ASUS ExpertBook Ultra, The Flagship of The Industry. Period.

 


Pernah nggak, kamu bete gara-gara sedang asyik presentasi tiba-tiba laptop ngeheng? Bisa karena setelah hampir seharian dipakai atau karena file sudah overload. Selain bikin males nerusin presentasi, pasti bikin klien ngebatalin kerjasama.

Atau pernah nggak, sedang dikejar deadline, sementara posisi kamu sedang dalam perjalanan dari luar kota? Nggak ada cara lain selain ngejar deadline di kendaraan karena nggak mungkin turun hanya untuk cari kafe buat kejar deadline?

Jika sudah seperti itu masa kamu hanya menerima nasib? Harus cari solusi yang cerdas dan tepat atau akan boncos selamanya?

 


ASUS ExpertBook Ultra Bisa Jadi Solusi

Kebetulan 19 Agustus 2026 kemarin ngumpul bareng temen-temen blogger buat ketemuan, curhat kerjaan sekaligus ngobrolin ASUS ExpertBook Ultra. Awalnya ngelihat ASUS ExpertBook Ultra itu biasa saja, kayak lihat laptop-laptop lainnya. Akan tetapi, setelah mencoba baru ngerasain bedanya.

Laptop dengan layar 14" 16:10, 3K (2880 x 1800) 120Hz Anti-glare Touchscreen Tandem OLED ini beneran menggoda. Selain karena tampilannya yang elegan, dalemannya yang nggak kaleng-kaleng, rangkanya juga sangat kuat. Gimana nggak kuat? Mau jatuh, kebanting, atau dibanting pun tetap nggak goyah, kayak perasaan aku ke kamu. Eh!

Emang sih, dalam dunia bisnis yang bergerak super cepat, memilih perangkat kerja kayak laptop yang tepat bukan lagi sekadar urusan departemen TI, melainkan sebuah investasi strategis bagi keberlangsungan perusahaan.

Para eksekutif dan profesional kini membutuhkan laptop bisnis terbaik yang tidak hanya menawarkan performa komparatif, melainkan juga laptop dengan kemampuan yang lebih dari itu. Mereka butuh laptop bisnis yang menawarkan keamanan tingkat tinggi, mobilitas ekstra, dan integrasi kecerdasan buatan yang bisa membantu sebagaimana asisten.

Makanya, kemudian di kelas flagship, ASUS menghadirkan ASUS ExpertBook Ultra sebagai The Flagship of the Industry. Period. Laptop terbaik ASUS ini tentu saja ditujukan untuk meruntuhkan dominasi kompetitornya seperti Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 13 Aura Edition, Dell Latitude 7450 Premium, HP EliteBook Ultra G1i AI 14, serta sang ikon efisiensi daya, Apple MacBook Air M4 13 inci.

Ketika kemarin nyobain pakai, ASUS ExpertBook Ultra memang terbukti menawarkan kemampuan yang lebih baik dari produk-produk tersebut secara signifikan.



 

Performanya Maksimal, Efisien, dan Memberikan Pengalaman Terbaik

“Sebagai fondasi era baru Copilot+ PC, ASUS ExpertBook Ultra mengandalkan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Processor 388H generasi terbaru yang dipadukan dengan Neural Processing Unit atau NPU yang mampu menghasilkan performa hingga 50 Trillion Operations Per Second (TOPS),” Ujar Eric Khoven, Commercial Director, ASUS Indonesia di pertemuan yang sangat hangat di Ruang Akasa 2, De Java Hotel Bandung kemarin.

Eric menambahkan, jika saat ini di pasaran Indonesia produk-produk flagship kompetitor masih menggunakan Intel Core Ultra 7 Series 2 yang menghasilkan performa AI NPU hingga 48 TOPS. Sementara ASUS sudah memanfaatkan teknologi mutakhir. Langkah strategis ini bakal yang sulit diikuti oleh kompetitor di Indonesia.

Pantas saja ASUS ExpertBook Ultra ini sat-set dan bisa diajak ngebut karena multitasking. Jadi semisal kita sedang meeting atau presentasi kita bisa sekaligus mengolah ribuan data di Excel, melakukan revisi laporan PowerPoint, atau melakukan apa pun akan berjalan tanpa masalah.

Termasuk saat  mengaktifkan notulen otomatis berbasis AI, efisiensi chip yang digunakan juga sangat terasa,” tambah Eric.

Tak hanya itu, melalui fitur ASUS AI ExpertMeet, pemrosesan transkripsi, penerjemahan bahasa dan optimasi kamera web secara langsung berjalan sepenuhnya di dalam NPU. Dengan demikian, prosesor ASUS ExpertBook Ultra tetap dingin dan tidak menguras daya baterai utama, serta jauh mengungguli produk-produk kompetitor dalam hal kekuatan pemrosesan AI lokal.

Apalagi ASUS juga menyediakan tools Zenni Claw yang pada ASUS ExpertBook Ultra, dapat melakukan agentic AI secara local ataupun cloud dengan menghubungkan tools dengan Anthropic, OpenAI ataupun Google Gemini.

Selain itu, perbedaan yang paling mencolok ketika ASUS ExpertBook Ultra ini dibawa bekerja di luar ruangan dengan mobilitas tinggi.

Bayangkan kalau kamu seorang eksekutif yang harus melakukan presentasi mendadak di area luar ruangan kafe atau bandara dengan paparan cahaya matahari langsung. ASUS ExpertBook Ultra bikin nyaman dan percaya diri saat presentasi karena sudah menggunakan layar Tandem OLED berukuran 14 inci dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 1400 nits.

Teknologi Tandem OLED pada ASUS memastikan dokumen hukum, grafik finansial, maupun teks presentasi tetap terlihat sangat tajam dan terbaca dengan sempurna tanpa gangguan refleksi cahaya matahari, mengungguli kenyamanan visual yang ditawarkan oleh perangkat-perangkat flagship kompetitor.

“Keberanian ASUS membawa teknologi Tandem OLED ke dalam segmen laptop kerja merupakan lompatan industri yang masif,” sebut Eric “Teknologi ini tidak hanya menggandakan kecerahan tetapi juga memperpanjang usia pakai panel secara drastis dari risiko burn-in yang sering menghantui layar OLED konvensional,” sebut Eric.

Keunggulan komprehensif inilah yang membuat ASUS ExpertBook Ultra sangat layak disebut sebagai The Flagship of the Industry dalam kategori Laptop Bisnis Terbaik masa kini. ASUS tidak sekadar merakit laptop dengan spesifikasi tinggi, melainkan menciptakan standar baru sebuah laptop bisnis premium.

 


Material Terbaik dan Keamanan Komprehensif

ASUS ExpertBook Ultra memiliki ketahanan material terbaik. Laptop dengan bobot 1,1 kg tersebut dibungkus sasis premium yang memenuhi standar militer US MIL-STD 810H hingga memberikan ketangguhan fisik luar biasa dengan tetap memperhatikan estetika. ASUS ExpertBook Ultra dapat bertahan meskipun mendapatkan beban tekanan hingga 100Kg! Gila nggak sih?

“Bukan untuk show-off, akan tetapi daya tahan terhadap tekanan hingga 100Kg atau lebih akan sangat berguna saat laptop ditempatkan di dalam tas dan terhimpit dokumen-dokumen lain saat dalam perjalanan bisnis,” klaim Eric. “Dari pengalaman, banyak laptop yang mengalami kerusakan bukan akibat terjatuh atau terinjak, melainkan akibat dimasukkan ke dalam tas yang padat.”

Selain keunggulan daya tahan material fisik, predikat sebagai pemimpin industri dipertegas oleh fitur keamanan tingkat enterprise dan inovasi fungsional yang dihadirkan ASUS.

Melalui sistem proteksi ASUS ExpertGuardian yang bersertifikasi NIST Level-4, ASUS ExpertBook Ultra memberikan enkripsi data berlapis di level perangkat keras yang menjamin aset digital dan data sensitif perusahaan tidak mudah diretas.

“Secara fisik, laptop memang bisa dicuri. Tetapi data-data yang tersimpan di dalam ASUS ExpertBook Ultra tidak akan dapat diambil oleh pihak yang tidak berwenang, meskipun SSD yang terpasang di dalamnya diambil dan dipasang ke laptop lain,” pungkas Eric.

Siapa pun yang mendengar penjelasan Eric, melakukan serangkaian uji coba, termasuk uji coba meletakan beban di atas ASUS ExpertBook Ultra pasti akan takjub, jadi pengin buru-buru ganti laptop biar bisa kerja sat-set kapan pun dan di mana pun berada. []

Previous article
This Is The Newest Post
Next article

Belum ada Komentar

Posting Komentar

"Monggo, ditunggu komentarnya teman-teman. Terima kasih banyak"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel