BOLU Susu Lembang kini sudah menjadi salah satu Oleh-Oleh Khas Bandung wajib bagi siapa pun yang berwisata ke Bandung. Kalau jalan-jalan ke Bandung tanpa bawa oleh-oleh Bolu Susu Lembang, rasanya belum lengkap, hehehe.
Makanya, siapa pun yang datang dan berwisata ke Bandung dan mau kembali ke alamnya masing-masing pasti cari Bolu Susu Lembang sebagai oleh-oleh untuk sanak saudara di rumah.
Bolu Susu Lembang menjadi salah satu oleh-oleh bukan hanya karena enak rasanya, melainkan juga karena harganya tak terlalu menguras kantong, hehehe. Produknya juga bisa bertahan hingga 3 hari.

Bolu Susu Lembang di Ledeng
Saya mengenal Bolu Susu Lembang sejak dilaunching pertama kali pada Desember 2017. Kebetulan pada saat launching di Ciwalk Bandung sebagai produk Cita Rasa Bandung, Bolu Susu Lembang langsung memperkenalkan 3 varian rasa; Original, Susu Coklat, dan Susu Vanila jadi terus tergiang-ngiang hingga sekarang.
Bolu yang dimakan tidak bikin tersedak tersebut dilabeli Bolu Susu Lembang karena memang BSL, begitu biasa disingkat, menjadi salah satu produk yang bahan utamanya adalah hasil olahan susu.
Selain itu, Bolu Susu Lembang ingin mengenalkan kalau susu juga bisa menjadi bahan dasar olahan sebuah produk Bolu Kukus yang enak untuk dinikmati oleh seluruh masyarakat. Bolu Susu Lembang pun kian dipilih menjadi Oleh-Oleh Bandung.  
Selama ini kita tahu, Lembang memang menjadi salah satu tempat peternakan sapi yang melimpah produksi susunya. Nama Lembang juga memiliki kesan mendalam bagi wisatawan yang datang ke Bandung, belum lengkap berwisata ke Bandung kalau belum mengunjungi Lembang, hehehe.

Island Bolu Susu Lembang di Terminal Ledeng (Foto Ali)
Hingga saya menulis ini, saat ini Bolu Susu Lembang telah memiliki satu (1) store yang berada di Lembang dan beberapa Island (istilah untuk gerai-gerai kecil yang menjual Bolu Susu Lembang). Salah satu Island yang cukup ramai didatangi pembeli, Island yang berada di Terminal Ledeng.
Saat saya ke sana, selama kurang lebih setengah jam, pembelinya tak pernah berhenti. Si Teteh yang menunggu Island seolah sampai tak bisa duduk-duduk santai kayak di pantai, hehehe.
 
Antrean Pembeli Bolu Susu Lembang di Terminal Ledeng (Foto Ali)

Sigap Melayani Pembeli (Foto Ali)

Tiga Varian Rasa
Hingga saat ini, Bolu Susu Lembang hanya menawarkan tiga (3) varian rasa. Rasa Original, Susu Coklat, dan Susu Vanila. Khusus penjualan di Island Ledeng, rasa yang paling banyak dicari pembeli rasa yang tak pernah ada Susu Coklat. Sama seperti saya dan keluarga saya, paling suka rasa Susu Coklat.
Selain bolunya empuk, rasanya nggak bikin enek, sebaliknya ... rasanya bikin bahagia, hehehe.


Harga Bolu Susu Lembang setiap rasa berbeda-beda. Harga untuk rasa Original dipatok Rp33.000,-, rasa Susu Coklat Rp34.000,-, dan rasa Susu Vanila Rp33.000,- saja. Beratnya kurang lebih 700gr, bisa dimakan sekeluarga.
Bolu Susu Lembang tercipta dari hasil kreasi anak-anak muda Bandung yang berkolaborasi dengan Indonesian Chef Association (ICA). Hasil kreasinya sudah tidak diragukan lagi.
Bolu Susu Lembang sudah mendapatkan izin dari Dinas Kesehatan dan juga sertifikat halal dari MUI, jadi siapa pun yang mengonsumsinya pasti aman.


Info Penting
Hingga saat ini, produk Bolu Susu Lembang belum tersedia di GoFood maupun Grab Food. Namun kami bisa mengakomodir bantuan jasa melalui Go-Send dan biaya pengiriman ditanggung oleh konsumen.
Sebisa mungkin Bolu Susu Lembang yang sudah kita beli tidak terpapar sinar matahari secara langsung karena akan merusak. Daya tahan produk hanya bisa bertahan hingga 3 hari pada ruang suhu 25°C dan 7 hari pada suhu ruang pendingin 5°C. Saat meletakan produk, sebisa mungkin tidak diletakan dalam posisi miring atau berdiri.
Management Bolu Susu Lembang menghimbau supaya konsumen akan membeli produk Bolu Susu Lembang, memperhatikan dengan seksama sesuai dengan ciri-ciri produk Bolu Susu Lembang yang asli. Jika menemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan ciri produk Bolu Susu Lembang, bisa menghubungi nomer Layanan Pelanggan 0811-1500-146.
Selamat membeli oleh-oleh Bolu Susu Lembang di Ledeng, gaesss ...


Info pemesan dan layanan pelanggan Bolu Susu Lembang:
Hub. 0811-1500-146 (Call & WhatsApp)
Facebook & Instagram @bolulembang
Website www.bolulembang.co.id

Oleh-Oleh Khas Bandung, Bolu Susu Lembang Bisa Dibeli di Terminal Ledeng



“Tipis banget ...”
“Mau atulah laptop tipis kayak gitu ...”
“Pasti rasanya kayak bawa dompet, bawa laptop setipis itu ...”

KALIMAT-kalimat di atas langsung terlontar tanpa jeda ketika semua yang sedang menikmati makan siang di lantai 2 Cafe Kapulaga Bandung disodori laptop tipis kinyis-kinyis warna hitam. Laptop type Swift generasi terbaru, laptop keluaran Acer yang bakal dilaunching tidak lama lagi.
Saya pun sampai ternganga saat laptop tersebut tiba di meja saya. Tak puas hanya melihat-lihat dan mencoba menggunakannya, saya akhirnya mencoba mengetik sambil mengangkat dengan satu tangan. Benar-benar tipis, enak, dan nyaman digunakan.
Bukan hanya laptop tipis kinyis-kinyis yang membuat saya dan teman-teman blogger yang hadir ngiler, melainkan juga laptop gaming yang sangar, tetapi penampilannya tetap elegan. Lebih bikin ngiler lagi karena lagi ada promo cashback hingga Rp.10 juta rupiah. Kebayang, kan?

Takjub Melihat Laptop Tipis (Foto Efi Thea)

CashBack 10 Juta hingga Gratis Office 365
Jadi, kemarin saya dan teman-teman blogger makan siang di Kapulaga Bistro, Jl. Dayang Sumbi No. 3 Bandung untuk menghadiri launching program Terima Kasih Pelanggan yang diinisiasi oleh Acer Indonesia.
Terima Kasih Pelanggan dihadirkan oleh Acer Indonesia untuk para pelanggan, sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan dan loyalitasnya terhadap Acer. Tidak tanggung-tanggung, pada program tersebut Acer memberikan kejutan promo cashback hingga Rp.10juta rupiah.
Tidak hanya cashback, Acer juga memberikan special offer promo perangkat gaming berhadiah gaming gears hingga monitor gaming Predator atau Acer Windows Mixed Reality. Plus, memberikan penawaran masa garansi yang lebih panjang hingga tiga tahun.
Dan, bagi siapa pun yang membeli notebook Seri Thin & Light melalui program Terima Kasih Pelanggan selama periode tanggal 1 Januari – 31 Maret 2019, akan mendapatkan Office 365 secara gratis.

Beberapa Laptop Keren ACER (Foto Ali)

Terima Kasih Pelanggan
Program Terima Kasih Pelanggan ini menjadi salah satu bentuk apresiasi Acer terhadap peran penting dan kesetiaan para pelanggan yang telah mendukung Acer. Hingga saat ini, sejak awal kehadirannya di Indonesia 20 tahun lalu, Acer secara konsisten menjadi pemimpin di industri PC.
Acer Indonesia pun berhasil memperoleh berbagai penghargaan bergengsi, seperti Indonesia Customer Satisfaction Award (ICSA) selama 10 tahun dan Top Brand Award selama 12 tahun berturut-turut atas pilihan konsumen, dan penghargaan untuk layanan pelanggan melalui social media yaitu The Most Socially Devoted Brand Worldwide on Facebook dari Socialbakers. Penghargaan terbaru adalah Social Media Award 2018.
Bagi Acer, pelanggan adalah sahabat. Pelanggan juga sebagai mitra yang selalu memacu Acer untuk berinovasi menciptakan produk-produk terbaru dan memberikan layanan yang terbaik sehingga pelanggan selalu terjaga kepuasannya.
Branch Manager Acer Indonesia untuk Jawa Barat dan Jawa Tengah, Erbie Winarto mengungkapkan, jika Acer selama ini selalu berupaya untuk meningkatkan pengalaman dan kepuasan positif pelanggan.

Galuh Neftita sedang menjelaskan program Terima Kasih Pelanggan (Foto Ali)

“Menjadi pendengar yang baik atas masukan yang diberikan kepada, kami agar kami dapat berkembang menjadi lebih baik lagi,” pungkas Erbie. “Kedepan, komitmen Acer akan terus sama, yaitu senantiasa menjadi pilihan terbaik dan dapat memberikan kepuasan juga feedback positif atas produk kami dalam menunjang produktivitas dan kreasi pelanggan,” imbuhnya.
Program Terima Kasih Pelanggan digelar di seluruh Indonesia, salah satunya di Kota Bandung. Sebagai kota metropolitan terbesar di provinisi Jawa Barat, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Bandung, jumlah penduduk kota Bandung pada Desember 2018, lebih dari 2 juta penduduk.

Laptop Acer yang Jadi Idola (Foto Ali)

Tipis dan Kuat (Foto Ali)
Dengan digelarnya program Terima Kasih Pelanggan, diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan sekaligus dapat menjadi jembatan bagi para enterprenuership, pekerja kreatif, pelajar, professional dan gamers yang ada di Bandung dan wilayah lainnya di Jawa Barat, supaya mudah mendapatkan laptop yang sesuai kebutuhan mereka.
Kesempatan mendapatkan program spesial di atas berhak didapatkan oleh pelanggan yang melakukan transaksi pembelian produk Acer dari kategori produk consumers dan gaming series selama periode terbatas.
Oh iya, ada yang terlewat, masa garansi sebagai perlindungan ekstra bagi pelanggan diberlakukan untuk pemeliharaan berkala, ya .... So, bagaimana? Lagi perlu laptop baru? Coba manfaatkan moment Terima Kasih Pelanggan dari Acer ini.
IG @alimuakhir

ACER Beri Cashback Hingga 10 Juta dalam Program Terima Kasih Pelanggan di Bandung



TAHUN 2019 ini sepertinya Bali tetap jadi pilihan banyak wisatawan untuk melancong ke sana. Selain karena destinasi yang sudah ada tetap dipertahankan dan ditingkatkan layanannya, sepanjang tahun 2018 Bali terus bersolek supaya makin memikat wisatawan.
Jika selama ini Bali identik dengan pantai-pantainya yang indah dan memesona, kali ini Bali mencoba membuka destinasi-destinasi lainnya yang selama ini masih tersembunyi dan belum banyak diekspos.
Paling tidak, dari pengamatan saya, jelang penutupan tahun lalu, di media sosial ramai destinasi baru di Bali. Mulai dari air terjun, taman, hingga destinasi digital, destinasi seru buat foto-foto.
Dari banyak destinasi yang ada, ada 3 destinasi yang rekomended banget buat didatangi. Kita bisa ke sana dengan menggunakan moda transportasi apa pun, termasuk bus, lho. Kalau mau backpaker bisalah, menyebrang ke Bali lewat Surabaya, ada kok Travel Surabaya Denpasar. Tiketnya gampang sekali dicari via online. 

1).  Hidden Green Canyon Undisan
Pertama melihat foto-foto wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata Hidden Green Canyon Undisan ini saya beneran terpukau sekali. Konon, destinasi wisata yang satu ini tempatnya tersembunyi.
Sebuah tempat yang indah dengan dominasi warna hijau membuat saya berdecak kagum. Para  wisatawan yang bertandang juga pasti langsung meleleh. Bayangkan, tebing-tebing hijau ditumbuhi lumut mengapit aliran sebuah sungai, benar-benar sangat alami dan asri.
Saya bayangkan, kalau ke sana pasti suasananya sangat tenang dan damai, membuat hati dan pikiran adem.
Hidden Green Canyon Undisan dikenal juga dengan sebutan Hidden Green Canyon Tangkup karena lokasinya memang berada di Sungai Tangkup, Desa Undisan Kelod, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali.
Selain tebing indah tersebut, di dekat kawasan juga ada sebuah air terjun cantik, yang akan menambah petualangan para wisatawan ketika ke sana.




O iya, katanya tebing tersebut oleh warga setempat jadi kawasan juga disakralkan, sehingga tidak mengherankan tempat ini seolah tidak terjamah dan terjaga  kealamiannya. Tempat ini belum begitu populer dan masih jarang dikunjungi, tetapi wisatawan suka berpetualangan, suka hunting tempat-tempat baru dan suka foto selfie, tempat ini sangat cocok jadi tempat tujuan wisata.


2). Rumah Pohon Bukit Lemped Peladung
Siapa yang suka baca cerita Lima Sekawan karya Enid Blyton? Kalau mau merasakan serunya berdiam di rumah pohon, saat ini di Bali ada, lho. Namanya  Rumah Pohon Bukit Lemped Peladung Karangasem Bali.
Di Karangasem, setidaknya saat ini ada tiga (3) objek wisata rumah pohon, salah satu yang terbaru adalah Rumah Pohon Bukit Lemped di Desa Peladung. Rumah pohon lainnya dari Rumah Pohon Temega yang jaraknya hanya sekitar 150 meter dari Rumah Pohon Bukit Lemped Peladung. Masih satu jalur.
Khusus untuk Rumah Pohon Bukit Lemped di Desa Peladung, pengembangnya menurut saya lebih kreatif dan inovatif, jadi terkesan tidak monoton. Lihat saja desainnya yang lebih menarik, seperti sebuah pohon besar yang dibuatkan rumah atau menara, yang membutuhkan keberanian agar sampai ke puncak menara.



Ketika wisatawan berada di posisi tertinggi, bisa melihat pemandangan dengan leluasa. Pemandangan pedesaan, hamparan sawah, laut, dan gugusan perbukitan. Sungguh, nikmat mana lagi yang kau dustakan?
Tidak itu saja, di sana juga disediakan sejumlah tempat untuk bersantai, sejumlah ayunan serta tempat duduk berbentuk sarang burung. Selain sebagai tempat bersantai, tempat ini menyediakan sejumlah spot untuk selfie.


3). Stone Garden
Stone Garden sepertinya menjadi salah satu tempat wisata yang juga banyak dicari, ya ... nah, sejak Bulan Mei 2018, di Bali juga ada Stone Garden, lho. Tepatnya di Kabupaten Bangli, Bali.
Lokasi Stone Garden sendiri tepatnya di Banjar Guliang Kawan, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli. Jika dari Denpasar, tepat berada setelah perbatasan antara Kabupaten Gianyar dan Bangli.
Selain Stone Garden, di tempat yang sama juga ada Animal Park, jadi banyak spot untuk selfie-selfie, hehe.


Oh iya, Stone Garden ini berada di atas lahan bekas tambang batu padas yang ditinggalkan oleh warga lho. Daripada nganggur, lahan kemudian didesaian lebih imajinatif dan kreatif. Bekas lahan tambang tersebut pun sekarang terlihat lebih instagramable. Benar-benar sebuah taman untuk bersantai sekaligus berselfie, deh.
Salah satu hal yang menarik di Stone Garden dan Animal Park adalah lokasinya di atas bukit kecil, jadi ada anjungan di atas bukit yang menyuguhkan pemandangan indah persawahan, laut, dan perumahan penduduk. Tempat tersebut diberi nama Twin Hill atau bukit kembar. Lokasinya masih dalam kawasan Stone Garden dan Animal Park, jadi makin lengkap!


Siapa yang mau ke Bali dalam waktu dekat ini? Jangan lupa ajak-ajak ya ... dan kunjungi tiga tempat wisata yang saya ceritakan di atas!
@KreatorBuku



Foto 
diambil dari berbagai sumber

3 Destinasi Wisata Bali yang Kekinian Banget


SAAT ini tiap traveling, entah sendiri, bareng para travel blogger atau bareng keluarga, sesuatu yang tidak boleh ketinggalan adalah paket internet. Paket internet sekarang sudah jadi kebutuhan pokok, hehehe.
Tidak heran jika operator berlomba-lomba memberikan paket internet terbaiknya. Mulai dari paket internet berbasis data hingga unlimited. Mulai dari paket harian, mingguan, hingga bulanan. Kuota yang ditawarkan pun bermacam-macam.
Sangat wajar sih, soalnya saat ini siapa pun benar-benar butuh paket internet, kalau smartphone tidak ada paket internetnya bisa mati gaya. Apalagi blogger seperti saya yang setiap saat bisa update media sosial kapan pun dan di mana pun.
Jadi ingat, beberapa waktu lalu ikut lomba flash vloging yang diadakan oleh salah satu kementerian. Padahal diadainnya di hotel berbintang, tetapi tetap saja jaringannya lola, jadilah banyak peserta yang teriak-teriak karena tidak bisa upload hasil ngevlognya. Alhasil, link videonya telat diberikan kepada panitia.
Beruntung banget, saat itu saya pakai paket Smartfren Unlimited, mesti saya uplodnya menjelang detik-detik terakhir, video yang saya buat sukses saya upload. Lebih beruntung lagi karena saya dinobatkan sebagai salah satu pemenangnya, hehehe.

Tetap Lancar
Saya lupa, entah satu tahun lalu, entah dua tahun lalu, saya bareng beberapa travel blogger keliling Jawa Barat setiap weekand selama satu bulan. Semua perjalanan dimulai dari Bandung.
Kita diberi kesempatan untuk mengeksplor tempat-tempat wisata sepanjang jalur Bandung, Cirebon, dan Kuningan seperti Telaga Remis yang sangat sejuk dan tenang. Telaga yang terletak antara Cirebon dan Kuningan tersebut diberi nama Remis  yang artinya adalah tetesan embun karena hampir sepanjang hari embun ada di mana-mana.
Namun, ada juga yang mengatakan diberi nama Telaga Remis karena di sekitar telaga terdapat begitu banyak binatang remis, semacam siput kecil yang biasanya berwarna kekuningan.
Kemudian mengunjungi Museum Gedung Perjanjian Linggarjati. Gedung Perjanjian Linggarjati bermula dari sebuah gubuk yang dibangun tahun 1918 oleh seorang ibu bernama Jasitem. Tempat tinggal tersebut kemudian menjadi salah satu saksi sejarah sebuah perundingan yang menentukan nasib Bangsa Indonesia. Di rumah tersebut dahulu dijadikan tempat perundingan wakil Indonesia dan Belanda yang kemudian dikenal dengan Perundingan Linggarjati pada tahun 1946
Gedung tua bergaya kolonial yang terletak di bagian timur Kota Kuningan tersebut, sebelum difungsikan sebagai museum sempat mengalami beberapa pergantian fungsi dan kepemilikan. Pada masa kolonial bahkan sempat menjadi markas tentara. Kemudian diubah menjadi Sekolah Dasar. Pernah juga menjadi hotel.
Setelah Republik Indonesia merdeka, mengingat jasanya yang tiada tara, gedung yang berlokasi di Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus tersebut kemudian diresmikan sebagai museum pada tahun 1976.
Kita juga mengeksplor Pelabuhan Ratu di Sukabumi, mengeksplor Purwakarta, mulai dari Sate Maranggi hingga Curug Cipurut. Curug Cipurut terletak di bebukitan Gunung Burangrang di Desa Sumurugul, Wanasaya, Purwakarta.

Pantai Pelabuhan Ratu (Foto Ali)
Lalu eksplor wisata di daerah Ciamis, Tasikmalaya, hingga Pangandaran. Menjejak situs Ciung Wanara yang terasa sekali aroma mistisnya dan menghabiskan waktu di Pantai Pangandaran. Pada minggu terakhir berendam air panas di Ciater Lembang.
Selama mengeksplorasi tempat-tempat wisata tersebut semua travel bloger wajib berinteraksi di dunia maya dengan jaringan Smartfren yang saat itu baru mencoba menggunakan data 4G. Boleh percaya boleh tidak, hampir di semua tempat yang dilewati jaringan tak terkendala, bahkan saat ada di jalan, pantai, dan di atas gunung dalam keadaan hujan sekali pun.

Gong Perdamaian di Situs Ciung Wanara (Foto Ali)
Sejak itu saya tak pernah lepas menggunakan jaringan Smartfren. Apalagi saat ini ada paket Smartfren Unlimited yang harganya murah meriah dan jaringan tidak berubah, malah makin kencang di mana pun, hehehe.
Jadi, walau saya pakai beberapa paket dari beberapa operator, saya tetap pakai Smartfren menjadi operator utama.

Super 4G Unlimited dan  Super 4G Kuota
Baru-baru ini, PT. Smartfren Telecom, Tbk, sebagai perusahaan penyedia jasa layanan internet berbasis teknologi 4G LTE, meluncurkan dua produk terbarunya, yaitu Kartu Perdana dan Voucher “Super 4G Unlimited” dan “Super 4G Kuota”.
Mendengar berita tersebut, senyum saya makin merekah. Saya sangat yakin, dengan kehadiran produk tersebut, kebutuhan saya untuk selalu terkoneksi dengan internet dapat dipenuhi dengan baik.
Super 4G Unlimited bisa digunakan pada aplikasi apapun selama 24 jam penuh tanpa batasan. Sementara Super 4G Kuota cocok untuk kalian yang butuh internet dengan kuota besar.

Lebih seru lagi, Smartfren memastikan jaringan yang ditawarkan adalah full 4G dengan kecepatan 4G LTE. Buat kalian, generasi milenial yang suka main game pasti nggak bakal penuh dengan drama karena dengan jaringan tersebut kalian bisa main game tanpa lag, streaming tanpa buffering, dan menikmati media sosial tanpa lemot.
Buat saya, Super 4G Unlimited ini beneran paten karena selain kita mendapat paket internet kuota tanpa batas, harganya murah banget, hanya cuma Rp65.000,- selama 30 hari.
Super 4G Unlimited bisa diakses tanpa batas selama 24 jam di semua aplikasi dan bisa di pake di hp 4G.


Oh iya, buat kalian yang masih baru mau pakai, info saja neh ... paket Super 4G Unlimited hadir dalam bentuk kartu perdana serta voucher data fisik yang langsung akan ter-convert menjadi kuota unlimited jika pelanggan memasukkan nomor yang tertera melalui telepon, SMS, ataupun melalui aplikasi mySmartfren.
Sementara buat kalian yang lebih memilih Super 4G Kuota, kalian bisa memilih sesuai kebutuhan. Harga mulai dari Rp 30.000 (10 GB), Rp 40.000 (16 GB), Rp 60.000 (30 GB), serta Rp 100.000 (60 GB).
Paket Super 4G Kuota ini sudah termasuk gratis telepon 10 menit lintas operator dan bisa telepon gratis sepuasnya ke sesama Smartfren. Kalau kalian mau coba, bisa langsung cari di konter-konter smartphone di kota kalian karena memang sengaja tidak bisa mendapatkannya melalui situs maupun aplikasi mySmartfren. Mau tahu kenapa? Supaya membantu UKM yang punya konter-konter smartphone.
Semoga bermanfaat!
@KreatorBuku 

Ini Lho, Paket Internet yang Cocok untuk Kalian, Generasi Milenial




BICARA kesetaraan gender dalam kesehatan keluarga, saya jadi teringat. Beberapa tahun lalu, saat sedang mengecek kehamilan istri, tiba-tiba ada seorang ibu membawa anak gadisnya yang nangis-nangis karena tidak mau diperiksa.
Diam-diam saya mencuri dengar. Anak gadis tersebut harus periksa kandungan karena sudah dua bulan tidak haid. Dia tidak mau diperiksa karena takut beneran hamil, padahal dia masih sekolah. Sementara ibunya keukeuh untuk periksa kandungan.
“Kalau kamu hamil, ibu bisa ngomong keluarga pacar kamu,” kira-kira itu kalimat yang saya dengar. Saya ingat kalimat tersebut karena kalimat itu diluncurkan sembari sang Ibu berurai air mata. Saya sama istri yang duduk di sebelahnya sampai terpaku begitu rupa.
Kejadian tersebut hingga sekarang benar-benar melekat dalam ingatan saya. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan ibunya, bagaimana pula perasaan anak remaja tersebut. Belum lagi jika benar dia hamil di usia remaja dan di luar pernikahan pula.
Selain mungkin anak remaja tersebut harus keluar sekolah, juga terpaksa menanggung akibat dari hamil muda dan menjadi ibu di usia muda, yang belum tentu sudah siap. Jika sudah seperti itu, siapa yang rugi? Si anak remaja tersebut atau laki-laki yang menghamilinya? Tentu saja si anak remaja putri tersebut.

Kesetaraan Gender Vs Kesehatan Keluarga
Kebetulan, hari ini, Hari Sabtu 22 Desember 2018 saya mengikuti acara Temu Blogger Kesehatan dalam Rangka Hari Ibu dengan tema “Dengan Kesetaraan Gender Wujudkan Kesehatan Keluarga”.
Aslinya saya penasaran sekali dengan acara tersebut, makanya saya bela-belain ikut. Temanya bikin penasaran. Kok, bisa keseteraan gender mampu mewujudkan kesehatan keluarga? Bagaimana caranya? Pertanyaan tersebut pelan-pelan terkuak setelah sesi talkshow dimulai.
Kebetulan acara sosialisasi yang diselenggarakan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan  Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, mendatangkan nara sumber yang kompeten di bidangnya seperti Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI Ibu drg. Widyawati, MKM, Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes RI Ibu dr. Eni Gustina, MPH.
Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Provinsi Jawa Barat Ibu drg. JuanitaP.F., MKM, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Bandung Ibu dr. Hj. Henny Rahayu Ningtyas, MKM, dan seorang Influencer yang juga dokter muda dr. Indah Kusumaningrum.

Para Pembicara Sesi Utama (Foto Ali)

Sebagai pembicara awal, Ibu Widyawati menggambarkan pengguna dunia internet di Indonesia yang didominasi kaum milenial dan mengungkap jika berita hoax yang tersebar di dunia maya, terbanyak ketiga (3) adalah berita tentang kesehatan. Setelah hoax tentang politik dan Sara.
“27% dari sekitar 1000 berita hoax yang dijadikan sebagai sampel sejak Februari 2016 – Februari 2017 ialah Berita Kesehatan. Hal ini sangat memprihatinkan,” tegas Widyawati.
Kemudian ibu-ibu dari Dinas Kesehatan Jawa Barat menggambarkan kondisi kesehatan masyarakat di Jawa Barat. Ada beberapa kesehatan masyarakat yang disorot seperti stuning dan pernikahan pada usia muda. Begitu juga tentang kesetaraan gender dalam kesehatan yang diabaikan.
 Masalah kesetaraan gender kemudian ditegaskan oleh Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes RI Ibu dr. Eni Gustina, MPH. Kesetaraan gender yang dimaksud adalah kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan serta hak-haknya sebagai manusia agar mampu berperan dan berpartisipasi dalam berbagai bidang, serta kesamaan dalam menikmati hasil pembangunan.
Ibu Eni menegaskan kesetaraan gender sangat perlu karena 1). setiap perempuan dan laki laki mempunyai kebutuhan yang berbeda. 2). Perbedaan ini perlu diketahui untuk dipakai sebagai dasar atas pembedaan perlakuan yang diterapkan kepada laki laki dan perempuan. 3). Dengan keadilan gender berarti tidak ada stereotipi/pembakuan peran, subordinasi, marginalisasi dan beban ganda.

Ibu Eni Memaparkan Presentasinya (Foto Ali)

Para Blogger Serius Menyimak (Foto Ali)

Bentuk Ketidaksetaraan Gender yang Terjadi di Indonesia Menurut Ibu Eni  antara lain adanya;  
1). Cap/label yang dilekatkan pada laki-laki atau perempuan misalnya laki-laki mencari nafkah, perempuan mengurus rumah tangga. Padahal dalam kehidupan sehari-hari kedua aktivitas ini dapat dilakukan oleh laki-laki dan perempuan.
2). Sub Ordinasi, maksudnya ditempatkan pada posisi kedua, bukan di poros utama, baik dalam pengambilan keputusan, kesempatan untuk mendapatkan pendidikan maupun dalam pekerjaan.
3). Marginalisasi, perempuan dijadikan sebagai kaum ”peminggiran” atau tidak diperhatikan dalam berbagai hal/tidak memiliki peran penting yang menyangkut kebutuhan, kepedulian, pengalaman, dan lain-lain.
4). Beban ganda. Perempuan seringkali harus memikul beban ganda. Seorang perempuan yang bekerja mencari nafkah, misalnya tetap harus menanggung pekerjaan domestik (misalnya: mengurus anak, memasak).
5). Violence yaitu segala bentuk tindak kekerasan berbasis gender
Ketidaksetaraan gender ini jika dibiarkan akan membahayakan karena akan mempengaruhi kesehatan keluarga. Maka, pemerintah kemudian mengeluarkan inpres No. 9/2000 tentang pengarusutamaan gender dalam pembangunan nasional.
Berdasarkan inpres tersebut kemudian Kementerian Kesehatan RI membuat keputusan, yaitu keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.02/Menkes/453/2016 tentang Tim Pengarusutamaan gender bidang kesehatan.
Tentang penerapan kepedulian gender dalam analisis, formulasi, implementasi dan pemantauan suatu kebijakan dan program kesehatan dengan tujuan mencegah terjadinya ketidaksetaraan antara laki-laki dan perempuan. Apa saja yang kemudian dilakukan? Bisa dilihat materi dari Ibu Eni berikut ini;




Saya termenung beberapa saat mendapat materi dari Ibu Eni. Teringat gadis remaja yang beberapa tahun lalu menangis termehek-mehek begitu keluar dari ruang periksa. Gadis tersebut dinyatakan hamil beberapa minggu.
Saya berharap, dengan keputusan Menteri Kesehatan tersebut, tidak lagi ada gadis-gadis yang hamil muda atau hamil di luar nikah karena akibatnya akan berlanjut hingga tua.


Tips Cantik
Acara sosialisasi ditutup oleh dokter muda, dr. Indah Kusumaningrum. Seorang selebgram dan Influencer yang terlihat sangat cerdas. Dia memberikan tips untuk generasi millenial. Apa yang bisa dilakukan generasi millenial dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kesehatan?
1). Manfaat Pelayanaan Kesehatan
2). Kelola Stress
3). Terapkan Pola Hidup Sehat
4). Sharing is Caring Langsung atau Melalui Media Sosial
5). Mulai Cintai Diri Sendiri
Tips cantik dari dokter cantik tersebut pastinya sangat bermanfaat buat kita semua, terutama buat kaum Millenial yang kesehariannya sudah terpapar media sosial terus menerus. Bagi yang tidak datang dan ingin melihat keseruannya bisa lihat video saya di bawah ini ya ...
Semoga Bermanfaat.

@KreatorBuku

Ternyata Kesetaraan Gender Mampu Mewujudkan Kesehatan Keluarga dan Masyarakat, Lho