SEJAK Samsung mengeluarkan type A, saya beneran tergoda untuk memiliki salah satu typenya, terutama Samsung A50. Samsung Galaxy  A50 selain menjadi handphone triple kamera dengan harga termurah juga menawarkan beberapa fitur unggulan yang biasa terpasang di perangkat flagship.
Sebut saja misalnya sensor sidik jari optik yang berada di bawah layar, kemudian layar Super AMOLED, dan yang paling menggoda saya ada tiga kamera belakang. Tak kalah menggoda, dalamannya disokong chipset Exynos 9610.
Keunggulan chipset Exynos 9610, antara lain membuat kamera yang terpasang mampu merekam dalam gerakan lambat hingga 480 fps (frame per detik), Full HD (1080p) dan 120 fps pada resolusi 4K yang mumpuni. Kebayang kan, bagaimana hasil foto dan video yang kita buat?
Apa lagi keunggulan Samsung Galaxy A50? Lebih lengkapnya, berikut ulasan lengkap yang saya buat setelah menggunakannya.

Desain dan Layar
Desan dan layar Galaxy A50 sangat mirip dengan A30, yaitu menggunakan layar Full HD+ (2340 x 1080) Super AMOLED Infinity-U 6,4 inci. Jadi terasa sedikit besar, terutama ketika meraih keseluruhan area. Tetapi, jangan khawatir, saat menggenggam A50 tidak perlu repot mengatur tangan untuk menggunakan sensor sidik jari karena sensor sidik jari optik terpasang di layar.
Pada layar ada lekukan kecil di bagian atas, Samsung menyebutnya layar Infinity-U atau waterdrop notch. Pada bagian inilah ditempatkan kamera selfie bersama dengan sensor lainnya.


Desain Galaxy A50 sendiri menurut saya cukup ramping, cuma 7,7mm, dengan jack headphone 3.5mm dan USB-C di bagian bawah. Kemudian ada tombol power dan volume di samping.
Meskipun bingkainya terlihat seperti aluminium dan bagian belakangnya menyerupai kaca, ternyata bukan alumunium atau kaca, melainkan masih menggunakan bahan Polimer. Supaya layarnya awet, layar dilapisi Gorilla Glass 5 di bagian depan. Galaxy A50 menyediakan empat pilihan warna, yakni warna black, white, blue dan coral.

Hardware dan Performa
Seperti yang saya ceritakan di atas, Samsung Galaxy A50, tenaganya disokong dengan chipset Exynos 9610. Exynos 9610 mempunyai konfigurasi Octa-core, kombinasi empat inti Cortex-A73clock dengan speed 2,3 GHz serta empat inti Cortex-A53 dengan clock speed 1,6 GHz.
Empat core efisiensi Cortex A53 yang memiliki clock 1.7GHz, membuat Galaxy A50 tidak menyedot daya saat tidak melakukan aktivitas yang berlebihan. Kemudian ada GPU MP3 Mali G72 yang menangani grafis.
Dengan Exynos 9610, kita bisa melakukan banyak kegiatan dengan mudah. Seperti main game, bersosmed, edit video, dan sebagainya.
Galaxy A50 menyediakan varian yang memiliki RAM 4GB untuk ROM 64GB dan varian RAM 6GB untuk ROM 128.


Performa baterai Galaxy A50 sesuai dengan apa yang saya harapkan. Dengan menggunakan baterai 4.000 mAh, baterai Galaxy A50 mampu bertahan sehari penuh dengan berbagai aktifitas. Aktivitas bermain game, media sosial, streaming musik, dan streaming film.
Untuk pengisian baterai, Galaxy A50 sudah menggunakan fitur Fast Charging 15 watt. Waktu yang dibutuhkan untuk pengisian baterai 1% – 100% sekitar 2 jam 31 menit.

Kamera
Galaxy A50 sebagai handphone triple kamera dengan harga termurah hadir dengan pengaturan tiga kamera belakang yang mencakup lensa utama 25MP,[2]  lensa ultra wide 8MP (sudat pandang 123 derajat), dan sensor Bokeh 5MP. Ini mirip dengan Galaxy A7, hanya saja kamera utamanya memiliki sensor 25MP, bukan sensor 24MP. Kualitas hasil gambar atau foto yang dihasilan dari keduanya sama saja.
Jadi ingat Xiomi Redmi 4a yang sebelumnya saya pakai, kamera yang tertanam hanya 13MP saja hasil jepretan dan rekaman videonya saja sudah sangat bagus, apalagi kalau sampai 25MP coba?
Balik ke Galaxy A50, aplikasi kamera pada Galaxy A50 mengemas sejumlah fitur, seperti Live Fokus (mode bokeh), mode Pro, slow motion, opsi perekaman video hyperlapse, dan beberapa fitur yang sering ada di aplikasi kamera khas samsung type lainnya.
Kamera utama mengambil foto yang bagus dalam cahaya alami yang cukup, tetapi ada noice dalam pengambilan cahaya rendah. Detail menjadi buram dalam kondisi cahaya rendah, dan jika ada terlalu banyak lampu di sekitar objek, hasil foto menjadi sedikit berlebihan.
Lensa ultra-wide sangat membantu pada saat mengambil lebih banyak objek dalam satu gambar. Lensa ultra-wide menggunakan aperture F2.2 (kamera utama adalah F1.7).
Lensa kamera belakang ketiga adalah sensor bokeh 5MP yang memungkinkan kita bisa langsung mengambil gambar bokeh. Oh iya, saat mengunakan Live Focus yang diambil di dalam ruangan dengan pencahayaan yang baik, kameranya mampu menghasilkan foto keren.
Kamera depan dengan resolusi 25MP dengan aperture f2.0 mampu mengambil foto dengan mode Live Fokus. Dalam cahaya yang cukup dan kondisi yang tidak terlalu terang, hasilnya cukup bagus.
Samsung Galaxy A50 mendukung perekaman video hingga resolusi 1080p (Full-HD) dari kamera depan dan belakang. Akan tetapi, tidak menyediakan rekaman video 4K dan tidak memiliki opsi 60fps. Jadi, masih cukuplah untuk mengambil video dengan kualitas bagus.

Interface
Galaxy A50 (bersama dengan Galaxy A30 dan Galaxy A10) adalah perangkat di segmen menengah pertama Samsung yang hadir dengan Android Pie dan Samsung One UI dengan versi terbaru One UI 1.1, sama seperti yang ditemukan di Galaxy S10.
One UI 1.1 menghadirkan dukungan untuk fitur Digital Wellbeing, yang berfungsi untuk memberikan informasi seberapa banyak kita menggunakan ponsel setiap harinya, mengidupkan alarm, timer, dan aplikasi tertentu lainnya.

Galaxy A50 mendukung Bixby Voice meskipun tidak memiliki tombol Bixby khusus, kita bisa menggunakan tombol power untuk meluncurkan Bixby Voice.
Setelah tombol power dipetakan ke Bixby, opsi power untuk restart atau mematikan telepon dipindahkan ke tombol pengaturan (untuk melihat geser layar dari atas kebawah) dan ini eksklusif untuk Android Pie.
Fitur lain pada Galaxy A50 termasuk mode One UI Night, Always On Display, Secure Folder, Dual Messenger, mode One-handed, Game Launcher, Blue light Filter, dan navigation bar gestures.

Kesimpulan
Samsung Galaxy A50 buat saya cukup mumpuni, sesuai dengan kebutuhan dan kantong, hehehe. Selain memiliki fitur yang baik seperti layar Super AMOLED, kamera belakang ultra widenya membuat saya puas mengambil objek untuk foto atau video. Daya tahan batere Galaxy A50 sangat baik, apalagi  dilengkapi dengan Android Pie, dan fitur One UI terbaru dari Samsung, jadi makin menggoda.
Sayangnya, sensor sidik jari dalam layarnya terkadar kurang akurat. Akan tetapi, jika kita  menginginkan handphone triple kamera dengan harga termurah, maka Galaxy A50 adalah opsi yang tepat. []

Samsung Galaxy A50, Handphone Triple Kamera dengan Harga Termurah



SEJAK Samsung mengeluarkan type A, saya beneran tergoda untuk memiliki salah satu typenya, terutama Samsung A50. Samsung Galaxy  A50 selain menjadi handphone triple kamera dengan harga termurah juga menawarkan beberapa fitur unggulan yang biasa terpasang di perangkat flagship.
Sebut saja misalnya sensor sidik jari optik yang berada di bawah layar, kemudian layar Super AMOLED, dan yang paling menggoda saya ada tiga kamera belakang. Tak kalah menggoda, dalamannya disokong chipset Exynos 9610.
Keunggulan chipset Exynos 9610, antara lain membuat kamera yang terpasang mampu merekam dalam gerakan lambat hingga 480 fps (frame per detik), Full HD (1080p) dan 120 fps pada resolusi 4K yang mumpuni. Kebayang kan, bagaimana hasil foto dan video yang kita buat?
Apa lagi keunggulan Samsung Galaxy A50? Lebih lengkapnya, berikut ulasan lengkap yang saya buat setelah menggunakannya.

Desain dan Layar
Desan dan layar Galaxy A50 sangat mirip dengan A30, yaitu menggunakan layar Full HD+ (2340 x 1080) Super AMOLED Infinity-U 6,4 inci. Jadi terasa sedikit besar, terutama ketika meraih keseluruhan area. Tetapi, jangan khawatir, saat menggenggam A50 tidak perlu repot mengatur tangan untuk menggunakan sensor sidik jari karena sensor sidik jari optik terpasang di layar.
Pada layar ada lekukan kecil di bagian atas, Samsung menyebutnya layar Infinity-U atau waterdrop notch. Pada bagian inilah ditempatkan kamera selfie bersama dengan sensor lainnya.


Desain Galaxy A50 sendiri menurut saya cukup ramping, cuma 7,7mm, dengan jack headphone 3.5mm dan USB-C di bagian bawah. Kemudian ada tombol power dan volume di samping.
Meskipun bingkainya terlihat seperti aluminium dan bagian belakangnya menyerupai kaca, ternyata bukan alumunium atau kaca, melainkan masih menggunakan bahan Polimer. Supaya layarnya awet, layar dilapisi Gorilla Glass 5 di bagian depan. Galaxy A50 menyediakan empat pilihan warna, yakni warna black, white, blue dan coral.

Hardware dan Performa
Seperti yang saya ceritakan di atas, Samsung Galaxy A50, tenaganya disokong dengan chipset Exynos 9610. Exynos 9610 mempunyai konfigurasi Octa-core, kombinasi empat inti Cortex-A73clock dengan speed 2,3 GHz serta empat inti Cortex-A53 dengan clock speed 1,6 GHz.
Empat core efisiensi Cortex A53 yang memiliki clock 1.7GHz, membuat Galaxy A50 tidak menyedot daya saat tidak melakukan aktivitas yang berlebihan. Kemudian ada GPU MP3 Mali G72 yang menangani grafis.
Dengan Exynos 9610, kita bisa melakukan banyak kegiatan dengan mudah. Seperti main game, bersosmed, edit video, dan sebagainya.
Galaxy A50 menyediakan varian yang memiliki RAM 4GB untuk ROM 64GB dan varian RAM 6GB untuk ROM 128.


Performa baterai Galaxy A50 sesuai dengan apa yang saya harapkan. Dengan menggunakan baterai 4.000 mAh, baterai Galaxy A50 mampu bertahan sehari penuh dengan berbagai aktifitas. Aktivitas bermain game, media sosial, streaming musik, dan streaming film.
Untuk pengisian baterai, Galaxy A50 sudah menggunakan fitur Fast Charging 15 watt. Waktu yang dibutuhkan untuk pengisian baterai 1% – 100% sekitar 2 jam 31 menit.

Kamera
Galaxy A50 sebagai handphone triple kamera dengan harga termurah hadir dengan pengaturan tiga kamera belakang yang mencakup lensa utama 25MP,[2]  lensa ultra wide 8MP (sudat pandang 123 derajat), dan sensor Bokeh 5MP. Ini mirip dengan Galaxy A7, hanya saja kamera utamanya memiliki sensor 25MP, bukan sensor 24MP. Kualitas hasil gambar atau foto yang dihasilan dari keduanya sama saja.
Jadi ingat Xiomi Redmi 4a yang sebelumnya saya pakai, kamera yang tertanam hanya 13MP saja hasil jepretan dan rekaman videonya saja sudah sangat bagus, apalagi kalau sampai 25MP coba?
Balik ke Galaxy A50, aplikasi kamera pada Galaxy A50 mengemas sejumlah fitur, seperti Live Fokus (mode bokeh), mode Pro, slow motion, opsi perekaman video hyperlapse, dan beberapa fitur yang sering ada di aplikasi kamera khas samsung type lainnya.
Kamera utama mengambil foto yang bagus dalam cahaya alami yang cukup, tetapi ada noice dalam pengambilan cahaya rendah. Detail menjadi buram dalam kondisi cahaya rendah, dan jika ada terlalu banyak lampu di sekitar objek, hasil foto menjadi sedikit berlebihan.
Lensa ultra-wide sangat membantu pada saat mengambil lebih banyak objek dalam satu gambar. Lensa ultra-wide menggunakan aperture F2.2 (kamera utama adalah F1.7).
Lensa kamera belakang ketiga adalah sensor bokeh 5MP yang memungkinkan kita bisa langsung mengambil gambar bokeh. Oh iya, saat mengunakan Live Focus yang diambil di dalam ruangan dengan pencahayaan yang baik, kameranya mampu menghasilkan foto keren.
Kamera depan dengan resolusi 25MP dengan aperture f2.0 mampu mengambil foto dengan mode Live Fokus. Dalam cahaya yang cukup dan kondisi yang tidak terlalu terang, hasilnya cukup bagus.
Samsung Galaxy A50 mendukung perekaman video hingga resolusi 1080p (Full-HD) dari kamera depan dan belakang. Akan tetapi, tidak menyediakan rekaman video 4K dan tidak memiliki opsi 60fps. Jadi, masih cukuplah untuk mengambil video dengan kualitas bagus.

Interface
Galaxy A50 (bersama dengan Galaxy A30 dan Galaxy A10) adalah perangkat di segmen menengah pertama Samsung yang hadir dengan Android Pie dan Samsung One UI dengan versi terbaru One UI 1.1, sama seperti yang ditemukan di Galaxy S10.
One UI 1.1 menghadirkan dukungan untuk fitur Digital Wellbeing, yang berfungsi untuk memberikan informasi seberapa banyak kita menggunakan ponsel setiap harinya, mengidupkan alarm, timer, dan aplikasi tertentu lainnya.

Galaxy A50 mendukung Bixby Voice meskipun tidak memiliki tombol Bixby khusus, kita bisa menggunakan tombol power untuk meluncurkan Bixby Voice.
Setelah tombol power dipetakan ke Bixby, opsi power untuk restart atau mematikan telepon dipindahkan ke tombol pengaturan (untuk melihat geser layar dari atas kebawah) dan ini eksklusif untuk Android Pie.
Fitur lain pada Galaxy A50 termasuk mode One UI Night, Always On Display, Secure Folder, Dual Messenger, mode One-handed, Game Launcher, Blue light Filter, dan navigation bar gestures.

Kesimpulan
Samsung Galaxy A50 buat saya cukup mumpuni, sesuai dengan kebutuhan dan kantong, hehehe. Selain memiliki fitur yang baik seperti layar Super AMOLED, kamera belakang ultra widenya membuat saya puas mengambil objek untuk foto atau video. Daya tahan batere Galaxy A50 sangat baik, apalagi  dilengkapi dengan Android Pie, dan fitur One UI terbaru dari Samsung, jadi makin menggoda.
Sayangnya, sensor sidik jari dalam layarnya terkadar kurang akurat. Akan tetapi, jika kita  menginginkan handphone triple kamera dengan harga termurah, maka Galaxy A50 adalah opsi yang tepat. []

17 komentar:

  1. Samsung? Termurah!!!
    Duh, langsung gimana rasanya...bukan karena aku loyal ama brand ini sih, cuma selama ini sreg aja meski aku belakangan ga mau beli yang di atas 5juta karena setiap tahun doi selalu muncul yang baru berasa gimana gitu untuk ibu-ibu macam aku. Ini rencana ganti A7 2018 apa worth it kalau ganti Galaxy A50 ya?
    Yang pasti OS terbaru lha ya....

    BalasHapus
  2. Samsung sebenarnya adalah merk favourite aku kang Ali. Tapi belakangan harganya lumayan banget karena saingannya dengan spek yang sama bisa separuh harga. Gitu baca blog post ini, langsung kepo harganya berapa mas.. haha

    BalasHapus
  3. Kang Ali.. toss dulu. Saya juga mupeng dengan samsung a50, Kang. Jeroannya tidak hanya menunjang kerja saya, tapi juga bisa diajak buat aktvitas lainnya. Dan itu kameranya memang bikin saya naksir berat. Cocok sangat dibawa jalan-jalan. Foto yang dihasilkan pasti makin keceh badai hehehe.

    BalasHapus
  4. saya dari dulu penggemar samsung sebenernya.
    walopun tak pernah sekalipun saya beli hp merk samsung.
    ntah kenapa begitu...

    BalasHapus
  5. Samsung Galaxy A50 ini RAM nya besar juga gak Mas,,? Kalau iya wah perfect banget ya. Soalnya kl RAM gede kan lbh leluasa download aplikasi macem², hehe

    BalasHapus
  6. Sekarang lagi musim kamera belakang tiga ya. Tapi harganya lumayan juga, eh samsung bisa miring gini. Wah, keren deh. bisa jadi idaman nih.

    BalasHapus
  7. Samsung Galaxy A50 ini keren banget, ya, kameranya. 25 MP dengan 3 kamera pula. Ya Allah.. langsung pengen banget punya, nih. Kelihatannya harganya lumayan, ya. Samsung tuh pelit banget kalau jualan. Mahal, maksud saya. Saya dulu kalau mau beli HP cuma mau yang Samsung, tapi lama-lama cari yang lebih terjangkau.

    BalasHapus
  8. Wow setelah baca posting ini akutuh langsung pengen ganti hp ke Samsung aja deh. Dengan spesiikasi war biasa degan harga bersahabat banget

    BalasHapus
  9. Sudut pandang 123 derajat jadi udah melebar gtu ya jangkauan pandangan kameranya? Haha maklum emak2 jd yang dituju duluan kameranya okeh gak :D
    Samsung nih kyknya akhir tahun ini mbrojolin beberapa produk sekaligus yaaaa
    lho kenapa sidik jarinya kurang akurat? Mungkin pas kulit jarinya kurang lembab aja kali Kang hehe

    BalasHapus
  10. Wah, ini cocok banget ya buat yang suka fotografi. Samsung itu ponsel bandel. Tubuhnya kokoh, enak banget saat di genggaman tangan.

    Galaxy ini termasuk serinya Samsung yang level atas kan, ya?

    BalasHapus
  11. Banyak fitur menarik ya, terutama karena memiliki fitur tiga kamera. Tentu yang hobi foto2 akan sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  12. Kemarin aku beliin istri samsung A20S kalau gak salah. Segitu aja udah keren. Habis baca ini, aku jadi banyakin nabung buat beli Galaxy A50. Udah lama pengen ganti hape...

    BalasHapus
  13. Wiih kece nih speksnya. Jadi pengen nabung lagi beli ni hape. By the way mudah panas ngga?

    BalasHapus
  14. Samsung itu merek android pertama ku dan seneng banget rasanya pake hp ini. Lebih berkelas dikit lah rasanya.
    Dan setelah pengalaman hape sering dibenamkan anakku dengan alasan biar lebih bersih, suami ogah ngganti hp milikku dengan merek ini.
    Katanya, eman kalo cuma buat dicelupin

    BalasHapus
  15. Naksir sama A50 yg ram 6 akutu. Suka sama layar amolednya yg selalu kece!
    Trus sama emang nyari hp yg udah usb tipe c biar lebih enak

    BalasHapus
  16. Ya ampun bikin ngiler. Klo mereknya samsung aku tu ga udh cocok bgt yak. Klo merek lain males coba2 lagi.

    BalasHapus
  17. Beberapa bulan setelah A50, muncul A50 S. Aku jadi penasaran, perbedaanya apa ya?

    BalasHapus

Ditunggu Komentarnya Teman-Teman