SIAPA pun pasti setuju, saat ini web atau situs sangat penting untuk mengenalkan bisnis, baik bisnis kecil skala rumahan atau bisnis skala besar. Selain bermanfaat untuk branding, web atau situs bisa juga digunakan untuk jualan, hehehe.
Saat ini memang banyak pebisnis yang memulai bisnis dari media sosial seperti facebook atau instagram. Mungkin dari sisi penjualan bagus, akan tetapi sangat rentan dari sisi kepercayaan calon pelanggan, mengingat hingga saat ini masih banyak tipu-tipu jualan di media sosial.
Cara paling aman, boleh memulai dari media sosial baru kemudian membangun web untuk bisnis. Biasanya dengan cara seperti ini pelanggan akan semakin loyal karena mengikuti perjalanan bisnis yang kita bangun.
Memang sih, ada beberapa teman yang memulai bisnis dari media sosial kemudian membangun web dan bisnisnya makin moncer. Ada juga teman yang setelah membangun web malah bisnisnya menurun. Jika hal itu terjadi pada kita, pasti karena ada strategi yang salah saat membangun web. Sebut saja misalnya salah pilih domain.
Domain meski pun kelihatannya simpel, tetapi pengaruhnya besar sekali, lho. Salah sedikit saja, pengaruhnya besar terhadap bisnis kita. Nah, supaya tidak salah memilih domain, saya ada 7 strategi memilih domain untuk bisnis yang bisa dijadikan landasan.


1). Nama Domain yang Pendek dan Mudah Diingat
Domain itu ibarat kata kunci. Alangkah baiknya, jika kita memilih domain untuk bisnis kita, pilih kata yang pendek dan mudah diingat. Coba ingat-ingat e_commers yang ada saat ini? Adakah dengan kata yang panjang? Paling banter 1 atau 2 kata.
Disamping pendek, sebisa mungkin domain yang kita pilih sekali baca orang mudah ingat. Ini sangat penting sehingga membuat kita mudah untuk mempromosikannya. Kalau mudah dipromosikan, dana promosi yang kita keluarkan untuk web bisnis kita jadi lebih irit, hehehe
2). Bukan Nama Pemilik
Ada sebagian pebisnis yang berpikir, menggunakan namanya sebagai web bisnis lebih mudah dikenal dibanding dengan nama domain baru. Anggapan tersebut tidak selamanya benar, tapi juga tidak selamanya salah.
Akan tetapi, akan tetap akan lebih baik menggunakan domain bisnis bukan dengan namanya, sehingga ketika bisnis kita membesar, domain bisnis tersebut yang dikenal, bukan nama kita, kecuali kita memang blogger dan webnya buat ngeblog, hehehe.
Web pribadi bisa tetap ada, sekadar untuk mengcover web bisnis, jadi web pribadi bukan web utama. Web utama tetap dengan domain bisnis yang kita jalankan.
3). Hindari Tanda Baca
Terkadang karena kita ingin berbeda, kita sering memilih domain web untuk bisnis yang agak nyeleneh, misal dalam domain ada tanda titik, tanda sengkang, tanda tanya, tanda seru, dan tanda baca lainnya. Saran saya jangan pernah pilih domain dengan variasi tanda baca.
Mungkin sepintas berbeda dengan yang lain, tetapi effect-nya akan memanjang. Domain dengan tanda baca tidak mudah dibaca mbah google, akibatnya ketika ada orang yang cari sulit ditemukan.
Bisa saja sih, kita menggempurnya dengan iklan, tetapi mau sampai kapan? Bukankah iklan untuk branding dan jualan itu sangat terbatas? Akan jauh lebih baik, tanpa iklan berlebih domain kita sudah dibaca google.


4). Mudah Dieja
Kelihatannya ini sangat sepele ya, tetapi yakinlah, ketika bisnis kita sudah merambah keluar daerah atau bahkan keluar negeri, maka perlu mengenalkan dengan orang baru yang belum tentu mudah mengeja domain kita. Makanya, supaya mudah, pilih nama domain yang mudah dieja.
Mbah google itu sangat sensitif lho, salah satu huruf saja kita mengetik sebuah domain, domain yang kita cari tidak akan ketemu. Jadi, alangkah baiknya jika ketika memilih domain, sebisa mungkin pilih yang mudah dieja, sehingga semua orang bisa mengejanya dengan tepat.
Kalau semua orang bisa mengejanya dengan cepat, kita yang untung, nggak perlu lagi susah payah mengejanya ketika kita mempromosikan web bisnis kita ke orang lain. Orang lain pun sekali baca langsung ingat.
 5). Menggunakan Kata Kunci
Ini gampang-gampang susah, tetapi kalau kita mau sedikit bersabar pasti bisa mendapatkannya. Menggunakan nama domain untuk web bisnis dengan nama yang sering dicari orang di google.
Manfaat menggunakan nama domain dengan kata yang sering dicari orang, membuat web bisnis kita mudah nyangkut di urutan pertama mbah google. Jika sudah urutan pertama di mesin pencarian, akan banyak pengunjung yang berkunjung ke web kita. Siapa yang untung?


6). Daftarkan Hak Cipta Nama dan Logo
Nah, kalau kita sudah menemukan domian yang sesuai, jangan lupa untuk mendaftarkan domain kita supaya hak ciptanya ada pada kita. Begitu pun logo yang melengkapi domain kita.
Dengan mendaftarkan nama domain dan logo bisnis kita, ke depan tidak akan ada yang mengaku atau mengambil domain kita seenaknya. Ingat, domain web bisnis kita itu aset yang sangat besar nilainya.
7). Jangan Sampai Kedaluarsa
Ini sih, mengingatkan saja, jangan pernah sekali pun lupa untuk memperpanjang nama domain web bisnis kita, sekali kita lupa bisa jadi domain kita diambil orang. Iya, kalau baru satu dua tahun tak masalah, kalau bisnis yang kita kelola sudah puluhan purnama kan berabe.
Sekali saja kedaluarsa dan diambil orang, kita harus bisa menebusnya dengan nilai yang tidak kecil. Bisa saja kan, orang yang ambil domain kita minta harga yang selangit? Hehehe.
Itu saja 7 Strategi memilih domain untuk bisnis yang bisa langsung dipraktikkan, semoga membantu, ya? Selamat berbisnis dan selamat beli domain. Saya selama ini beli domain di Qwords, sudah berlangganan sekitar 3 atau 4 tahun. Kalau teman-teman mau beli domain, bisa di Qwords juga kayak saya, hehehe.


Visual: freepik


7 Strategi Memilih Domian untuk Bisnis




SIAPA pun pasti setuju, saat ini web atau situs sangat penting untuk mengenalkan bisnis, baik bisnis kecil skala rumahan atau bisnis skala besar. Selain bermanfaat untuk branding, web atau situs bisa juga digunakan untuk jualan, hehehe.
Saat ini memang banyak pebisnis yang memulai bisnis dari media sosial seperti facebook atau instagram. Mungkin dari sisi penjualan bagus, akan tetapi sangat rentan dari sisi kepercayaan calon pelanggan, mengingat hingga saat ini masih banyak tipu-tipu jualan di media sosial.
Cara paling aman, boleh memulai dari media sosial baru kemudian membangun web untuk bisnis. Biasanya dengan cara seperti ini pelanggan akan semakin loyal karena mengikuti perjalanan bisnis yang kita bangun.
Memang sih, ada beberapa teman yang memulai bisnis dari media sosial kemudian membangun web dan bisnisnya makin moncer. Ada juga teman yang setelah membangun web malah bisnisnya menurun. Jika hal itu terjadi pada kita, pasti karena ada strategi yang salah saat membangun web. Sebut saja misalnya salah pilih domain.
Domain meski pun kelihatannya simpel, tetapi pengaruhnya besar sekali, lho. Salah sedikit saja, pengaruhnya besar terhadap bisnis kita. Nah, supaya tidak salah memilih domain, saya ada 7 strategi memilih domain untuk bisnis yang bisa dijadikan landasan.


1). Nama Domain yang Pendek dan Mudah Diingat
Domain itu ibarat kata kunci. Alangkah baiknya, jika kita memilih domain untuk bisnis kita, pilih kata yang pendek dan mudah diingat. Coba ingat-ingat e_commers yang ada saat ini? Adakah dengan kata yang panjang? Paling banter 1 atau 2 kata.
Disamping pendek, sebisa mungkin domain yang kita pilih sekali baca orang mudah ingat. Ini sangat penting sehingga membuat kita mudah untuk mempromosikannya. Kalau mudah dipromosikan, dana promosi yang kita keluarkan untuk web bisnis kita jadi lebih irit, hehehe
2). Bukan Nama Pemilik
Ada sebagian pebisnis yang berpikir, menggunakan namanya sebagai web bisnis lebih mudah dikenal dibanding dengan nama domain baru. Anggapan tersebut tidak selamanya benar, tapi juga tidak selamanya salah.
Akan tetapi, akan tetap akan lebih baik menggunakan domain bisnis bukan dengan namanya, sehingga ketika bisnis kita membesar, domain bisnis tersebut yang dikenal, bukan nama kita, kecuali kita memang blogger dan webnya buat ngeblog, hehehe.
Web pribadi bisa tetap ada, sekadar untuk mengcover web bisnis, jadi web pribadi bukan web utama. Web utama tetap dengan domain bisnis yang kita jalankan.
3). Hindari Tanda Baca
Terkadang karena kita ingin berbeda, kita sering memilih domain web untuk bisnis yang agak nyeleneh, misal dalam domain ada tanda titik, tanda sengkang, tanda tanya, tanda seru, dan tanda baca lainnya. Saran saya jangan pernah pilih domain dengan variasi tanda baca.
Mungkin sepintas berbeda dengan yang lain, tetapi effect-nya akan memanjang. Domain dengan tanda baca tidak mudah dibaca mbah google, akibatnya ketika ada orang yang cari sulit ditemukan.
Bisa saja sih, kita menggempurnya dengan iklan, tetapi mau sampai kapan? Bukankah iklan untuk branding dan jualan itu sangat terbatas? Akan jauh lebih baik, tanpa iklan berlebih domain kita sudah dibaca google.


4). Mudah Dieja
Kelihatannya ini sangat sepele ya, tetapi yakinlah, ketika bisnis kita sudah merambah keluar daerah atau bahkan keluar negeri, maka perlu mengenalkan dengan orang baru yang belum tentu mudah mengeja domain kita. Makanya, supaya mudah, pilih nama domain yang mudah dieja.
Mbah google itu sangat sensitif lho, salah satu huruf saja kita mengetik sebuah domain, domain yang kita cari tidak akan ketemu. Jadi, alangkah baiknya jika ketika memilih domain, sebisa mungkin pilih yang mudah dieja, sehingga semua orang bisa mengejanya dengan tepat.
Kalau semua orang bisa mengejanya dengan cepat, kita yang untung, nggak perlu lagi susah payah mengejanya ketika kita mempromosikan web bisnis kita ke orang lain. Orang lain pun sekali baca langsung ingat.
 5). Menggunakan Kata Kunci
Ini gampang-gampang susah, tetapi kalau kita mau sedikit bersabar pasti bisa mendapatkannya. Menggunakan nama domain untuk web bisnis dengan nama yang sering dicari orang di google.
Manfaat menggunakan nama domain dengan kata yang sering dicari orang, membuat web bisnis kita mudah nyangkut di urutan pertama mbah google. Jika sudah urutan pertama di mesin pencarian, akan banyak pengunjung yang berkunjung ke web kita. Siapa yang untung?


6). Daftarkan Hak Cipta Nama dan Logo
Nah, kalau kita sudah menemukan domian yang sesuai, jangan lupa untuk mendaftarkan domain kita supaya hak ciptanya ada pada kita. Begitu pun logo yang melengkapi domain kita.
Dengan mendaftarkan nama domain dan logo bisnis kita, ke depan tidak akan ada yang mengaku atau mengambil domain kita seenaknya. Ingat, domain web bisnis kita itu aset yang sangat besar nilainya.
7). Jangan Sampai Kedaluarsa
Ini sih, mengingatkan saja, jangan pernah sekali pun lupa untuk memperpanjang nama domain web bisnis kita, sekali kita lupa bisa jadi domain kita diambil orang. Iya, kalau baru satu dua tahun tak masalah, kalau bisnis yang kita kelola sudah puluhan purnama kan berabe.
Sekali saja kedaluarsa dan diambil orang, kita harus bisa menebusnya dengan nilai yang tidak kecil. Bisa saja kan, orang yang ambil domain kita minta harga yang selangit? Hehehe.
Itu saja 7 Strategi memilih domain untuk bisnis yang bisa langsung dipraktikkan, semoga membantu, ya? Selamat berbisnis dan selamat beli domain. Saya selama ini beli domain di Qwords, sudah berlangganan sekitar 3 atau 4 tahun. Kalau teman-teman mau beli domain, bisa di Qwords juga kayak saya, hehehe.


Visual: freepik


4 komentar:

  1. terimkasih pengetahuan ini nanti aku terapkan kalau kau sudah punya domain

    BalasHapus
  2. Mantap infonya. Domain memang bukan penentu segalanya tapi lebih kepada first impression, kesan pertama kalau awalnya menarik, pasti orang penasaran dgn isinya, ga masalah domain gratisan ataupun berbayar... Oh ya, sy follower baru blog ini. Thx

    BalasHapus
  3. Awalnya sy bingung kenapa tdk disarankan menggunakan nama pemilik, pas baca detail baru ngeh kalo ini tuh bikin domain utk bisnis. Hehe. Nama domain ini memang hrs dipikirkan matang2 karena terkait branding bisnisnya jg.

    BalasHapus

Ditunggu Komentarnya Teman-Teman