Selasa, 25 April 2017

[Sponsored Review] Japan Rail Pass atau Tiket JR Pass Bisa Dibeli Online di Bobobobo




JAPAN Rail Pass atau JR Pass sekarang bisa dibeli online melalui Bobobobo. Jadi, kalau kita mau wisata atau traveling ke Jepang dan ingin merasakan nyamannya naik kereta api di Jepang bisa beli tiket JR Pass diBobobobo sebelum pergi.
JR Pass itu semacam tiket terusan untuk naik kereta api di Jepang. Dengan JR Pass kita bisa mengelilingi berbagai kota di Jepang dengan menggunakan kereta api selama beberapa hari, tergantung paket yang dibeli. Mulai dari 7 hari hingga 14 hari.
Jadi ingat waktu jalan-jalan ke Jepang beberapa waktu lalu, selain ingin merasakan nuansa jamuan minum teh ala Jepang, bersandar di kastil tertua, juga ingin sekali menikmati Shinkansen, kereta api cepat di Jepang.
Beruntung sekali, tiga hal yang saya inginkan ternyata masuk dalam daftar itinerary selama satu minggu mengeksplorasi Jepang, khususnya Wilayah Fukuoka, Pulau Kyusu Jepang.
Shofuen Fukuoka (Foto Ali)

Jamuan Teh (Foto Ali)

Jamuan Teh
Usai istirahat semalam di Fukuoka Washington Hotel saya dan teman-teman diajak ke sebuah bangunan tua berusia puluhan tahun untuk mengikuti jamuan teh yang dikenal dengan Shofuen Fukuoka.
Shofuen Fukuoka sebuah rumah tua yang dibangun awal tahun 1950-an dengan taman asri yang dilengkapi ruang upacara minum teh tersebut sempat direnovasi dan dibuka kembali tahun 2009 sebagai Taman Shofuen.
Taman terletak di daerah Josui, sebuah distrik perumahan elit yang membentang ke selatan dari Tenjin, pusat kota Fukuoka. Shofuen sangat populer sebagai tempat berbagai acara termasuk upacara minum teh dan tempat untuk menikmati wisata taman.
Saat memasuki Shofuen Fukuoka saya merasa sedang memasuki rumah di daerah tebing karena setelah pintu gerbang, pengunjung langsung menaiki tangga batu yang cukup tinggi.
Tiba di ujung tangga, di sebelah kanan tampak sebuah taman Jepang yang sangat indah. Taman tersebut konon mencerminkan citra Suruga Bay dan Mt. Fuji. Hamparan pohon-pohon maple Jepang berusia lebih dari 100 tahun, lentera taman, dan deretan kursi panjang cantik ditata rapi.
Selama hampir dua jam mengikuti upacara minum teh yang diatur sedemikian rupa. Mulai dari cuci kaki, masuk pintu, unggah-ungguh saat berada di ruang minum teh hingga cara minum teh. Semua dilakukan dengan sangat rapi. Benar-benar sangat mengesankan.
Salah Satu Kereta Api di Jepang (Foto Ali)

Bagian dalam Shinkansen yang Sangat Nyaman (Foto Ali)
Shinkansen dan Kastil Kumamoto
Hari berikutnya keinginan naik Shinkansen dan nyender di kastil tertua pun terwujud. Hari kedua saya dan teman-teman diajak mengunjungi Kastil Kumamoto di Kumamoto, salah satu daerah dingin di Pulau Kyusu.
Kami naik Shinkansen dari Shintosu Station menuju Kumamoto. Kurang lebih 15 menit kemudian tiba di  Stasiun Kumamoto. Tahu nggak gaes, jarak tempuh dari Fukuoka menuju Kumamoto itu kurang lebih 113,7 KM atau 1 jam, 45 menit jika ditempuh dengan mobil, tetapi dengan Shinkansen cukup 15 menit saja.
Tiket Shinkansen atau kereta-kereta lain dijual di seluruh stasiun di Jepang. Supaya memudahkan sekarang bisa dijual online, jadi kita bisa beli dari Indonesia. Beli tiket akan lebih murah jika belinya JR Pass, jadi bisa naik kereta apa pun dan kapan pun selama masih dalam waktu paket.
Kami melanjutkan perjalanan dari Shintosu Stasiun menuju Kumamoto dengan mobil. Sebelum masuk kastil kami menggunakan Yukata, pakaian adat jepang. Ah, jadi benar-benar seperti orang Jepang.
Setelah berkeliling sejenak di area cindera mata, saya dan rombongan menapaki jalan menuju gerbang Kastil Kumamoto yang ditumbuhi bunga sakura. Sayang sekali bukan musim semi, jadi tidak bisa melihat keindahan Kastil Kumamoto berselimut Bunga Sakura.
Kastil Kumamoto dibangun dari tahun 1600 hingga tahun 1607 di bawah pengawasan komandan militer yang sangat terkenal, Kiyomasa Kato. Satu zaman dengan periode Toyotomi Hideyoshi. Karena desainnya yang inovatif, Kastil Kumamoto sangat terkenal di Jepang.
Kastil terdiri dari beberapa lantai dan sekarang berfungsi sebagai museum yang memamerkan senjata perang zaman dahulu terutama samurai, peta wilayah kekuasaan jepang, foto-foto dokumentasi, desain konstruksi, silsilah keluarga kerajaan, dan para donatur dalam pembangunan kastil.
Menara utama kastil sempat direkonstruksi pada tahun 1970 karena pernah diserang pada pemberontakan Satsuma pada masa Shogunan. Kastil dikepung selama 53 hari hingga terdapat beberapa bagian yang rusak dan terbakar.
Pada bagian lantai kastil paling atas, wisatawan bisa melihat banyak pemandangan sekeliling kastil yang luar biasa asri. Wisatawan juga bisa melihat sistematika perlindungan kastil yang luar biasa. Mulai dari parit yang dalam, tembok yang tinggi dan curam, tempat pemanah, hingga tempat untuk menjatuhkan batu-batu jika ada pennyusup yang masuk, terlihat jelas dari lantai atas. Konstruksi perlindungan yang luar biasa dan dirancang sangat sistematis.
Setelah puas menyaksikan bangunan saksi sejarah bangsa Jepang tersebut melanjutkan perjalanan menuju Aso menggunakan bus. Tiba di Aso menjelang makan malam.
Aso, salah satu dataran tinggi di Kyusu yang banyak menyimpan wisata air hangat alias onsen. Menjelang tidur, saya sempat merasakan onsennya. Jangan bayangin seperti orang-orang Jepang saat menikmati onsen, ya, saya masih tetap menggunakan celana pendek karena masuk di onsen khusus. Ah, bersyukur sekali rasanya akhirnya bisa menikmati tiga hal yang saya inginkan di Jepang termasuk naik kereta cepat.
Bagi teman-teman yang merasakan naik kereta cepat bahkan putar-putar Jepang naik kereta, buruan saja pesan tiket JR Pass online di Bobobobo, dijamin makin seru wisata ke Jepang.
@KreatorBuku

Kamis, 13 April 2017

Polusi Udara Ada di Mana-Mana, Pengendara Sepeda Motor Perlu Masker



MESKIPUN Bandung sejuk, kalau naik motor mau nggak mau harus tetap pakai masker. Bukan apa-apa, selain motor di Bandung semakin bejibun, knalpot angkot lebih sering ngeluarin asap tebal hingga bikin mata perih dan sesak napas. Saya pakai masker bukan apa-apa, lebih karena menjaga kesehatan saja.
Paparan polusi udara dalam jangka panjang bisa membahayakan kesehatan manusia. Efek awal terpapar polusi udara adalah pusing, sesak napas hingga menimbulkan depresi.
Depresi sendiri bisa terjadi pada siapa pun. Hal ini menyebabkan kerusakan mental dan mempengaruhi kemampuan orang untuk melaksanakan tugas sehari-hari. Sebab, pengidap depresi ditandai dengan perasaan yang menurun seperti muram, sedih sampai perasaan tertekan. Dan untungnya, depresi dapat dicegah.
Untuk mencegah meluasnya depresi ke tengah masyarakat, Portal Otomotif No. 1 di Indonesia, Mobil123.com dan media online lifestyle Otospirit.com mengadakan kegiatan sosial "mask for bikers". 

Kegiatan mask for bikers melibatkan 15 bikers dari lima komunitas sepeda motor (Journalist N-Max Club, Suzuki GSX Club Indonesia, Ninja Injection Owners, Jakarta Max Owner Club, Vario Owner Medias) di persimpangan Buaran, Jakarta Timur, dimulai pukul 16.00 – 17.00 WIB.  Selanjutnya mereka turut membagikan seribu masker kepada para pengguna jalan.
Kondisi ini praktis menimbulkan daya tarik para pemotor dengan menghampiri dan mengambil masker-masker untuk memenuhi kebutuhan mereka dalam berkendaran sepeda motor.
Regia Glamouria selaku Direktur Mobil123.com dan Otospirit.com mengatakan, kegiatan ini untuk menyambut Hari Kesehatan Dunia yang setiap tahunnya pada 7 April diperingati oleh seluruh penduduk bumi. Untuk tahun ini, tema global Hari Kesehatan Dunia adalah “Depression: Let’s Talk”.

“Kami merasa masalah depresi ini menjadi tanggung jawab bersama. Kami telah memutuskan untuk fokus Hari Kesehatan Dunia 2017 dengan menggelar kegiatan yang mengarah pada kesehatan lebih baik dengan membagikan masker kepada pengguna sepedamotor," kata Regia Glamouria di Jakarta, Rabu (12/4/2017).
Menurut Regia, kegiatan ini dilakukan untuk menghindari pengguna sepedamotor terpapar polusi udara yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor, di mana dampaknya akan sangat mengganggu kesehatan di kemudian hari.
"Satu hal yang perlu diingat, polusi udara berpotensi mengacaukan pikiran dan merusak kesehatan manusia. Masker sangat bermanfaat bagi pemotor agar terhindar dari polusi saat berangkar ke sekolah, kampus atau tempat kerja," ucap Regia.
Pada bulan Oktober 2016, World Health Organization (WHO) meluncurkan kampanye satu tahun untuk memastikan banyak orang yang terkena depresi di semua negara harus mendapatkan bantuan. Dengan kegiatan bagi-bagi masker ini tentunya bisa mewujudkan program WHO.
Di 2015, WHO mencatat lebih dari 300 juta orang menderita depresi atau setara dengan 4,4 persen dari populasi dunia. Hampir setengah dari orang-orang ini hidup di wilayah Asia Tenggara dan Kawasan Pasifik Barat. Dan 3 juta kematian per tahun akibat terpapar polusi udara, di mana 90 persen kematian banyak terjadi di negara berkembang.
Di Indonesia, sebanyak 9,1 juta orang menderita depresi atau sekitar 3,7 persen dari populasi. [Mobil123.com & Otospirit.com].
@kreatorBuku

Bercengkrama dengan Ubur-Ubur Cantik di Pulau Kakaban




MENJELAJAH Pulau Derawan, Berau, Kalimantan Timur kurang lengkap jika tidak mengunjungi Pulau Kakaban. Salah satu pulau terbesar dari beberapa pulau yang tersebar di sekitar Pulau Derawan. Luas Pulau Kakaban mencapai 774,2 hektar.
Pulau Kakaban menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara karena sebagian besar wilayahnya berupa danau berair payau. Jadi seolah-olah bagai kolam alam yang sangat besar.
Karena airnya payau, maka sangat cocok untuk tumbuh kembang ubur-ubur yang tidak menyengat. Ubur-ubur, diperkirakan hidup di sana sejak ribuan tahun yang lalu. Ubur-ubur terperangkap dan berevolusi menjadi ubur-ubur yang kita lihat sekarang.
Karena saya dan teman-teman blogger yang kebetulan jalan-jalan bareng ke derawan sudah tak sabar bermain-main dengan ubur-ubur, usai berenang di Gua Halo Tabung Pulau Maratua langsung meluncur menuju Pulau Kakaban. 
Baca: Gua Halo Tabung Pulau Maratua

Speedboat melucur kencang seperti berinternet menggunakan XL karena mendung sudah menggantung di atas awan. Akan tetapi, di tengah jalan speedboat melambatkan lajunya. Seekor ikan Pari Manta melintas di bawah speedboat.
Pari manta adalah spesies ikan pari berukuran paling besar di dunia. Jenis paling besar bisa tumbuh hingga mencapai 7 meter dengan berat lebih dari 2 ton. Tanpa berlama-lama semua mengabadikan pari yang berenang-renang nakal di antara deburan ombak.
Setelah puas, speedboat kembali meluncur dengan kecepatan penuh. Sempat kehujanan di tengah perjalanan, jadi speedboat ditutup terpal. Kurang lebih 30 menit kemudian speedboat merapat di pintu dermaga Pulau Kakaban.
Sebelum berjumpa dengan ubur-ubur saya dan teman-teman sempat makan siang terlebih dahulu di warung depak pintu masuk sambil menunggu gerimis berhenti dan pengunjung sepi.
Baca: Penyu Raksasa dan Taman Laut Derawan


Amazing Kakaban
Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, semua masuk gerbang Pulau Kakaban setelah membeli karcis masing-masing Rp.20.000. Murah sekali, bukan? Hati-hati menginjak tangga masuk menuju Danau Kakaban karena licin.
Entah berapa puluh meter jalanan kayu yang melintang di atas tanah menuju Danau Kakaban, yang jelas, jalan itu dibuat dengan membelah hutan untuk memudahkan wisatawan.
Mata langsung terbuka lebar begitu tiba di dermaga Danau Kakaban. Danau berwarna hijau safir membentang luas itu benar-bener bikin tarik napas dalam-dalam. Beberapa jenak, dada saya sesak saking takjubnya dengan kuasa Allah yang satu ini.
Setelah memakai pelampung saya dan teman-teman blogger terjun ke Danau Kakaban dan benar-benar bercanda sepuasnya dengan binatang berkontur bening bagai agar-agar itu.
Ya Allah, ada rasa bahagia, haru, dan sebagainya bercampur aduk berkecamuk dalam dada. Kuasa Allah benar-benar tak ada kiranya. Merasakan bagaimana sepi sekaligus riuhnya hidup di dalam danau. Rasanya ingin selamanya tinggal di sana andai saja tak diajak pulang Bang Hasan yang mengantar kami selama di Derawan.
Baca: Diserbu Ikan Cantik Derawan




Ada berbagai macam ubur-ubur dapat ditemukan di Danau Kakaban. Tidak seperti ubur-ubur lainnya, ubur-ubur di sana tidak beracun dan menyengat. Tanpa perlu alat menyelam seperti snorkling pun kita bisa melihat ubur-ubur berenang cantik di tepian Danau Kakaban.
Ada beberapa jenis ubur-ubur yang hidup di sana. Sebut saja misalnya ubur-ubur bulan atau Aurelia Aurita yang memiliki garis tengah antara 5 sampai 50 cm dan bentuknya seperti piring transparan.
Kemudian ada Cassiopeia Ornata, ubur-ubur yang banyak terlihat di dasar danau dalam posisi terbalik. Tentakel ubur-ubur ini diarahkan menghadap sinar matahari supaya alga simbiotik yang berada di tentakelanya dapat berfotosintesis. Ukurannya antara 15 sampai 20 cm.
Selain itu, ada Mastigias Papua atau ubur-ubur totol, ubur-ubur yang paling banyak terlihat di danau. Ubur-ubur ini memiliki garis tengah lingkaran antara 1 sampai 20 cm.
Terakhir Tripedalia Cystophera, jenis ubur-ubur yang ukurannya lebih kecil. Jenis ini agak sulit ditemukan karena bentuknya yang lebih kecil dari pada tiga jenis ubur-ubur lainnya. Ukurannya agak kotak dan besarnya seluas jari telunjuk, antara 7 sampai 10 mm.
Karena keragaman dan adanya biota laut yang unik ini, Pulau Kakaban pada tahun 2004 lalu ditetapkan sebagai sebagai Kawasan Konservasi Laut Daerah melalui Keputusan Bupati Berau Nomor 70 Tahun 2004. Mau bercengkerama dengan ubur-ubur? Datang saja ke Danau Kakaban. Jangan lupa bawa kartu dari operator yang internetnya murah dan kencang seperti XL, supaya bisa update status dan unggah video dari sana.
@KreatorBuku

Jumat, 07 April 2017

Cheria Halal Holiday Ngadain Lomba Berhadiah Wisata Gratis ke Pulau Weh Aceh



PERASAAN baru kemarin saya ikutan lomba yang diadakan Cheria Wisata Tour Travel dan alhamdulillah, bisa jalan-jalan gratis ke Pulau Derawan. Eh, sekarang sudah ada lomba lagi. Sebelumnya, hadiah yang diberikan jalan-jalan gratis ke China, Raja Ampat, terus Pulau Derawan. Kali ini hadiah utamanya Paket Tour Halal ke Pulau Weh, Provinsi Aceh dan mendapatkan uang saku Rp.500rb untuk 3 orang pemenang. Mau banget kan ke pulau cantik itu! 
Penasaran ingin wisata halal gratis ke Sabang dan Pulau Weh? Coba baca aturan lomba dan ikut lombanya, yesss!

TEMA: “ LIBURAN LEBARAN BERSAMA KELUARGA”

SYARAT :
1.  Peserta adalah WNI (Warga Negara Indonesia) asli berusia minimal 15 tahun dan berdomisili di Indonesia maupun luar negeri.
2.  Peserta bukan karyawan maupun anggota keluarga karyawan Cheria Halal Holiday (Peserta Umum)
3.  Blog yang boleh mengikuti lomba harus sudah memiliki minimal 5 postingan di blognya.
4.  Peserta boleh menggunakan semua jenis platform (kompasiana, blogdetik, wordpress, blogspot, blog pribadi, tumblr.

KETENTUAN:
1. Setiap artikel mengandung minimal 600 kata
2. Artikel yang diikutsertakan menggunakan bahasa Indonesia. Bahasa Inggris dapat menjadi konten pelengkap.
3. Artikel harus menggunakan bahasa yang menarik dan komunikatif dengan alur yang mudah dimengerti.
4. Konten artikel tidak boleh mengandung unsur pornografi, pornoaksi, dan SARA, serta bukan hasil plagiat.
5. Setiap peserta diperbolehkan mengikuti lebih dari 1 topik tulisan dengan cerita berisi tentang pengalaman pribadi maupun berupa informasi. Namun hanya berhak atas 1 hadiah.
6. Setiap artikel wajib menuliskan tentang topik ini:
   Pentingnya pemilihan travel yang mensupport wisata halal     
   Pentingnya menu halal dalam wisata halal
   Adanya fatwa MUI tentang wisata halal
7. Setiap artikel wajib memberikan kata kunci : liburan lebaran, liburan akhir tahun, cheria halal wisata, dan wisata halal.

PERIODE
7 April-7 Mei 2017.

PENJURIAN
1.  Para pemenang akan dipublikasikan melalui blog dan akun media sosial Cheria Holiday pada tanggal 19 Mei 2017.
2.  Keputusan dewan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
3.  Tidak diperkenankan melakukan surat-menyurat baik digital (email) maupun bentuk lainnya dengan juri lomba.

HADIAH
1.  Hadiah untuk 3 orang pemenang utama adalah Paket Tour Halal ke Pulau Weh plus uang saku @Rp. 500.000. Waktu keberangkatan insyAllah setelah lebaran dan menyesuaikan dengan jadwal dari Cheria Halal Wisata.
2.  Pemenang ke-4 berhak mendapatkan uang tunai 1 juta rupiah.
3.  Pemenang ke-5 berhak mendapatkan uang tunai 750 ribu rupiah.
4.  Pemenang ke-6 berhak mendapatkan uang tunai 500 ribu rupiah.
5.  Pemenang ke-7 berhak mendapatkan uang tunai 250 ribu rupiah.
6.  20 Pemenang berikutnya akan berhak mendapatkan 1 buah kaos Cheria Halal Holiday.

KRITERIA PENILAIAN:
1.  Ide, kreatifitas, dan originilitas konten
2.  Kesesuaian dengan tema
3.  Memenuhi syarat dan ketentuan lomba
JURI
Tim Cheria Halal Holiday

NOTE
Peserta diperkenankan mengirimkan komentar dan pertanyaan via Fanpages lomba

Lebih lengkapnya, cek info Lomba Artikel Cheria Halal

Selamat Berlomba

@KreatorBuku

Sabtu, 01 April 2017

Laut Hijau Tosca dan Gua Misterius di Pulau Maratua


SETELAH puas seharian menikmati kekayaan alam bawah laut di sekitar Pulau Derawan, pagi-pagi usai sarapan Bang Hasan sudah menjemput kami untuk menikmati keindahan pulau-pulau lain di sekitar Pulau Derawan, salah satunya adalah Pulau Maratua.
Perjalanan naik speedboat dari Pulau Derawan ke Pulau Maratua memerlukan waktu kurang lebih satu jam, buat traveler yang jarang naik speedboat kayak saya perlu persiapan yang cukup.
Selama dalam perjalanan Bang Hasan cerita, dulu waktu masih pakai kapal, perjalanan menuju Pulau Maratua bisa 1.5 – 2 jam tergantung cuaca. Sekarang cukup  1 jam sampai. Bang Hasan juga pesan kalau bisa traveling ke Pulau Maratua atau pulau-pulau sekitar Pulau Derawan jangan bawa anak di bawah 12 tahun.
Dulu pernah ada wisatawan bawa anak yang masih minum susu, mungkin usianya kurang dari 3 tahun. Begitu kembali ke Pulau Derawan badannya panas. Selain karena cuaca di tengah laut yang kadang tak terduga juga karena ketakutan saat naik speedboat.
Ah, untungnya kami berlima; saya, Khairulleon, Evrina, Oka, dan Setpi sudah lebih dari 17 tahun, jadi aman-aman saja menjelajah Pulau Maratua. Walau sejujurnya deg-degan juga.
Bagaimana tidak deg-degan? Speedboat melaju dengan kecepatan tidak kurang dari 40 km/jam, kita duduk di atas speedboat yang jaraknya dari permukaan laut hanya beberapa senti sambil terpontang-panting saat ombak besar. Bayangkan kalau terjadi sesuatu? Di tengah laut, Bro. Makanya perlu guide yang berpengalaman.

Terpikat Hijau Tosca
Setelah menerjang ombak, akhirnya speedboat merapat ke dermaga Maratua Paradise Resort. Sebuah resort dengan air laut hijau tosca bagai pualam. Ya ampun, saya sampai ternganga.
Sudah lama saya mendengar keindahan Maratua Paradise Resort dan baru kali ini benar-benar melihatnya dengan mata kepala sendiri. Sebuah resort cantik di atas pantai jernih.
Gerbang Maratua Paradise Resort adalah sebuah dermaga kayu dengan kursi-kusri di atasnya, dari sana kita bisa melihat pemandangan laut yang amat luas. Kita bisa bersantai menikmati angin laut yang sepoi-sepoi sambil menunggu sunset atau menyapa ikan-ikan yang berenang bebas di bawah dermaga.
Ada sebuah restoran yang siap melayani pengunjung, kapan pun pengunjung ingin menikmati segelas teh, kopi, camilan atau makan berat. Sebetulnya saya ingin sekali terjun dan bermain bersama ikan-ikan dan kura-kura yang ada di sana, apa daya harus segera meninggalkan resort dan melanjutkan perjalanan berikutnya.
Maratua Paradise Resort sendiri terbagi menjadi dua. Pertama adalah Beach Villa yang berlokasi di darat, tak jauh dari pantai. Kedua adalah Water Villa yang langsung berada di atas laut. Kebayangkan tidur di temani deburan suara ombak?






Gua Biru Safir
Setelah menikmati keindahan pesona Maratua Paradise Resort, saya dan teman-teman blogger meluncur menuju gua misterius yang ada di Pulau Maratua, namanya Gua Halo Tabung.
Speedboat kembali meluncur dan meninggalkan Maratua Paradise Resort. Kurang lebih 10 menit kemudian berhenti di dermaga kecil yang menjadi pintu masuk Gua Halo Tabung.
Setelah membeli tiket, saya dan teman-teman menelusuri jalan setapak menuju Gua Halo Tabung. Saya pikir Gua Halo Tabung itu menyusuri gua yang bentuknya tabung, ternyata bongkahan kolam kira-kira berukuran 10 meter persegi dengan kedalam mencapai 17 meter. Syeremmm!
Saya sempat melongo melihat ke bawah. Saya nggak mungkin terjun langsung tanpa pengaman. Karena belum yakin, saya masuk Gua Halo Tabung melalui mulut gua yang ada di bawah.



Gua Halo Tabung dahulu bernama Gua Haji Mangku karena Haji Mangkulah yang menemukan gua misterius ini. Diberi nama Gua Halo Tabung karena bentuknya seperti tabung.
Satu persatu kemudian melompat masuk Gua Halo Tabung. Tanggung sudah ada di sini, saya pun akhirnya ikut terjun, walau terus terang sangat takut. Bagaimana kalau tiba-tiba ada yang menyeret kaki ke bawah? Bagaimana kalau tiba-tiba kaki kram ... ah, untunglah, pesona warna biru safir air Gua Halo Tabung lebih memikat dibanding pikiran-pikiran nggak jelas itu. Akhirnya ... burrr, saya pun lompat mengikuti teman-teman blogger yang sudah lompat lebih dulu.
@KreatorBuku
Sumber foto:
Dok.pri
Khaerulleon
Evrina

Kamis, 30 Maret 2017

Cara Menerbitkan Buku di Penerbit Buku Kompas Gramedia



SIAPA yang punya naskah buku dan mau diterbitkan di Penerbit Buku Kompas Gramedia? Pasti banyak yang mau neh, kalau saya kasih tahu caranya. Karena, ternyata caranya sangat mudah, hehehe.
Teman-teman tahu, kan, Penerbit Buku Kompas berdiri pada 15 Oktober 1999 dan merupakan bagian dari harian Kompas. Penerbit Buku Kompas menerbitkan genre-genre buku fiksi dan nonfiksi untuk target pembaca dewasa muda dan dewasa.
Nah, jika teman-teman punya karya dengan tema menarik, kekinian, dan orisinal (bukan jiplakan/plagiat), jangan ragu-ragu mengirimkan naskahnya ke Penerbit Buku Kompas! Sebelum kirim, coba perhatikan baik-baik syaratnya, ya.

Ketentuan umum untuk pengumpulan naskah fiksi ataupun nonfiksi:
1.  Ukuran font 12 pt dan spasi 1,5. Tebal naskah 100-200 halaman A4 (untuk fiksi ataupun nonfiksi)—tebal halaman bisa lebih dari jumlah yang telah disebutkan asalkan tak berlebihan.
2.  Tema naskah akan dipertimbangkan selama bukan plagiat; tidak menimbulkan problem SARA; dan/atau menyinggung pornografi.

Apa saja yang perlu dikirimkan?
1). 1 kopi printout naskah utuh/lengkap (bukan naskah yang setengah selesai, bukan hanya cuplikan naskah) yang sudah dijilid agar tidak tercecer.
2). Sinopsis naskah (maksimal 500 kata).
3). Uraian singkat mengenai: keunggulan naskah, target pembaca, dan buku sejenis yang menjadi kompetitor/referensi. Singkat saja, maksimal 500 kata.
4). Data diri penulis (nama lengkap, alamat domisili, nomor telepon/HP, dan alamat e-mail yang aktif/bisa dihubungi) dan judul buku yang pernah diterbitkan (jika ada).
5). Cantumkan jenis naskah Anda (fiksi/nonfiksi, remaja/dewasa, dan sebagainya) di sudut kiri atas.

Setelah diterima redaksi, naskah akan ditimbang selama sekitar 2 bulan. Harap maklum, mengingat banyaknya naskah yang masuk. Naskah yang belum bisa diterbitkan dapat diambil di kantor Penerbit Buku Kompas dalam hari dan jam kerja. Redaksi tidak akan memberikan review khusus/personal untuk naskah yang dikembalikan.
Penerbit tidak memungut bayaran kepada penulis yang ingin menerbitkan naskahnya.

Ayo kirimkan naskah Anda ke:
Redaksi Penerbit Buku Kompas
Jalan Palmerah Selatan 26-28
Jakarta 10270
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi hotline kami di (021)53670882 atau e-mail ke buku@kompas.com. Selamat menerbitkan buku. Semoga dimudahkan!

(sumber: kompas)
@KreatorBuku

Rabu, 29 Maret 2017

17 Kata Baru dan Unik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia


KAMUS Besar Bahasa Indonesia, sebagai salah satu rujukan dalam menulis dan berbicara yang benar dalam Bahasa Indonesia, baru-baru ini menambah 17 kosa kata baru dan unik. Kata-kata baru ditambahkan seiring dengan berkembangnya kata-kata baru dalam media sosial.
Mungkin pernah dengar kata Pramusiwi? Pranala? Gawai? Kata-kata tersebut adalah kata-kata baru di Bahasa Indonesia, yang muncul bersamaan dengan era teknologi saat ini. Kata-kata tersebut digunakan untuk menggantikan kebiasaan kita menggunakan Bahasa Inggris.
Kata seperti Unduh yang menggantikan kata Download, Unggah yang menggantikan  kata Upload, Simpan yang menggantikan kata Save, dan Potong yang menggantikan Cut, sudah sering kita gunakan dalam penggunaan teknologi.
Selain kata-kata tersebut, ternyata masih banyak lagi kata-kata lain yang perlu kita ketahui. Kata-kata tersebut antara lain;
1). Gawai
Gawai adalah kata yang digunakan untuk menggantikan kata Gadget. Jangan terkejut, karena gawai juga memiliki arti sebagai perkakas atau alat.
Ponsel, laptop, tab, komputer dan sebagainya secara tidak langsung juga berupa alat atau perkakas. Kata Gadget, atau sering dieja gejed, sudah terlalu terbiasa diucapkan oleh masyarakat Indonesia. Saat ini, media cetak dan daring nasional sudah mulai menggunakan kata Gawai untuk menggantikan Gadget.
2). Pramusiwi
Masih terbiasa menyebut kata babysitter untuk penjaga dan pengasuh bayi? Dalam Bahasa Indonesia, babysitter berarti Pramusiwi, jadi pakailah kata-kata pramusiwi untuk pengasuh bayi, jangan lagi pakai babysitter.
3). Tetikus
Kata ini memang agak menggelikan, tetapi kata ini diputuskan untuk dimasukan ke dalam KBBI. Tetikus itu artinya mouse. Coba arahkan kursor tetikus ke sudut kiri atau ke sudut kanan, lalu klik!
4). Warganet
Warganet muncul untuk menggantikan kata Netizen. Sebelumnya, kata Netizen juga muncul sebagai plesetan dari kata Citizendi internet. Jadi, siap-siap mendirikan RW (Rukun Warganet) di grup Facebook, ya. Semoga tidak terkesan dipaksakan.
5). Pranala
Kata Pranala muncul untuk menggantikan kata Hyperlink atau Link, yang sudah terbiasa disebut dalam bahasa IT.
6). Daring dan Luring
Daring muncul untuk menggantikan online. Daring juga akronim dari dalam jaringan. Sedangkan Luring adalah akronim dari luar jaringan muncul untuk menggantikan kata offline.
7). Swafoto
Swafoto berarti foto sendiri, atau mengambil foto dengan usaha sendiri. Kata ini muncul untuk menggantikan kata selfie.
8). Peladen
Mirip profesi seseorang yang bertugas untuk meladeni. Faktanya kata peladen muncul untuk menggantikan kata server. Jadi kalau mau jaringan internet lancar sebaiknya punya peladen yang kapasitasnya besar.
9). Komedi Tunggal
Frase ini muncul untuk menggantikan frase stand up comedy yang sebenarnya kalau dialihbahasakan menjadi komedi berdiri. Boleh juga.
10). Saltik
Seperti daring dan luring, kata Saltik juga merupakan akronim, yang berarti Salah Ketik. Langsung tahu kan, kata ini untuk menggantikan kata apa?
11). Derau
Noise yang sebenarnya berarti ribut, sering pula digunakan untuk suara yang tidak diperlukan dalam satu rekaman suara atau video. Kata noise itu digantikan oleh kata Derau.
12). Pratayang
Masih sering menggunakan kata Preview? Silakan, mulai sekarang gantikan dengan kata Pratayang.
13). Hektare
Ini sebenarnya kata lama hektar, perbedaannya hanya ada tambahan huruf 'e', untuk kata ini tetap ditulis dan tetap dibaca.
14). Portofon
Kata ini muncul untuk menyebut Handy Talkie (atau HT) dalam bahasa Indonesia.
15). Mangkus dan Sangkil
Mangkus berarti efektif, sangkil berarti efisien, jadi Mangkus dan Sangkil berarati efektif dan efisien. Begitu saja singkatnya.
16). Narahubung
Kata ini digunakan untuk menggantikan frasa contact person.
17). Pelantang
Kata ini digunakan untuk menggantikan kata Microphone.
Masih banyak kata lainnya, yang masih belum dikenal luas dan digunakan warga Indonesia seluruhnya. Beberapa ahli bahasa, media, penulis, wartawan, dan pengguna bahasa lainnya sudah mulai menggunakannya. Yuk, kita mulai dari sekarang!
@KreatorBuku

Kamis, 23 Maret 2017

Mau Backpacker Pakai Mobil Bareng Keluarga? Jangan Lupa 5 Barang Ini



SEJAK anak-anak sudah bisa diajak pergi jauh, saya dan Bunyang selalu menyempatkan diri meluangkan waktu mengajak mereka backpackeran. Bukan backpackeran yang benar-benar ngebolang sih, melainkan pergi dengan mobil keluar kota lebih dari tiga (3) hari.
Terakhir backpackeran beberapa waktu lalu keliling Kota Garut Jawa Barat. Dekat dengan Bandung (tempat tinggal kami), tetapi tetap seru karena selama backpackeran mengunjungi beberapa tempat seru. Sebut saja misalnya Candi Cangkuang yang berada di tengah pulau dan untuk menuju ke sana harus nmenyeberangi situ dengan perahu tradisional. Kampung Naga yang eksotik dan masih menjunjung adat istiadat tanah Sunda. Menelusuri beberapa situs dan pantai indah di Kota Garut. Semua membuat anak-anak takjub dan bungah.
Selama beberapa hari menjelajah bersama-sama membuat keluarga kecil saya makin terlihat dinamika dan keeratannya. Bahkan, sejak membuat rencana pun dinamika sudah terasa. Mulai dari tempat yang ingin dituju, waktu yang akan ditempuh, hingga apa saja yang akan dibawa. Meski pun terkadang bukan sesuatu yang krusial, menyiapkan barang bawaan ternyata penting untuk direncanakan.
Belajar dari beberapa kali backpacker, paling tidak ada lima (5) barang yang tak boleh ketinggalan saat backpackeran dengan mobil selain perlengkapan pribadi seperti baju dan obat-obatan.


1). Ban Serep
Meski pun ban mobil sudah diperiksa saat mobil dicek dan diservis di bengkal, ban serep harus tetap bawa. Pengalaman saat backpackeran pertama kali ada satu mobil bawa satu keluarga yang terkatung-katung di tengah jalan. Ban mobil mereka bocor, sementara di sekitar tidak ada tungkang tambal atau bengkel buka. Mau tidak mau mereka cari pom bensin terdekat untuk istirahat.
Saya tidak bisa membayangkan jika itu terjadi pada saya, bisa-bisa anak-anak ketakutan dan tidak mau backpackeran lagi, kan bahaya. Padahal niat backpakeran selain melatih mereka tangguh di jalan juga supaya mereka tambah wawasan.
Bawa ban serep nggak usah banyak-banyak, satu (1) ban cukup kok, jadi tidak memberatkan. Dengan membawa ban serep, saya jamin perjalanan jadi makin terasa lebih nyaman.


2). Galon Air
Meski pun kita bisa membeli air mineral di mana pun, saya lebih memilih membawa galon air minum ukuran 19 liter. Air sangat diperlukan selama dalam perjalanan. Dengan menyediakan air yang cukup, anak-anak bisa kapan pun mengambil air, sehingga mereka merasa nyaman saat dalam perjalanan.
Selain galon air, setiap orang harus disediakan tambler, dan alat pompa air yang portable supaya ketika sewaktu-waktu mau ambil air tinggal buka tutup galon dan pompa air ke dalam tambler. 


3). Sleeping Bag
Selama ini, setiap backpackeran saya tidak pernah merencanakan tidur di hotel kecuali hari terakhir sebelum kembali, jadi penting banget menyediakan sleeping bag. Kalau pun harus menginap di penginepan, sleeping bag tetap dibutuhkan.
Selama beberapa kali backpackeran, sering sekali tidur di masjid, rumah penduduk, taman bacaan masyarakat, atau dekat pantai yang aman dan nyaman untuk istirahat.
Bukan tidak mau tidur di hotel, namanya backpackeran kita harus berusaha menjalankan perjalanan apa adanya. Toh tetap, ada saatnya nginap di hotel nyaman dan mewah, hehehe.


4). Tenda
Selain sleeping bag, kita juga perlu bawa tenda. Seperti yang saya ceritakan di atas, kita bisa tidur di mana pun, makanya perlu tenda yang sewaktu-waktu dibutuhkan bisa langsung dipasang.
Namanya backpackeran pakai mobil, apalagi dengan jarak perjalanan yang panjang, pasti bisa kapan pun kantuk menyerang. Dengan membawa tenda kita tidak perlu mendadak cari penginapan hanya untuk menutup mata sejenak.
Usahakan, tenda yang dibawa cukup untuk tidur satu keluarga, jadi cukup bawa satu tenda saja. Kan kita mau backpackeran bukan mau kemping ke gunung, hehehe.


5). GPS
Nah, ini barang paling wajib dan nggak boleh ketinggalan. Kalau barang ini ketinggalan bisa-bisa kita lelah di jalan karena tujuan yang kita tuju nggak sampai-sampai. Apalagi kalau bukan GPS alias Global Positioning System. GPS tracking system sekarang ini sangat banyak macamnya, kita bisa pilih sesuai keinginan kita.
Harga GPS tracking system juga bervariasi, mulai dari harga ratusan ribu hingga jutaan ada, tinggal pilih sesuai dengan kebutuhan. Saya sih, pakai yang standard saja, yang penting akurasinya tepat.
Benaran lho, GPS sangat membantu saat backpackeran dengan mobil karena tidak semua tempat sesuai seperti yang ada dalam peta. Ada saja tempat-tempat yang kita tuju, ternyata jauh dari perkiraan yang ada dalam peta. Ujung-ujungnya pasti mengandalkan GPS.
Mau backpackeran bareng keluarga pakai mobil seperti saya? Yuk bareng! Jangan lupa, lima (5) barang yang harus dibawa, yesss! Selamat Backpackeran.
@KreatorBuku

Blog Archive

Komentar