Jumat, 03 Februari 2017

Buku Laris Manis Bisnis Wisata Halal Ini Bikin Kebelet Punya Bisnis Travel



BEBERAPA waktu lalu saya pernah mengikuti traning bisnis wisata yang diadakan perusahaan wisata besar. Saya pikir pada acara tersebut peserta akan dilatih bagaimana menjalankan bisnis wisata. Ada pelatihan, tetapi sifatnya hanya permukaan, dan saya sama sekali tidak mendapatkan apa pun kecuali diiming-imingi akan mendapatkan income besar dari bisnis travel dengan membeli sistem yang mereka punya.
Pulang training, gairah belajar bisnis travel yang awalnya menggelora langsung menurun tajam. Saya pun hampir melupakan keinginan tersebut hingga saya menemukan e_book Laris Manis Bisnis Wisata Halal karya Cheriatna. Pengalaman Cheriatna sebagai Praktisi Bisnis Wisata Halal cukup membuka mata saya lebar-lebar.

Mulai Dari Impian
Anak kecil berusia belasan tahun yang selalu membantu orangtuanya menjual bunga di Pasar Kembang Rawabelong Jakarta itu, setiap kali melihat pesawat terbang melintas di atasnya selalu  bermimpi menjadi salah satu penumpangnya.
Impian tersebut menjadi kenyataan saat usia remaja sekitar tahun 1998. Dia terbang ke Jepang untuk menimba ilmu dan pengalaman selama 8 bulan dalam program Noogyou Kenshuu. Impiannya terus berlanjut ketika bisa jalan-jalan gratis ke negara lain seperti Singapore, Malaysia, dan China.


     Keasyikan jalan-jalan gratis akhirnya menginspirasi untuk membuka bisnis travel yang sekarang dikenal dengan Cheria Travel. Anak kecil yang dahulu bermimpi naik pesawat itu, tak lain dan tak bukan adalah Cheriatna, pemilik Cheria Travel sekaligus penulis e_book Laris Manis Bisnis Wisata Halal. Cheria Travel focus pada Wisata Halal atau Halal Tour.

Potensi Wisata Halal
Dalam e_book setebal 80 halaman, Cheriatna mengungkap legitnya bisnis travel yang lakoninya selama ini. Apalagi Wisata Halal yang sudah menjadi konsennya. Potensi market dari Indonesia saja 8 juta orang setiap tahun dengan tujuan wisata di berbagai negara di Asia.
Negara-negara tujuan yang banyak dikunjungi di Asia antara lain  Singapura (31%), Malaysia (25%), China (13%), Arab Saudi (7.5%), dan Thailand (5.9%). Khusus Arab Saudi, sebagian besar jamaah umroh.
Tidak hanya tujuan wisata, jumlah Muslim di dunia pun semakin tumbuh, diperkirakan tahun 2010, populasi muslim akan meningkat hingga 35% dengan anak mudanya diperkirakan 73%. Artinya, potensi pasar bisnis wisata halal semakin luas mengingat anak muda identik dengan petualangan bukan?

Belum lagi wisatawan asing yang masuk ke Indonesia yang semakin hari semakin banyak seiring dengan digenjotnya destinasi Wisata Halal di Indonesia. Tiga tahun terakhir wisatawan muslim Indonesia rata-rata naik 15.05%. Trend wisata halal akan terus meningkat. Peluang besar ini jangan sampai disia-siakan bagi siapa pun yang ingin berbisnis travel.


Kriteria wisata halal sendiri antara lain; tersedianya fasilitas halal seperti tersedianya makanan halal, mudah  ditemukannya masjid, diperhatikannya waktu shalat, adanya tempat wudhu yang memadai, arah kiblat di hotel, dan tersedianya kitab suci (Quran). Kriteria tersebut ditetapkan untuk memudahkan wisatawan muslim supaya nyaman dan aman selama dalam perjalanan.

Lantas, tidak adanya aktivitas yang tidak halal selama dalam perjalanan, misalnya minum-minuman beralkohol, makanan yang tidak halal, dan perjudian. Semua tidak difasilitasi dalam wisata halal.



7 Tahap Sukses Bisnis Wisata Halal
Lantas, dari semua yang diungkapkan penulis dalam e_book Laris Manis Bisnis Wisata Halal apa yang paling penting yang harus dilakukan pembaca supaya sukses bisnis wisata halal?


        1). Azzam yang Kuat
Cheria Wisata yang didirikan penulis pada awal berdiri modal awalnya azzam atau tekad yang kuat. Azzam yang kuat menjadi sumbu utama dalam bisnis apa pun termasuk bisnis wisata halal.
Penulis menekankan pentingnya azzam  karena akan menjadi penguat pada saat menemui tantangan di tengah menjalankan bisnis. Dengan azzam yang kuat, pengalaman atau ilmu bisnis yang sudah dipelajari di bangku kuliah pun akan berada di urutan sekian.
2). Pengalaman VS Pengetahuan
Setelah memiliki azzam yang kuat, tahapan berikutnya adalah menentukan paket-paket wisata yang akan ditawarkan. Calon pebisnis harus menentukan, apakah paket-paket yang akan ditawarkan tersebut dibuat berdasarkan pengalaman atau hanya sekadar pengetahuan.
Jika paket dibuat berdasarkan pengalaman perjalanan, artinya perlu modal untuk melakukan perjalanan, tetapi jika berdasar pengetahuan maka harus menguasai dengan baik. Kedua pilihan ini sangat penting karena akan berpengaruh pada saat menjalankan bisnis wisata.
 3. Biaya Operasional 
Tahap berikutnya adalah menentukan tempat, sumber daya manusia, dan alat yang akan digunakan untuk menjalankan bisnis wisata. Kita bisa memulai dari rumah dengan kompter atau laptop di rumah, garasi, atau sewa ruko. Sumber daya bisa sendiri atau merekrut sumber daya manusia. Semua dihitung sebagai biaya operasional.
4. Target
Bisnis harus dijalankan dengan target yang jelas. Target yang jelas akan berbanding lurus dengan seberapa besar usaha yang kita lakukan agar target yang dibuat tercapai. Semakin besar usaha yang dilakukan maka semakin besar pula tingkat ketercapaiannya, begitu pun sebaliknya.
5. Digitalisasi
Pada era digital seperti sekarang ini, akan sangat baik jika bisnis wisata halal yang dijalankan dioptimalisasi secara digital alias online. Kenapa digital? Supaya jangkauan bisnis wisata halal yang dijalankan menyebar ke seluruh dunia. Bukan kah, traveling sendiri merupakan sebuah perjalanan? Selain itu, pasarnya akan sangat luas dibanding dijalankan secara offline.


       6. Magang di Tempat yang Tepat
Supaya tidak ragu menjalankan bisnis wisata halal, ada baiknya magang pada travel-travel terpercaya. Penulis e_book ... menyarankan melakukan magang agar lebih berpengalaman dan lebih tahu apa yang akan dilakukan saat menjalankan bisnis wisata.
7. Ikut Konsorsium
Jangan lupa ikut Halal Travel konsorsium (HKT). Kelompok tour travel yang membuat rencana traveling akan lebih mudah. Ada sekitar 1215 paket traveling dengan 450 agen travel. Kita tinggal memilih, apa akan menjadi vendor atau reseller dari HTK. Masing-masing dengan syarat dan konsekwensi yang berbeda. Jangan lupa pula ikut Asosiasi Travel Halal Indonesia supaya bisa sinergis.

Penutup
Sebagai sebuah bacaan, e_book Laris Manis Bisnis Wisata Halal sangat membuka wawasan dan membantu membuka jalan bagi siapa pun yang akan terjun berbisnis wisata halal. Meski pun sebagian kontennya berisi inspirasi, buku ini juga bisa disebut sebagai buku bisnis.
Konten yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi penulis yang sudah sukses berbisnis wisata halal, sehingga sudah membuktikannya. Pembaca jadi yakin pada konten e_book.
Bahasa yang digunakan sangat mudah dipahami dan sangat simpel, siapa pun yang membacanya pasti paham dan bisa mempraktikannya tanpa merasa kesulitan. Tentu saja, asal pembaca mempraktikannya dengan sungguh-sungguh.
E_book yang sudah sangat praktis ini akan lebih baik jika ditambah dengan halaman hancis seperti fulltitel, copyright, dan daftar isi sehingga sebelum membaca kita bisa mendapat gambaran keseluruhan isi buku sejak pertama membuka lembar pertama. Semoga saja, e_book ini menginspirasi semua pembaca seperti saya yang terinspirasi dan langsung kebelet punya bisnis travel.
@KreatorBuku
 

Selasa, 31 Januari 2017

Konten Blog Lebih Cantik dan Lebih Kreatif dengan ASUSPRO B8230


DULU banget, zaman ngeblog masih pakai Notebook yang prosesornya intel pentium, konten blogpost yang saya buat hanya berupa tulisan, yang penting enak dibaca dan bermanfaat untuk pembaca, sama sekali tak memperhatikan visual. Jika ada visual pun biasanya hanya foto yang dicomot dari dokumen pribadi atau ambil dari Ceu Inet (alias Internet) tanpa menghiraukan hak cipta.
Berbeda dengan zaman sekarang yang Notebook saja prosesornya sudah Intel Core i3/ Intel Core i5/ Intel Core i7 yang suport banget saat akan mempercantik blogpost dengan bermacam-macam visual, sehingga tidak hanya tulisan saja yang dipikirkan, tetapi juga visual. Bisa berupa foto, ilustrasi vektor, infografis, dan video dengan berbagai macam jenis.
Bayangkan saja, intel Core i3 sudah mengintegrasikan GPU (Graphics Processing Unit) alias Graphics On-board dalam prosesornya. Kemampuan grafisnya sama dengan Intel GMA pada chipset G45. Intel Core i3 juga menggunakan manufaktur hybrid, inti processor dengan 32nm. Memory controller atau graphicsnya menggunakan 45nm.
Sementara, intel Core i5  pada inti prosesornya sudah ditanam fungsi chipset Northbridge yang dikenal dengan nama MCH pada Motherboardnya. Motherboard Core i5 menggunakan chipset Intel P55 sehingga mendukung Triple Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot.
Sedang Intel Core i7 menjadi prosesor pertama dengan teknologi Nehalem, teknologi yang menggantikan Intel Core yang memiliki kinerja super cepat. Karena mengintegrasikan chipset MCH langsung di processor, bukan motherboard. Nehalem juga mengganti fungsi FSB menjadi QPI (Quick Path Interconnect) yang lebih revolusioner.
Kesimpulannya, Intel i3, Intel Core i5 maupun Core i7 merupakan prosesor yang sangat cepat, hemat energi, dan cocok dipakai oleh siapapun yang membutuhkan performa PC yang tinggi. Kabar baiknya, prosesor-prosesor tersebut sudah ditanam di Notebook Asus dengan berbagai model dan seri terbarunya, salah satunya ASUSPRO B8230 yang menggunakan Intel Core i5 atau Intel Core i7.
Jika sudah demikian, masih adakah blogger yang malas mempercantik konten blogpostnya dengan visual? Masih adakah alasan untuk mengabaikan visual dibanding tulisan seperti zaman awal-awal ngeblog dulu?

Tahapan Membuat Konten Blogpost
Fasilitas yang sudah sedemikian memudahkan mau tidak mau membuat saya terpacu dan terpicu untuk membuat konten blogpost semakin cantik, menarik, dan kreatif sehingga memikat lebih banyak pembaca. Ada beberapa ritual yang saya lakukan;

Pertama melakukan riset. Riset dalam menulis blogpost buat saya sangat mutlak meski pun hanya riset kecil-kecilan. Misalnya saja datang ke toko gedget saat akan mengulas gedget tertentu. Sengaja mengeksporasi tempat wisata yang akan kita jadikan sumber tulisan atau merasakan makanan yang akan kita ungkap rahasia kelezatannya. Riset sangat penting supaya apa yang kita tampilkan dalam blogpost tidak salah.
Saat saya ingin mengulas ASUSPRO B8230, selain saya baca-baca info tentang gedget generasi terbaru dari Asus tersebut melalui webnya, saya juga sengaja datang ke beberapa gerai resmi Asus di Bandung Elektronik Center yang beralamat di Jalan Purnawarman No. 13-15 Bandung untuk melihat produk dan mendapat penjelasan detil produk secara langsung. Sayang sekali, hingga saya menyelesaikan blogpost ini belum ada gerai yang menjual ASUSPRO B8230. 

Kedua mencari ide yang paling unik. Konten blogpost semakin unik semakin menarik sehingga membuat penasaran pembaca. Ide unik tidak harus yang luar biasa, ide yang berbeda yang kira-kira tak terpikirkan blogger lain pun buat saya sudah unik.
Saya biasa bikin oret-oretan di buku khusus atau menggunakan Software OneNote, software yang selalu setia membantu saya saat ide bermunculan sementara kerjaan sedang banyak-banyaknya, hehehe. Jadi sambil kerja atau sambil meeting bikin oret-oretan di OneNote. Stttt, jangan bilang siapa-siapa. Ini rahasia.
Dari oret-oretan ini nanti akan disaring, diolah, dipilah, dipilih, digabungkan, dibongkar, dipasang hingga menemukan ide yang paling unik dan menarik yang akan dieksekusi menjadi artikel blogpost.


Ketiga membuat maping ide. Maping yang saya lakukan biasanya akan jadi dasar seluruh konten yang akan dibuat dan ditampilkan dalam blogpost seperti tulisan, foto, infografik, video, dan sebagainya.
Maping ide sebisa mungkin komplit supaya tidak ada yang tertinggal satu pun. Jika perlu sudah dalm bentuk ringkasan draf tulisan, jumlah foto dan foto apa saja yang akan ditampilkan, infografik apa saja yang perlu dibuat serta berapa jumlahnya, dan video apa yang perlu ditampilkan.
Biasanya untuk satu blogpost saya akan cari minimal 10 foto dokumen pribadi, 5 foto atau gambar dari sumber yang terpercaya dan open source (hanya sebagai tambahan jika diperlukan dan saya tidak punya fotonya) atau beli jika memang harus beli,  membuat 3 infografik, membuat 1 video, dan mencari 1 video di youtube. Visual-visual ini sengaja saya kumpulkan walau terkadang tidak dipakai semuanya. 

Keempat membuat list kebutuhan sofware atau aplikasi yang akan digunakan. Ini kelihatannya sepele, tetapi buat saya sangat penting karena biasanya mengerjakan semuanya secara bersamaan.
Software-software yang biasa saya gunakan selain MS Word 2010 untuk merangkai kata-kata supaya pembaca terpikat, saya juga menggunakan CorelDRAW X7 (64-Bit) untuk editing awal gambar, foto, dan bikin infografik, menggunakan Adobe Photoshop CS6 (64-Bit) untuk editing akhir gambar, foto, dan infografik. Menggunakan Adobe After Effects untuk edit video, kadang-kadang menggunakan aplikasi Kine Master di smartphone.
Kebayangkan, betapa banyak software yang digunakan hanya untuk sebuah blogpost saja? Makanya perlu dibuat listnya biar nggak lupa, hahaha.

  
 Kelima menentukan deadline. Ini sangat penting mengingat ngeblog buat saya bukan lagi dilakukan sambil lalu, melainkan sudah menjadi aktivitas rutin seperti aktivitas kreatif lain yang memang sudah rutin dijalankan sehari-hari.
Dengan deadline, saya bisa mengukur waktu penulisan dan penggarapan visual blogpost yang sudah direncanakan, jadi tidak bentrok dengan aktivitas lain yang kadang tidak bisa ditoleransi. 
Contoh blogpost yang saya buat dengan cara kreatif di atas antara lain Wisata Jepang dan Pengalaman Servis yang keduanya diapreasiasi menjadi salah satu pemenang lomba. Terus video berikut ini;




ASUSPRO B8230 yang Cerdas dan Tangkas
Saat ini saya menggunakan Notebook yang prosesornya masih Intel Quad-core Xeon X3210/X3220 untuk membuat konten blogpost. Perlu waktu kurang lebih satu minggu hingga 10 hari hanya untuk membuat 1 konten blogpost saja. Bayangkan, betapa membuat Hayati makin lelah?
Saya bayangkan, seandainya saya buat konten blogpost dengan ASUSPRO B8230 yang sudah menggunakan Intel Core i5 dan Intel Core i7 pasti waktu yang saya butuhkan tidak lebih dari 3 hari. Mulai dari riset, mencari ide, hingga pembuatan konten plus upload. Kok saya begitu yakin dengan ASUSPRO B8230, sih? Iya dong, ini alasan saya yakin ASUSPRO B8230 akan suport aktivitas kreatif saya.

1). ASUSPRO B8230 Menggunakan Window 10 Pro
Windows 10 Pro itu sudah versi final alias dirilis setelah versi beta sehingga sistem operasinya lebih stabil, lebih nyaman, dan lebih mudah untuk digunakan oleh siapapun. Kemudian, fitur-fiturnya lebih banyak dan lengkap sehingga sofware apa pun bisa ditanam.
Fitur terbaru dalam Window 10 Pro yang menarik adalah adanya Virtual Desktop, fitur yang memungkinkan user untuk membuat lebih dari 1 buah desktop untuk tujuan dan juga tema tertentu.  Kita bisa memiliki lebih dari 2 buah desktop dengan menggunakan fitur virtual desktop di Windows 10 Pro.
Desain GUI lebih baik dan menarik sehingga terlihat lebih lebih manis dan simple. Ada update gratis bagi pemilk Genuine Windows 7 dan Windows 8 sehingga tidak perlu lagi beli Window 10 Pro. Kita tinggal uplod di situs microsoft. Begitu pun saat akan mengganti Hardware, semua dimudahkan dan nggak pakai ribet.

2). ASUSPRO B8230 Gesit
Selain menggunakan Window 10 Pro, ASUSPRO B8230 didukung Prosesor Intel® Core™,  Intel HD Graphics, dan Memori 4GB, bisa ditingkatkan hingga 20GB yang dilengkapi dengan prosesor dan kartu grafis terbaru yakni Intel® Core™ i7-6500 Processor atau Intel® Core™ i5-6200. Prosesor generasi keenam yang disebut dengan Intel Skylake.
Tahu nggak sih, kecepatan micro prosesornya hingga mencapai 3,1GHz sehingga ASUSPRO B8230 larinya kencang dan gesit. Selain itu hemat daya karena nilai TDP-nya rendah, yakni hanya 15 watt. Selain itu, dengan rendahnya konsumsi daya yang dibutuhkan, semakin rendah pula panas yang dihasilkan oleh komponen saat notebook sedang digunakan.
Saat saya sedang membuat konten blogpost dan membuka semua software yang saya butuhkan tidak sampai kehabisan gaya karena terlalu lama menunggu semua software terbuka.      

3). Baterai ASUSPRO B8230 Tahan Lama
Meski pun bentuknya kecil, Asuspro B8230 ini menjadi istimewa karena baterainya tahan lama. Baterai B8230 merupakan baterai polimer 3-cells 49 Whrs, tahan untuk menyalakan notebook seharian. Cocok kan, buat ngeblog yang kadang-kadang bisa lupa waktu, hehe. Kalau bosan di rumah bisa pindah ke cafe, taman, beranda, dan di mana pun yang nyaman untuk ngeblog karena batere siap on di mana pun dan kapan pun.

4). Material ASUSPRO B8230 Premium
Percuma kan kalau notebook dengan window 10 Pro, Intel Skylake, batere tahan lama tapi mudah tergores? Nah, material yang digunakan ASUSPRO B8230 ini premium dan anti baret. Catat baik-baik, anti baret. Layar dibuat dari karbon fiber, dan cover bahan metal yang mumpuni, memakai ASUSPRO B8230 jadi terkesan berkelas dan elegan, hehehe.
Konon, ASUSPRO B8230 telah melewati beragam tes pada saat proses pembuatan untuk menguji ketahanan dan kekuatannya. Salah satu bagian dari Asuspro adalah Proven, yang mana berarti Asuspro sudah terbukti mampu bekerja pada daerah (pabriknya menguji notebook ini di Gunung Everest), daerah yang dinginnya ekstrem seperti di Kutub Selatan, dan di pesawat luar angkasa.
Lebih gile lagi, ASUSPRO B8230 telah lulus uji impact. Notebook ini saat sedang bekerja diuji coba dengan dibanting, digancangkan, dan tes akustik dan ajibnya, doi tetap bekerja dengan baik.

5). Keyboard ASUSPRO B8230 Tahan Air dan Ada Backlit
Nah, ini yang salah satu alasan saya juga, Keyboard ASUSPRO B8230 Tahan Air. Sering banget kan kalau lagi nulis atau ngeblog kita sambil ngopi ganteng atau minuman lain. Tidak jarang minuman tumpah ruah di keyboard, akibatnya keyboard rusak dan harus ganti.
Keyboard B8230 sangat berbeda, kayboardnya tahan air sehingga mau ada kopi tumpah, susu tumpah, atau minuman lainnya pun tetep anteng. Kita cukup keringkan keyboard dengan hairdryer, dan sang notebook tetap selamat.
Selain itu telah ditanam Backlit Keyboard sehingga kita bisa mengetik pada saat minim cahaya. Jadi kalau malam-malam mau bikin artikel atau edit visual tidak perlu menyalakan lampu yang terang benderang.

6). ASUSPRO B8230 Tidak Melelahkan Mata
Ini bagian yang sangat penting, mengingat pekerjaan kreatif seperti membuat kontren blogpost bisa dilakukan berjam-jam di depan notebook. Tidak jarang terkadang mata lelah karena cahaya dari layar notebook tidak bersahabat dengan mata.
Nah, serunya, dalam layar ASUSPRO B8230 telah menggunakan LCD Anti Glare. Dengan LCD Anti Glare, cahaya yang keluar dari layar notebook bisa dikurangi sehingga tidak silau, manfaatnya mata jadi tidak lelah. Kalau menulis di ruang terbuka pun tak masalah karena layar masih bisa dilihat dengan jelas.

7). ASUSPRO B8230 Slim serta Ringan
Bagi saya yang suka bawa notebook kalau jalan-jalan atau traveling pasti akan sangat terbantu dengan notebook yang slim dan ringan. ASUSPRO B8230 sangat cocok dibawa bepergian karena selain ukurannya hanya 31 x 21.5 x 1.29 cm (WxDxH), beratnya juga hanya 1.33 kg sudah termasuk batere. Kayak bawa air minum aja, kan? Beneran nggak berat.

8). ASUSPRO B8230 Aman
TPM atau Trusted Platform Module, yaitu model Secure Cryptoprocessor berbentuk chip yang ditanam di motherboard suatu Notebook/PC. Biasanya ditanam di nootbook atau PC yang high end. Dengan mengaktifkan TPM ini, seluruh data yang ada dalam notebook aman karena kita bisa membuat password. Apalagi ditambah dengan password protection pada BIOS, HDD, dan Finger Print Reader, notebook makin aman. 
Nah, ASUSPRO B8230 sudah menggunakan TPM, sehingga data yang ada di notebook akan aman, nyaman, tentram, adem ayem, tanpa takut ada tangan jahil yang mengambilnya. Kecuali mungkin kalau terdelet secara tidak sengaja. 

Waduh, benaran jadi ingin pindah ke lain hati untuk merebut ASUSPRO B8230, bukan apa-apa, selain supaya aktivitas kreatif yang saya lakukan selama ini lancar juga supaya konten blog lebih cantik dan lebih kreatif dengan ASUSPRO B8230.


@KreatorBuku

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Asus yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Asus Indonesia.


Sumber visual:
1). Web resmi Asus
2). Edit Freepik.com

Senin, 30 Januari 2017

Barang-Barang Ini Selalu Saya Bawa Saat Traveling



SAYA kalau mau jalan-jalan atau traveling pasti selalu berusaha membuat perencanaan dengan matang, termasuk rencana barang yang akan dibawa traveling. Bukan apa-apa, jika nanti ada yang tertinggal, bisa jadi bencana. Sebaliknya, jika terlalu banyak juga nanti akan merepotkan di perjalanan. Oleh sebab itu, bawa barang-barang perlengkapan traveling secara lengkap, namun tidak berlebihan.
Saya biasanya membuat daftar barang-barang yang akan dibawa. Mulai dari barang yang harus dan wajib dibawa, barang yang tingkat kebutuhannya lebih, dan barang tambahan yang hanya menjadi barang tambahan. Kira-kira daftar yang saya buat seperti ini:  

Dokumen-Dokumen Penting
Jangan lupa membawa dokumen-dokumen penting, seperti paspor dan visa jika mau traveling ke luar negeri, tiket kereta api, tiket pesawat, bukti reservasi hotel, kartu identitas, dan juga buku panduan traveling. Saya selalu berusaha menyimpan segala dokumen tersebut dengan baik. Misalnya saya pesan tiket kereta api secara online di Traveloka, saya akan simpan baik-baik bukti pemesanan dan segera cetak mandiri di stasiun, begitu juga dengan bukti reservasi hotel atau voucher hotel.
Agar memudahkan saat sampai di destinasi, saya selalu memasukkan semua dokumen penting tersebut ke dalam satu wadah atau kantung, seperti tas selempang yang bahannya cukup kuat dan tidak mudah dirusak. Dengan begitu saya bisa membawa tas selempang ini ke mana saja dengan rasa aman. Untuk antisipasi, saya selalu menggandakan terlebih dahulu dokumen-dokumen penting yang dibawa, bisa dalam bentuk hardcopy ataupun juga softcopy.

Perangkat Elektronik
Barang lainnya yang tak boleh ketinggalan adalah perangkat elektronik, seperti smartphone, charger, kamera, tablet, powerbank, dan juga colokan. Barang-barang elektronik ini sangat membantu saat traveling nanti. Contohnya saja smartphone, saya bisa mencari berbagai informasi mengenai daerah yang dituju, jenis transportasi yang bisa digunakan, dan lain sebagainya. Smartphone ini juga bisa digunakan untuk selfie, hehehe.
Fungsi smartphone akan lebih bermanfaat lagi saat pergi ke negara atau kota yang sudah maju. Banyak transaksi yang sudah online dan membutuhkan bantuan perangkat genggam tersebut. Saya bisa pesan tiket kereta api atau pesawat, beli makanan, dan lain sebagainya dengan menggunakan smartphone. Ditambah lagi, smartphone akan membuat salalu terhubung dengan keluarga di rumah, sahabat, dan orang-orang yang saya sayangi.

Barang-Barang Keperluan Pribadi
Selanjutnya, saya perlu membawa barang-barang keperluan pribadi secara lengkap, seperti alat-alat mandi, kosmetik, handuk mandi, kacamata, dan lainnya. Karena keperluan pribadi ini termasuk benda-benda yang mudah rusak dan bisa mengotori seluruh isi tas, saya akan pisahkan perlengkapan pribadi di dalam sebuah tas kecil. Selain mencegahnya dari tumpah, isi di dalam tas bisa tertata lebih rapi. Letakkan di dalam pouch yang berbeda antara alat-alat mandi dan juga kosmetik.
Selain barang-barang yang sudah disebutkan tadi, saya perlu membawa obat-obatan pribadi. Obat-obatan pribadi yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya obat anti mabuk, minyak angin, suplemen, ataupun jenis lainnya. Karena barang-barang ini menyangkut kesehatan saya supaya selalu sehat dalam perjalanan.

Pakaian dan Aksesori
Jangan lupa juga membawa beberapa pakaian yang nyaman saat traveling. Jika akan traveling dalam waktu yang lama, sesuaikan baju yang dibawa supaya tidak kekurangan. Namun, jika hanya satu atau dua hari saja, jangan terlalu membawa banyak pakaian. Beberapa pakaian yang disarankan untuk dibawa adalah pakaian santai, pakaian tidur, baju hangat (jaket/sweater/syal), alas kaki, kaus kaki, topi, dan pakaian dalam.
Jangan lupa juga membawa aksesori seperti topi, ikat pinggang, dan penjepit rambut. Hal ini memang sepele, tapi akan kesulitan jika sewaktu-waktu membutuhkan, namun barang tersebut tidak dibawa. Tata pakaian di dalam tas ataupun di koper dengan cara digulung agar bisa muat banyak barang.
Itulah barang-barang yang selalu saya bawa saat traveling. Maksimalkan ruang di koper atau travel bag, jika masih ada tempat, bawa barang-barang yang sekiranya nanti diperlukan. Satu hal terpenting adalah tata semua barang bawaan dengan rapi supaya nanti tidak perlu membongkarnya saat di perjalanan.
Selamat travelling!
@KreatorBuku

Rabu, 18 Januari 2017

Wisata Kawah Kamojang Garut Tak Hanya Indah, Tetapi Juga Unik




SETELAH puas mengelilingi Geotermal Information Center yang letaknya tidak jauh dari penginapan kawasan Pertamina Kamojang, saya dan teman-teman blogger yang mengikuti Jelajah Kamojang melanjutkan agenda berikutnya, jelajah Obyek Wisata Kawah Kamojang.
Kendaraan melaju pelan meninggalkan parkiran Geotermal Information Center menuju Pembangkit Listrik Tenaga Uap. Jalan yang dilalui meliuk-liuk karena mengikuti kontur lembah.
Sepanjang jalan terlihat pipa-pipa besar untuk mengalirkan uap kawah yang akan diubah menjadi tenaga listrik. Lima belas menit kemudian, kendaraan masuk parkiran kawasan Wisata Kawah yang cukup luas dan bersih. Ada beberapa warung berderet di tepi parkiran yang menyediakan kopi dan camilan buat wisatawan. Begitu pun saat menaiki tangga menuju kawah. 
Wisata Kawah Kamojang Garut
Pipa-Pipa Besar di Sepanjang Jalan
 Kawah-Kawah di Kamojang
Begitu tiba di ujung tangga, mata saya terpaku pada pemandangan alam pegunungan yang terlihat indah. Ada halaman cukup luas yang bersih, ada gazebo dan Kawah Manuk.
Kawah Manuk menjadi kawah pertama yang menjadi bagian dari obyek wisata Kawah Kamojang. Kawah berukuran cukup luas yang terhampar di sisi jalan obyek wisata tersebut mengeluarkan uap yang membumbung ke udara.

Wisata Kawah Kamojang Garut
Kawah Manuk

Kawah berlatar rimbunan semak belukar tersebut diberi nama Kawah Manuk karena dari beberapa lubang yang tertutup kubangan kawah sering terdengar siulan seperti suara manuk. Manuk dalam Bahasa Sunda berarti burung. Sayangnya saat saya ke sana tidak sempat mendengar siulannya.
Tidak jauh dari Kawah Manuk ada kawah yang paling populer di kawasan wisata, yaitu Kawah Kereta Api. Saking populernya, hampir semua wisatawan yang berwisata ke kawah kamojang pasti akan berlama-lama bermain di kawasan Kawah Kereta Api.
Kawah Kereta Api memang sangat unik karena bisa mengeluarkan suara seperti Kereta Api jika tempat keluarnya asap kawah dihubungkan dengan sebuah bambu. Ada seorang penjaga yang siap beratraksi di dalam Kawah Kereta Api.

Wisata Kawah Kamojang Garut
Kawah Kereta Api

Wisata Kawah Kamojang Garut
Penjaga Kawah Kereta Api yang Atraktif

Sesekali penjaga mengajak wisatawan untuk ikut merasakan keunikan kawah. Baik dengan memasang bambu atau membumbungkan barang-barang seperti plastik atau kain bekas, melalui asap Kawah Kereta Api.
Setelah puas menikmati Kawah Kereta Api, saya dan para blogger menaiki tangga, melewati jembatan yang di bawahnya aliran sumber air hangat yang dipenuhi uap. Tak jauh dari jembatan ada sebuah pohon cukup besar, tangga, dan jalan menurun yang menjadi penanda Kawah Hujan.
Saat tiba di Kawah Hujan, sudah ada beberapa wisatawan yang sedang merasakan kehangatan uap kawah serta telur yang direbus dengan air panas kawah. Saya dan teman-teman blogger pun tak mau ketinggalan. Langsung mengambil telur puyuh dan telur ayam untuk direbus di genangan air panas Kawah Hujan.

Wisata Kawah Kamojang Garut
Kawah Hujan Dilihat dari Atas

Wisata Kawah Kamojang Garut
Batu Penutup Kawah yang Mengeluarkan Asap Kawah

Kawah tersebut dinamakan Kawah Hujan karena jika wisatawan berada di kawah tersebut otomatis baju akan sedikit basah terkena semburan uap yang lembut seperti hujan gerimis.
Jadi di tepian kawah yang menyemburkan asap yang cukup tebal memang ada kawah yang menyemburkan air cukup deras. Semburannya  seperti air mancur alami. Siapa pun yang tidak tahu pasti akan tersebur air mancur tersebut, hehehe.
Cukup lama saya dan teman-teman blogger berada di Kawah Hujan. Selain bermain-main dengan air mancur alami juga menghabiskan stok telur penjaga Kawah Hujan.
Eh, katanya penjual telur di Kawah Hujan itu sudah hampir 40 tahun berada di sana, lho. Bahkan sekarang sudah ada generasi keduanya, salah satu anaknya ikut menjual telur di sana.
Wisata Kawah Kamojang Garut

Sebetulnya selain Kawah Manuk, Kawah Kereta Api, dan Kawah Hujan masih ada Kawah Beureum, kawah terakhir yang ada di kawasan Wisata Kamojang. Kemudian ada bumi perkemahan kamojang, pemandian air panas terbuka yang letaknya di sekitar bumi perkemahan, air terjun, dan danau, tetapi karena sudah siang dan harus melanjutkan perjalanan berikutnya, saya dan teman-teman blogger memutuskan meninggalkan Wisata Kamojang yang tidak hanya indah, tetapi juga cantik. Semoga nanti bisa kembali lagi. 

Tiket Masuk

Wisatawan Manca Negara Dewasa :
Hari Biasa : Rp. 100.000 + Asuransi Rp. 5.000 / Orang / Hari
Hari Libur : Rp. 150.000 + Asuransi Rp. 5.000 / Orang / Hari

Kendaraan di hari biasa dikenakan biaya:
Motor: Rp. 5.000
Mobil: Rp. 10.000
Bus/Truck: Rp. 50.000
Sepeda: Rp. 2.000

Kendaraan di hari Libur dikenakan biaya:
Motor: Rp. 7.500
Mobil: Rp. 15.000
Bus/Truck: Rp. 75.000
Sepeda: Rp. 3.000
 


@KreatorBuku

Blog Archive

Komentar