Kamis, 23 Maret 2017

Mau Backpacker Pakai Mobil Bareng Keluarga? Jangan Lupa 5 Barang Ini



SEJAK anak-anak sudah bisa diajak pergi jauh, saya dan Bunyang selalu menyempatkan diri meluangkan waktu mengajak mereka backpackeran. Bukan backpackeran yang benar-benar ngebolang sih, melainkan pergi dengan mobil keluar kota lebih dari tiga (3) hari.
Terakhir backpackeran beberapa waktu lalu keliling Kota Garut Jawa Barat. Dekat dengan Bandung (tempat tinggal kami), tetapi tetap seru karena selama backpackeran mengunjungi beberapa tempat seru. Sebut saja misalnya Candi Cangkuang yang berada di tengah pulau dan untuk menuju ke sana harus nmenyeberangi situ dengan perahu tradisional. Kampung Naga yang eksotik dan masih menjunjung adat istiadat tanah Sunda. Menelusuri beberapa situs dan pantai indah di Kota Garut. Semua membuat anak-anak takjub dan bungah.
Selama beberapa hari menjelajah bersama-sama membuat keluarga kecil saya makin terlihat dinamika dan keeratannya. Bahkan, sejak membuat rencana pun dinamika sudah terasa. Mulai dari tempat yang ingin dituju, waktu yang akan ditempuh, hingga apa saja yang akan dibawa. Meski pun terkadang bukan sesuatu yang krusial, menyiapkan barang bawaan ternyata penting untuk direncanakan.
Belajar dari beberapa kali backpacker, paling tidak ada lima (5) barang yang tak boleh ketinggalan saat backpackeran dengan mobil selain perlengkapan pribadi seperti baju dan obat-obatan.


1). Ban Serep
Meski pun ban mobil sudah diperiksa saat mobil dicek dan diservis di bengkal, ban serep harus tetap bawa. Pengalaman saat backpackeran pertama kali ada satu mobil bawa satu keluarga yang terkatung-katung di tengah jalan. Ban mobil mereka bocor, sementara di sekitar tidak ada tungkang tambal atau bengkel buka. Mau tidak mau mereka cari pom bensin terdekat untuk istirahat.
Saya tidak bisa membayangkan jika itu terjadi pada saya, bisa-bisa anak-anak ketakutan dan tidak mau backpackeran lagi, kan bahaya. Padahal niat backpakeran selain melatih mereka tangguh di jalan juga supaya mereka tambah wawasan.
Bawa ban serep nggak usah banyak-banyak, satu (1) ban cukup kok, jadi tidak memberatkan. Dengan membawa ban serep, saya jamin perjalanan jadi makin terasa lebih nyaman.


2). Galon Air
Meski pun kita bisa membeli air mineral di mana pun, saya lebih memilih membawa galon air minum ukuran 19 liter. Air sangat diperlukan selama dalam perjalanan. Dengan menyediakan air yang cukup, anak-anak bisa kapan pun mengambil air, sehingga mereka merasa nyaman saat dalam perjalanan.
Selain galon air, setiap orang harus disediakan tambler, dan alat pompa air yang portable supaya ketika sewaktu-waktu mau ambil air tinggal buka tutup galon dan pompa air ke dalam tambler. 


3). Sleeping Bag
Selama ini, setiap backpackeran saya tidak pernah merencanakan tidur di hotel kecuali hari terakhir sebelum kembali, jadi penting banget menyediakan sleeping bag. Kalau pun harus menginap di penginepan, sleeping bag tetap dibutuhkan.
Selama beberapa kali backpackeran, sering sekali tidur di masjid, rumah penduduk, taman bacaan masyarakat, atau dekat pantai yang aman dan nyaman untuk istirahat.
Bukan tidak mau tidur di hotel, namanya backpackeran kita harus berusaha menjalankan perjalanan apa adanya. Toh tetap, ada saatnya nginap di hotel nyaman dan mewah, hehehe.


4). Tenda
Selain sleeping bag, kita juga perlu bawa tenda. Seperti yang saya ceritakan di atas, kita bisa tidur di mana pun, makanya perlu tenda yang sewaktu-waktu dibutuhkan bisa langsung dipasang.
Namanya backpackeran pakai mobil, apalagi dengan jarak perjalanan yang panjang, pasti bisa kapan pun kantuk menyerang. Dengan membawa tenda kita tidak perlu mendadak cari penginapan hanya untuk menutup mata sejenak.
Usahakan, tenda yang dibawa cukup untuk tidur satu keluarga, jadi cukup bawa satu tenda saja. Kan kita mau backpackeran bukan mau kemping ke gunung, hehehe.


5). GPS
Nah, ini barang paling wajib dan nggak boleh ketinggalan. Kalau barang ini ketinggalan bisa-bisa kita lelah di jalan karena tujuan yang kita tuju nggak sampai-sampai. Apalagi kalau bukan GPS alias Global Positioning System. GPS tracking system sekarang ini sangat banyak macamnya, kita bisa pilih sesuai keinginan kita.
Harga GPS tracking system juga bervariasi, mulai dari harga ratusan ribu hingga jutaan ada, tinggal pilih sesuai dengan kebutuhan. Saya sih, pakai yang standard saja, yang penting akurasinya tepat.
Benaran lho, GPS sangat membantu saat backpackeran dengan mobil karena tidak semua tempat sesuai seperti yang ada dalam peta. Ada saja tempat-tempat yang kita tuju, ternyata jauh dari perkiraan yang ada dalam peta. Ujung-ujungnya pasti mengandalkan GPS.
Mau backpackeran bareng keluarga pakai mobil seperti saya? Yuk bareng! Jangan lupa, lima (5) barang yang harus dibawa, yesss! Selamat Backpackeran.
@KreatorBuku

16 komentar:

  1. Pergi ke Pahawang bareng kakak ipar, mobilnya juga pakai GPS, seneng deh nggak nyasar.

    BalasHapus
  2. Nah setuju, GPS pantang ketinggalan. In case nggak nemu warga untuk ditanyain arah. GPS pasti membantu banget.

    BalasHapus
  3. tapi kadang gps nih kadang rada menyesatkan gt. kadang sih tapiii wkwkwkw

    BalasHapus
  4. Aku belum punya tenda sampe sekarang. Pingin banget punya....

    BalasHapus
  5. setuju banget deh bawa persedian air apalagi bawa anak2 :)
    Untuk gps jg sangat membantu biar hak tersesat hehehe

    BalasHapus
  6. Pernah nyesel berat2 bawa sleeping bag pas backpackeran ke salah satu gunung di jabar. Eh taunya saya dan teman2 dapat tempat camp di puncak yg hangat.. Otomatis tidur gak ngumpet di balik sleepingbag. Eh tapi setelah masuk tenda akhirnya sleepingbag kepake juga buat bantal XD jadi kata nyeselnya ditarik lagi. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Xixixixi, tetap bermanfaat yesss

      Hapus
  7. wew ini backpacker ala petualang ya judulnya, suka banget deh kalo nenda :D

    BalasHapus
  8. Kami belum pernah bawa galon, sih. Tapi bawa botol minum memang wajib. Biasanya masing-maisng bawa 1 botol yang isinya minimal 1 liter

    BalasHapus
  9. Aduh, kepingin banget piknik sama anak-anak bawa tenda. Biar mereka makin cinta tanah air he he

    BalasHapus

Ditunggu Komentarnya Teman-Teman

Blog Archive

Komentar