Selasa, 28 Februari 2017

Bajigur Durian Itu XLalu Menggoda Selera



BAJIGUR, minuman khas Jawa Barat yang terbuat dari racikan santan, gula merah, dengan pewangi daun pandan. Sering disajikan dengan kelapa muda. Bajigur itu sudah biasa, sangat berbeda dengan Bajigur Durian Asoy. Penyajiannya yang berbeda, menjadikan bajigur ini luar biasa. Saya penasaran dengan Bajigur Durian Asoy karena seorang teman selalu merekomendasikan.
Awalnya nggak terlalu tertarik, tetapi setelah melihat foto-foto yang diunggah di instagram, tertarik juga. Makanya, begitu ada kesempatan jalan-jalan ke daerah Soreang, Bandung Barat, target pertama adalah wisata kuliner Bajigur Durian Asoy. Sambil jalan, saya nyalakan wifi XL melalui perangkat Mifi XL GO dan menggunakan aplikasi google map untuk memandu jalan. Maklum, walau pun lama di Bandung, tetapi jarang sekali jalan-jalan ke sana, kecuali ada keperluan.
Jarak tempuh dari rumah yang terletak di Bandung Timur menuju warung Bajigur Durian Asoy yang terletak di Bandung Barat sebetulnya tidak terlalu jauh, hanya saja karena melewati daerah Kopo yang super duper macet, pasti bakalan membuat anak-anak bosan. Bisa saja sih lewat jalur Tol Buah Batu-Kopo kemudian menyusuri Jalan Katapang, tetapi tetap saja terkena macet. Makanya, saya lebih memilih jalur biasa.
Jalan Soekarno-Hatta yang lurus dan lapang – Jalan Cibaduyut sekadar untuk mencuci mata melihat deretan sepatu (maklum, namanya juga sentra sepatu) – Jalan Kopo Sayati – Jalan Terusan Kopo (Katapang) di mana Bajigur Durian Asoy berada.
Benar saja, setengah jam setelah keluar dari komplek rumah dan menyusuri Jalan Soekarno-Hatta Bandung, sudah terkena macet. Entah mengapa, setiap Hari Sabtu, jalanan yang lurus dan lapang ini tetap saja macet, padahal hari-hari biasa tak terlalu macet. 

“Masih jauh, Yah?” si Kecil mulai tanya ketika hampir satu jam terkena macet. Beruntung sekali, XLancar, jadi si Kecil tak henti menyaksikan video-video lucu dari Instagram dan youtube. Padahal, biasanya nggak sabar nonton video karena tidak lancar atau tersendat. Berbeda dengan anak kedua saya yang lagi senang-senangnya bikin video di musically, doi anteng memilih-milih lagu di aplikasi yang sedang nge-hits itu melalui smartphonenya lalu merekamnya.
Membuat video mussically pastinya tidak cukup sekali dua kali untuk menghasilkan video yang bagus untuk dilihat, makanya doi berkali-kali membuat. Setelah mendapat hasil video yang paling maksimal, baru doi berhenti dan langsung mengunggahnya di akun mussicallynya. Begitu terus sampai capek.
“Lancar, Yang?” tanya saya di sela-sela kemacetan.
“Lancar banget.”
Setelah melalui jalanan yang cukup padat, akhirnya mobil menepi juga di depan warung Bajigur Durian Asoy yang terletak di Jalan Terusan Kopo (Katapang) Km 11.5, Soreang, Bandung Barat. Cukup sulit parkir di Warung Bajigur Durian Asoy karena jalanan yang padat dan tempat parkir penuh pengunjung.
Setelah mencoba beberapa kali, akhirnya mobil parkir di seberang warung. Warung Bajigur Durian Asoy sangat sederhana, hanya sebuah warung dengan dinding dari bambu beratap rumbia berukuran kurang lebih 40 meter persegi. Bagian depan, tempat memasak dan meracik pesanan pengunjung ditutup spanduk ala kadarnya dengan tulisan Bajigur Durian Asoy cukup mencolok. Ada papan menjulang juga sebagai penanda. 

Dalam warung ada beberapa bangku sederhana yang telah terisi. Saya dan keluarga memilih bangku yang baru saja ditinggalkan pengunjung. Tersedia kudapan seperti bakwan goreng, combro, kacang rebus, singkong, dan ubi di atas meja. Tak lupa, saya membawa Andromaz M2p dan meletakannya di atas meja.
Warung Bajigur Durian Mang Asoy menyediakan sekitar 11 menu. Sebagai menu utama ada Bandrek Durian, Es Kelapa Durian, dan Bajigur Durian. Menu tambahan ada Es Bajigur Durian, Kopi Durian, Bandrek Durian, dan Durian Bakar. Khusus menu Durian Bakar disajikan dengan ketan hitam dan kelapa bakar muda.
Saya memesan Durian Bakar dan Bajigur Durian sementara yang lain memesan Durian Bakar dan Es Kelapa Durain. Sambil menunggu pesanan datang, saya mencoba buka gedget dan langsung cek email, buka media sosial, serta membuka group di aplikasi chat yang kiriman chatnya sudah lebih dari 500-an chat. Maklum, ada dua group yang sangat aktif yang diikuti oleh temen-temen di seluruh dunia. 

Aktivitas berinternet saya hentikan sejenak begitu menu pesanan datang. Durian Bakar dihidangkan dalam mangkuk plastik tahan panas dan dingin berbentuk daun warna hijau pupus. Isinya terdiri dari lima biji durian bakar yang dagingnya tebal, tape ketan, dan kelapa muda bakar yang diberi beberapa potong es di bawahnya serta diberi susu.
Sementara Es Kelapa Durian dihidangkan dalam mangkuk platik tahan dan dingin berwarna putih. Ada potongan-potongan kelapa muda yang terlihat sangat kenyal, lima biji durian dengan dagingnya terlihat tebal, dan es serut yang disiram cairan gula merah. Sebelum menu-menu tersebut dimakan, sebagaimana layaknya Blogger Kuliner lainnya, saya melakukan ritual memotret terlebih dahulu menu-menu tersebut dari berbagai sisi. Baru kemudian mencicipi satu persatu menu yang telah dihidangkan sebelum menandaskan menu pesanan sendiri, hihi.
Saya hidupkan kembali internet untuk mengunggah foto-foto makanan di media sosial yang langsung direspons para follower dan teman-teman Blogger Kuliner. Unggahan dan respons teman-teman semakin menambah nikmat rasa Durian Bakar yang memang sudah nikmat. Durian yang sudah dibakar baunya tidak terlalu menyengat. Ditambah dengan potongan kelapa muda yang manis serta tape ketan merah yang menyengat lidah menimbulkan sensasi rasa tersendiri. Seperti ada soda alamiah di dalamnya.
Karena penasaran, saya memesan Es Kelapa Durian. Es Kelapa Durian rasanya juga tidak kalah lezat dengan Durian Bakar. Saya ambil sendok lalu menyendok daging kelapa yang lembut bercampur gula merah bersama dengan daging daging durian yang manis dan harum. Ketika sampai ke mulut, kombinasi keduanya menimbulkan rasa yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Kombinasi yang saling menambah nikmat. Setelah semua menu tandas, ditutup dengan Bajigur Durian. Jika kedua menu sebelumnya berasa dingin di badan, Bajigur Durian sebaliknya, menambah hangat badan.
Lengkap sudah wisata kuliner ditemani kencengnya signal XL kali ini. Seperti halnya internet XL yang harga paketnya terjangkau, menu-menu yang disediakan warung Bajigur Durian Mang Asoy pun harganya terjangau. Setiap menu dihargai antara 5.000-20.000 rupiah saja. Setelah membayar semua pesanan dan istirahat sejenak saya kembali menyusuri jalanan melanjutkan destinasi selanjutnya.
@KreatorBuku

21 komentar:

  1. Ahh aku pernah ke sini, cuma ga asoy ga suka durian. Xlalu bajigur aja hahaaa

    BalasHapus
  2. Ya ampun.. Aku bayangin rasa, aroma durian bakarnya serasa ikut makan!
    Semoga punya kesempatan makan di sini satu saat nanti. Thanks infonya ya Kang Ali

    BalasHapus
  3. Waah mantap banget makan durian bakar. Apalagi lancar sinyal dalam perjalanan bikin perjalanan jadi happy.

    BalasHapus
  4. Kabita sama bajigurnya,apalagi Bandung lagi hujan terus

    BalasHapus
  5. Jadi pengen ke sini juga deh, nenggoda bangat, penasaran rasa durian bakarnya :)

    BalasHapus
  6. Hoyoooong.... Meunika menggugah XLera pisan euy!

    BalasHapus
  7. wuih durian dibakar, baru tahu....pengin nyobain juga

    BalasHapus
  8. Dapet ide judulnya bisa aja di gabungin wkkwkkwwk

    BalasHapus
  9. Haduuuuh ini bikin saya ngiler berat
    Sampe kebayang2 bajigurnya

    BalasHapus
  10. Foto durian pertamanya menggoda banget pak.
    Wah beneran baru denger soal durian bakar. Saya udah 7 thn gak ke bandung lagi nih. Pdhl di sana ada saudara

    BalasHapus
  11. Jadi penasaran rasanya gmn, selama ini taunya kalau duren tu enak dicampur sama minuman yg dingin2. Kalau sama yg panas kyk bajigur blm pernah ngrasain hehe

    BalasHapus
  12. kuliner unik ini namanya Kang Alee, biasanya kan duren selalu sama yg cool, sekarang pakai campuran bajigur yg ter "image" minuman yg menghangatkan. tantangan baru yang perlu di coba nih untuk pecinta kuliner nusantara

    BalasHapus
  13. Aduh durian, selalu membuat saya ngiler....kalau di campur bajigur kaya gitu rasanya gimana ya...penasaran....??????????^%$#@

    BalasHapus
  14. patut dan layak untuk di coba nih ....
    semoga kalau dapat kesempatakan ke lokasi bisa merasakan.
    salam kenal ...

    BalasHapus
  15. Sempat pengen waktu lihat foto pertama. tapi setelah tahu lokasinya di Bandung, ntar-ntar aja deh. Tadi sempat mikir di sekitaran Jakarta lo.

    BalasHapus
  16. pantes kemarin pamer makanan terus, sinyal XL kuat yes disitu

    BalasHapus

Ditunggu Komentarnya Teman-Teman

Blog Archive

Komentar