan beragam ruang kreatif seperti co-working space, food court, creative hub, mal, hingga ruang produksi dalam satu kawasan.
Pada rangkaian acara soft opening pada 10 Mei 2018, Somerset Asia Afrika menghadirkan beragam event menarik, salah satunya fashion show bersama desainer kenamaan Itang Yunasz. Turut hadir dalam fashion show model Seng Lotta yang menjadi salah satu peraga busana Itang Yunasz.

Ruang Kreatif yang Instagramable
Berhubung loby masih ada perbaikan di sana-sini, saya dan teman-teman blogger naik ke lantai 1 melalui anak-anak tangga yang ada di taman depan. Meski belum jadi 100%, taman sudah terlihat enak dipandang mata. Paling tidak dari sini sudah bisa foto-foto ganteng.
Pada lantai 1 ada sudah ada beberapa toko yang buka karena di lantai 1 selain digunakan sebagai Co-Working Space, juga digunakan sebagai area komersil. Beberapa toko yang sudah buka antara lain toko travel bag dan furnitur.  




Dalam mewujudkan co-working space yang profesional dan nyaman, Greko Creative Hub Bandung sengaja bekerja sama dengan Conclave. Reputasi Clonclave sebagai pengelola co-working spase yang berpengalaman memang sudah diakui, mengingat Conclave saat ini sudah mempunyai 2 co-working space di Jakarta, yaitu di daerah Wijaya dan Simatupang.
Supaya pengguna co-working space betah, di lantai ini pula disediakan beberapa ruang meeting yang unik dan instagramable. Ruang-ruang pertemuan dibuat dengan dinding dari kayu. Benar-benar terlihat sangat nyaman.

Ruang Kreatif yang Modern
Selanjutnya para blogger naik ke lantai 2. Sama seperti lantai 1, di sini selain menjadi ruang komersil juga ada co-working space. Bedanya, pada lantai 2 ini ruang komersilnya sangat modern.
Ada Gopoto dan CreativeOne Studio yang menyediakan layanan untuk berfoto ria. Studionya cukup besar, jadi bisa buat foto rombongan, seperti rombongan blogger, hehehe.
Kemudian ada Indigologia sebuah mall produk fashion dengan konsep terbuka. Menurut Pak Aan, konseptor Indigologia, beliau mendesain konsep sebuah mall yang terbuka dan menerapkan sistem customize bagi konsumen supaya berbeda dengan mal-mal lain di Bandung.
Sebagai contoh, di sini ada Jeanologia yang menerapkan teknologi moderen dan kekinian dalam memproduksi jeans yang keren. Jeanologia sengaja mengangkut sebuah perusahaan teknologi bahan jeans denim asal Prancis.






Jeanologia menyediakan print laser untuk membuat desaian keren pada baju berbahan jeans dan bahan lain seperti kue atau kayu. Dalam waktu beberapa detik, desain yang kita inginkan pun jadi.
Semua bahan bisa diprint laser asalkan bahan yang akan diprint laser tidak meleleh saat terkena panas. Di sini juga ada mesin cetak jeans 3D otomatis yang sesuai dengan ukuran pemesan dan dikerjakan dalam waktu yang cepat.
Supaya lebih meyakinkan konsumen, semua desain interior yang ada di Indigologia pun berbau jeans yang dicetak menggunakan print laser.
Mesin laser yang ada di Jeanologia sebetulnya hanya mengubah warna dasar bahan. Begitu bahan disorot laser, pada bagian-bagian tertentu bahan warnanya akan memudar sesuai dengan pola yang diinginkan. Kita bisa lho, print desain di sini, harganya juga nggak mahal.
Selain itu di lantai ini juga bisa digunakan untuk acara-acara spesial, seperti fashion show yang dilakukan desainer ternama Itang Yunas saat acara soft launching kemarin.

Pasar Pinuh Makanan
Setelah puas mengelilingi lantai 1 dan 2, blogger beranjak menuju lantai 3. Nah, di sinilah tempat yang paling banyak orang karena di sini menjadi tempat paling favourite pengunjung. Apalagi kalau bukan Pasar Pinuh. Pasar yang penuh dengan makanan alias Pasar Pinuh Makanan, hehehe.
Seperti tempat makan kekinian lainnya, untuk bertransaksi di Pasar Pinuh konsumen harus deposit saldo terlebih dahulu di kasir. Nanti konsumen akan diberi kartu khusus untuk melakukan transaksi. Lokasi kasir ada di dekat lift lantai 3, jadi tidak perlu bingung.
Pasar Pinuh menyediakan berbagai makanan dan minuman khas dari berbagai daerah di nusantara. Sebut saja misalnya Mie Makasar, Se’i Sapi Kesambi, Nasi Goreng Rawon, Martabak, dan sebagainya.



Minumannya pun bermacam-macam, mulai dari teh, kopi, hingga minuman herbal tersedia di sini. Termasuk minuman-minuman yang sedang naik daun macam Teh Tamarin, Thai Tea, dan Thai-Thai lainnya ada di sini.
Saya kebetulan kemarin mencoba Se’i Sapi Spesial Kesambi. Saya sengaja memilih menu ini karena ini salah satu masakan simpel yang paling menggoda saya. Bayangin, irisan daging sapi segar digoreng lalu dicocol dengan sambel bawang.


Daging sapi goreng yang lembut dicocol sambel bawang dan dimakan dengan nasi hangat itu nikmatnya mengalahkan segalanya buat saya, hehehe. Satu porsi rasanya masih kurang.
So ..., mulai hari ini, kalau ada aktivitas di daerah Kosambi Bandung, saya sarankan untuk mampir ke sini. Baik untuk bekerja di co-working space-nya, untuk meeting dengan klien, maupun untuk makan enak.
Selamat beraktivitas.
@alimuakhir

Greko Creative Hub
Jalan Ahmad Yani No.136,
Malabar Lengkong,
Bandung, Jawa Barat 40262

7 komentar:

  1. Pasar pinuh benar2 jadi tempat favorite ya kang Ali, selain tampat makan bisa juga buat selfie2 ria gitu hihi, pokoknya Instagramable dech

    BalasHapus
  2. suasananya asyik dan menghanyutkan

    BalasHapus
  3. Aah... bandung selalu sukses bikin kangen. Jadi, kapan makan-makan lagi😂😂

    BalasHapus
  4. Aseek, makananya enak, tempatnya cozy, bikin daya kreatif bangkit terusss. Bandung keren euyyy...

    BalasHapus
  5. bandung memang gak ada habis habisnya buat tempat yang keren keren ya

    BalasHapus
  6. Bener-bener kreatif ini, plus eatventure di Pasar Pinuh pun aneka makanannya kreatif penyuguhannya, nasi goreng rawon pake kuah misalnya, roti tissue, es pelangi aahh ko jadi lapeer..

    BalasHapus

Ditunggu Komentarnya Teman-Teman

Blog Archive