KALAU jalan-jalan ke Bandung dan tidak punya waktu banyak untuk eksplor Bandung, datang aja ke Balai Kota Bandung. Mau datangnya pagi, siang, sore, atau malam tetap menyenangkan.
Seperti pagi kemarin, ada teman datang dari luar kota untuk meeting dengan sebuah perusahaan di Bandung, karena waktunya hanya sebentar kita ketemu deh, di Balai Kota Bandung sebelum doi meeting.
Kota Bandung sejak dipimpin wali kota sebelumnya –Kang Emil, berbagai fasilitas publik terus dibenahi. Mulai dari jalan-jalan, trotoar, sungai, taman-taman, gedung-gedung tua, hingga Balai Kota Bandung.
Hingga kini, Balai Kota Bandung menjadi salah satu fasilitas warga yang belakangan ini tak pernah sepi dari hiruk pikuk warga, bahkan seolah menjadi denyut nadi warga Bandung.
Oh iya, Balai Kota Bandung ini sudah ada sejak Bandung mendapat status gemeente (Kota) dari Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1904, sejak itu secara resmi Kota Bandung memiliki Balai Kota. Seperti halnya di kota-kota lain, Balai Kota Bandung menjadi jantung pemerintahan, berbagai kebijakan diputuskan dari tempat ini.
Selain sebagai pusat pemerintahan, Balai Kota Bandung sekarang ini menjadi ruang publik yang sangat diminati warga Bandung, bahkan warga di luar Bandung, jika sedang berkunjung ke Bandung, makanya, saya ajak teman ketemu di sini. Supaya moment ketemuan singkat terabadikan dengan bagus, saya mengabadikannya dengan kamera smartphone OPPO F11 pro.

Taman Sejarah
Kebetulan banget, pagi itu masih sepi, masih banyak petugas yang membersihkan Balai Kota Bandung supaya makin resik. Supaya tidak mengganggu, saya ajak teman ketemu di salah satu taman yang ada di Balai Kota Bandung, taman yang dibuat paling buncit, yaitu Taman Sejarah.
Taman Sejarah dihadirkan untuk memudahkan siapa pun yang datang ke Kota Bandung, dan ingin mengenal sejarah Kota Bandung terutama pemimpin Kota Bandung dari masa ke masa dengan cara yang menyenangkan.
Begitu masuk Taman Sejarah, mata tertuju pada gambar dan biografi singkat seluruh Wali Kota Bandung yang dipajang dalam stand kaca.
Selain itu, ada kolam yang tiap sabtu dan minggu dimanfaatkan warga untuk membiarkan anak-anaknya bermain di sana. Di belakang kolam ada tembok tinggi yang dihiasi mural warna-warni.
Tempat Duduk Pengunjung di Taman Sejarah (Foto Ali)
Foto Wali Kota Bandung dari Masa ke Masa (Foto Ali)

Mural tersebut menceritakan Kota Bandung dari masa ke masa. Mulai dari prasejarah hingga kini. Kisah Tangkuban Perahu juga diceritakan di mural tersebut, lho, hehehe. Supaya warga betah, kolam dikeliling banyak tempat duduk.
Selain mural di belakang kolam, taman dilengkapi dengan relief yang menggambarkan diorama sejarah Kota Bandung dengan berbagai informasinya. Relief memanjang kurang lebih 10 meter.

Taman Labirin
Setelah puas menikmati Taman Sejarah, lanjut ke Taman Labirin yang letaknya di depan ruang kantor Wali Kota Bandung.
Awalnya Taman Labirin bernama Taman Merpati, lalu direnovasi dan dibangun berbagai fasilitas agar terlihat lebih fresh dan lebih hijau sehingga makin menarik wisatawan. Sesuai dengan namanya, di taman yang mengusung konsep ekologi, estetika dan sosial ini ada jalan berliku berukuran kurang lebih setengah meter yang mengelilingi taman. Jalan tersebut membelah taman sehingga wisatawan bisa menikmati hijaunya tanaman dari dekat. Di jalan inilah, menjadi spot yang menarik untuk wisatawan berselfie.

Taman Labirin di Balai Kota (Foto Ali)

Bunga-Bunga Cantik di Sekitar Taman Labirin (Foto Ali)


Taman Balai Kota
Taman Balai Kota dibangun sejak tahun 1885 untuk mengenang jasa  Pieter Sitjhoff, Asisten Residen Priangan yang berjasa besar bagi pembangunan Kota Bandung. Artinya, Taman Balai Kota ada sebelum pembangunan Kantor Wali Kota.
Dahulu Taman Balai Kota dikenal dengan nama Sitjhoffpark atau Pieterspark. Dahulu taman dilintasi oleh Kanal Ci Kapayang yang membelah taman di sisi selatan. Di tengah Pieterspark terdapat sebuah gazebo untuk pementasan orkes musik jaman dahulu. Sekarang Gazebo dikenal sebagai Babancong.
Selain dikenal dengan nama Pieterspark atau Sitjhoffpark, taman juga dikenal sebagai Kebon Raja. Penamaan ini muncul karena dahulu di seberang timur taman ada Kweekshcool (Sekolah Guru) yang siswanya para menak (Orang Terpandang), sehingga sekolah dikenal sebagai Sakola Raja. Pada saat jam istirahat, siswa Sakola Raja sering berkumpul di taman hingga taman identik dengan taman Kebon Raja.

Taman Balai Kota Bandung (Foto Ali)

Pada tahun 1950 nama taman  berubah lagi menjadi Taman Merdeka. Pada tahun 1996 kembali berubah dengan nama Taman Dewi Sartika seiring ditempatkannya patung Dewi Sartika di sisi barat daya taman.
Kini taman dikenal dengan nama Taman Balai Kota. Ada tanda tulisan berwarna merah putih yang cukup mencolok dan sekarang menjadi tempat paling favorit untuk foto warga yang datang. Di belakangnya ada kolam serta patung lima ekor ikan mujair di tengah kolam. Selain itu ada hamparan tanaman yang cukup terawat.

Taman Badak Putih
Badak Putih dipercaya menjadi simbol sebuah pusat pemerintahan, makanya di sini ditempatkan patung Badak Putih yang dibangun sejak tahun 1981.
Badak putih dipercaya dalam mitologi di Tatar Sunda sebagai sebuah pusat. Konon, jika di suatu wilayah terdapat paguyangan (pemandian) badak putih, wilayah tempat mandi badak tersebut cocok untuk dijadikan pusat pemerintahan. Oleh karena itu, ditempatkanlah patung Badak Putih di Balai Kota Bandung.

Taman Badak (Foto Ali)

Pada hari dan waktu-waktu tertentu, air mancur dari kolam yang ada di bawah Patung Badak Putih menyala. Air mancur ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung atau wisatawan yang datang ke sini.
Oh iya, selain Patung Badak Putih, ada patung sepasang merpati yang ada di Taman Labirin. Patung sepasang merpati tersebut ternyata sebagai pengingat kalau di sini pernah dilepaskan 800 ekor merpati untuk menghiasi taman.

OPPO F11 Pro
Setelah kurang lebih satu jam bertemu sekaligus mengeksplor Balai Kota Bandung, teman harus segera meluncur ke lokasi meeting, saya pun harus kembali ke kantor karena hari ini ada shooting.
Meski waktu pertemuan sangat singkat, saya sangat senang karena bisa mengabadikannya dengan kamera OPPO F11 pro. Itu lho, varian handphone terbaru keluaran Oppo. Bagaimana tidak senang? Foto yang dihasilkan dari kamera OPPO F11 Pro benar-benar menakjubkan. Kok bisa? Iya dong ..., paling tidak ada 10 kelebihan OPPO F11 Pro.
Pertama, OPPO F11 Pro dibekali dengan kamera belakang ganda yang beresolusi 48MP+5MP dengan lensa 6P dan bukaan lensa f/1.79.  menawarkan hasil gambar berkualitas 48MP yang sangat jernih, serta potret sempurna meski dalam kondisi minim cahaya saat menggunakan Ultra Night Mode dan Color Mapping. Kamera AI yang telah ditingkatkan mampu mengenali 23 jenis pemandangan.


Kedua, OPPO F11 Pro dibekali dengan kamera depan (Rising Camera) 16MP yang didukung AI Beauty sehingga mampu mengidentifikasi wajah dan mengaplikasikan fitur peningkatan secara otomatis, sesuai kebutuhan. Tersedia jutaan solusi untuk membuat tampilan obyek foto lebih menarik.
O iya, ketika kita melakukan selfie atau wefie kamera depan (Rising Camera) akan terangkat otomatis, lho. Konon, desain ini terinspirasi dari batu permata. Beneran menampilkan sisi terbaik dari teknologi dan gaya, kan?
Ketiga, OPPO F11 Pro hadir dengan layar panorama penuh berdimensi 6.53-inci, rasio aspek 19.5:9, resolusi FHD+, serta rasio layar-ke-badan sebesar 90.9%. Tampilan grafik pada layar didukung dengan optimasi RAM sehingga mengurangi konsumsi daya, jadi lebih efisien.
Keempat, OPPO F11 Pro didesain dengan gradasi tiga-warna terbaru sehingga memberikan pengalaman berbeda saat melihat tampilan desainnya. Hadir dalam dua pilihan warna, Thunder Black dan Aurora Green.


Kelima, OPPO F11 Pro menggunakan teknologi flash charging pada VOOC 3.0. Flash Charge ini membuat durasi pengisian daya lebih singkat. Pengisian penuh lebih cepat 20 menit dibandingkan VOOC Flash Charge. Udah gitu, didukung baterai besar berkapasitas 4.000mAh dan konsumsi daya lebih rendah jadi daya tahan baterai yang lebih lama.
Perpaduan perangkat lunak dan perangkat keras yang mumpuni membuat OPPO F11 Pro terbebas dari perlambatan proses, panas berlebih, atau pun jaringan yang lemah sehingga mengganggu performanya.
Keenam, OPPO F11 Pro menggunakan ColorOS 6, sebuah UI khusus terbaru berbasis Android 9 Pie dengan desain tampilan terkini, navigasi gerakan Android P terbaru, mode mengemudi, optimasi bilah notifikasi, serta berbagai fitur lainnya.
Ketujuh, OPPO F11 Pro dibekali RAM 6GB yang secara praktis memenuhi kebutuhan para gamer saat bermain game, termasuk memainkan game berkapasitas besar atau video beresolusi HD.

Oppo  F11 Pro dan Aksesoris (Foto Ali) 
Kedelapan, saat ini OPPO telah mengembangkan sebuah sistem peningkatan performa yang disebut Hyper Boost, yang berfungsi meningkatkan kepuasan pengguna selama mengoperasikan OPPO F11 Pro.
Hyper Boost membuat F11 Pro lebih cepat dan responsive, lho, seperti kecepatan membuka aplikasi yang meningkat hingga 31%. Hyper Boost juga memiliki sistem yang meningkatkan performa game-game popular. Saya yakin, buat kalian para gamer,  pasti akan senang bermain game menggunakan OPPO F11 Pro.
Nggak percaya? Coba aja! Terus kalau mau cek info detilnya bisa klik OPPO F11 Pro atau kalau mau info OPPO F11 Pro edisi khusus, OPPO F11 Pro Marvel’s Avengers Limited Edition, bisa klik OPPO F11 Pro edisi khusus.

Puas Banget Mengabadikan Kenangan Sejenak di Kota Bandung dengan OPPO F11 Pro



KALAU jalan-jalan ke Bandung dan tidak punya waktu banyak untuk eksplor Bandung, datang aja ke Balai Kota Bandung. Mau datangnya pagi, siang, sore, atau malam tetap menyenangkan.
Seperti pagi kemarin, ada teman datang dari luar kota untuk meeting dengan sebuah perusahaan di Bandung, karena waktunya hanya sebentar kita ketemu deh, di Balai Kota Bandung sebelum doi meeting.
Kota Bandung sejak dipimpin wali kota sebelumnya –Kang Emil, berbagai fasilitas publik terus dibenahi. Mulai dari jalan-jalan, trotoar, sungai, taman-taman, gedung-gedung tua, hingga Balai Kota Bandung.
Hingga kini, Balai Kota Bandung menjadi salah satu fasilitas warga yang belakangan ini tak pernah sepi dari hiruk pikuk warga, bahkan seolah menjadi denyut nadi warga Bandung.
Oh iya, Balai Kota Bandung ini sudah ada sejak Bandung mendapat status gemeente (Kota) dari Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1904, sejak itu secara resmi Kota Bandung memiliki Balai Kota. Seperti halnya di kota-kota lain, Balai Kota Bandung menjadi jantung pemerintahan, berbagai kebijakan diputuskan dari tempat ini.
Selain sebagai pusat pemerintahan, Balai Kota Bandung sekarang ini menjadi ruang publik yang sangat diminati warga Bandung, bahkan warga di luar Bandung, jika sedang berkunjung ke Bandung, makanya, saya ajak teman ketemu di sini. Supaya moment ketemuan singkat terabadikan dengan bagus, saya mengabadikannya dengan kamera smartphone OPPO F11 pro.

Taman Sejarah
Kebetulan banget, pagi itu masih sepi, masih banyak petugas yang membersihkan Balai Kota Bandung supaya makin resik. Supaya tidak mengganggu, saya ajak teman ketemu di salah satu taman yang ada di Balai Kota Bandung, taman yang dibuat paling buncit, yaitu Taman Sejarah.
Taman Sejarah dihadirkan untuk memudahkan siapa pun yang datang ke Kota Bandung, dan ingin mengenal sejarah Kota Bandung terutama pemimpin Kota Bandung dari masa ke masa dengan cara yang menyenangkan.
Begitu masuk Taman Sejarah, mata tertuju pada gambar dan biografi singkat seluruh Wali Kota Bandung yang dipajang dalam stand kaca.
Selain itu, ada kolam yang tiap sabtu dan minggu dimanfaatkan warga untuk membiarkan anak-anaknya bermain di sana. Di belakang kolam ada tembok tinggi yang dihiasi mural warna-warni.
Tempat Duduk Pengunjung di Taman Sejarah (Foto Ali)
Foto Wali Kota Bandung dari Masa ke Masa (Foto Ali)

Mural tersebut menceritakan Kota Bandung dari masa ke masa. Mulai dari prasejarah hingga kini. Kisah Tangkuban Perahu juga diceritakan di mural tersebut, lho, hehehe. Supaya warga betah, kolam dikeliling banyak tempat duduk.
Selain mural di belakang kolam, taman dilengkapi dengan relief yang menggambarkan diorama sejarah Kota Bandung dengan berbagai informasinya. Relief memanjang kurang lebih 10 meter.

Taman Labirin
Setelah puas menikmati Taman Sejarah, lanjut ke Taman Labirin yang letaknya di depan ruang kantor Wali Kota Bandung.
Awalnya Taman Labirin bernama Taman Merpati, lalu direnovasi dan dibangun berbagai fasilitas agar terlihat lebih fresh dan lebih hijau sehingga makin menarik wisatawan. Sesuai dengan namanya, di taman yang mengusung konsep ekologi, estetika dan sosial ini ada jalan berliku berukuran kurang lebih setengah meter yang mengelilingi taman. Jalan tersebut membelah taman sehingga wisatawan bisa menikmati hijaunya tanaman dari dekat. Di jalan inilah, menjadi spot yang menarik untuk wisatawan berselfie.

Taman Labirin di Balai Kota (Foto Ali)

Bunga-Bunga Cantik di Sekitar Taman Labirin (Foto Ali)


Taman Balai Kota
Taman Balai Kota dibangun sejak tahun 1885 untuk mengenang jasa  Pieter Sitjhoff, Asisten Residen Priangan yang berjasa besar bagi pembangunan Kota Bandung. Artinya, Taman Balai Kota ada sebelum pembangunan Kantor Wali Kota.
Dahulu Taman Balai Kota dikenal dengan nama Sitjhoffpark atau Pieterspark. Dahulu taman dilintasi oleh Kanal Ci Kapayang yang membelah taman di sisi selatan. Di tengah Pieterspark terdapat sebuah gazebo untuk pementasan orkes musik jaman dahulu. Sekarang Gazebo dikenal sebagai Babancong.
Selain dikenal dengan nama Pieterspark atau Sitjhoffpark, taman juga dikenal sebagai Kebon Raja. Penamaan ini muncul karena dahulu di seberang timur taman ada Kweekshcool (Sekolah Guru) yang siswanya para menak (Orang Terpandang), sehingga sekolah dikenal sebagai Sakola Raja. Pada saat jam istirahat, siswa Sakola Raja sering berkumpul di taman hingga taman identik dengan taman Kebon Raja.

Taman Balai Kota Bandung (Foto Ali)

Pada tahun 1950 nama taman  berubah lagi menjadi Taman Merdeka. Pada tahun 1996 kembali berubah dengan nama Taman Dewi Sartika seiring ditempatkannya patung Dewi Sartika di sisi barat daya taman.
Kini taman dikenal dengan nama Taman Balai Kota. Ada tanda tulisan berwarna merah putih yang cukup mencolok dan sekarang menjadi tempat paling favorit untuk foto warga yang datang. Di belakangnya ada kolam serta patung lima ekor ikan mujair di tengah kolam. Selain itu ada hamparan tanaman yang cukup terawat.

Taman Badak Putih
Badak Putih dipercaya menjadi simbol sebuah pusat pemerintahan, makanya di sini ditempatkan patung Badak Putih yang dibangun sejak tahun 1981.
Badak putih dipercaya dalam mitologi di Tatar Sunda sebagai sebuah pusat. Konon, jika di suatu wilayah terdapat paguyangan (pemandian) badak putih, wilayah tempat mandi badak tersebut cocok untuk dijadikan pusat pemerintahan. Oleh karena itu, ditempatkanlah patung Badak Putih di Balai Kota Bandung.

Taman Badak (Foto Ali)

Pada hari dan waktu-waktu tertentu, air mancur dari kolam yang ada di bawah Patung Badak Putih menyala. Air mancur ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung atau wisatawan yang datang ke sini.
Oh iya, selain Patung Badak Putih, ada patung sepasang merpati yang ada di Taman Labirin. Patung sepasang merpati tersebut ternyata sebagai pengingat kalau di sini pernah dilepaskan 800 ekor merpati untuk menghiasi taman.

OPPO F11 Pro
Setelah kurang lebih satu jam bertemu sekaligus mengeksplor Balai Kota Bandung, teman harus segera meluncur ke lokasi meeting, saya pun harus kembali ke kantor karena hari ini ada shooting.
Meski waktu pertemuan sangat singkat, saya sangat senang karena bisa mengabadikannya dengan kamera OPPO F11 pro. Itu lho, varian handphone terbaru keluaran Oppo. Bagaimana tidak senang? Foto yang dihasilkan dari kamera OPPO F11 Pro benar-benar menakjubkan. Kok bisa? Iya dong ..., paling tidak ada 10 kelebihan OPPO F11 Pro.
Pertama, OPPO F11 Pro dibekali dengan kamera belakang ganda yang beresolusi 48MP+5MP dengan lensa 6P dan bukaan lensa f/1.79.  menawarkan hasil gambar berkualitas 48MP yang sangat jernih, serta potret sempurna meski dalam kondisi minim cahaya saat menggunakan Ultra Night Mode dan Color Mapping. Kamera AI yang telah ditingkatkan mampu mengenali 23 jenis pemandangan.


Kedua, OPPO F11 Pro dibekali dengan kamera depan (Rising Camera) 16MP yang didukung AI Beauty sehingga mampu mengidentifikasi wajah dan mengaplikasikan fitur peningkatan secara otomatis, sesuai kebutuhan. Tersedia jutaan solusi untuk membuat tampilan obyek foto lebih menarik.
O iya, ketika kita melakukan selfie atau wefie kamera depan (Rising Camera) akan terangkat otomatis, lho. Konon, desain ini terinspirasi dari batu permata. Beneran menampilkan sisi terbaik dari teknologi dan gaya, kan?
Ketiga, OPPO F11 Pro hadir dengan layar panorama penuh berdimensi 6.53-inci, rasio aspek 19.5:9, resolusi FHD+, serta rasio layar-ke-badan sebesar 90.9%. Tampilan grafik pada layar didukung dengan optimasi RAM sehingga mengurangi konsumsi daya, jadi lebih efisien.
Keempat, OPPO F11 Pro didesain dengan gradasi tiga-warna terbaru sehingga memberikan pengalaman berbeda saat melihat tampilan desainnya. Hadir dalam dua pilihan warna, Thunder Black dan Aurora Green.


Kelima, OPPO F11 Pro menggunakan teknologi flash charging pada VOOC 3.0. Flash Charge ini membuat durasi pengisian daya lebih singkat. Pengisian penuh lebih cepat 20 menit dibandingkan VOOC Flash Charge. Udah gitu, didukung baterai besar berkapasitas 4.000mAh dan konsumsi daya lebih rendah jadi daya tahan baterai yang lebih lama.
Perpaduan perangkat lunak dan perangkat keras yang mumpuni membuat OPPO F11 Pro terbebas dari perlambatan proses, panas berlebih, atau pun jaringan yang lemah sehingga mengganggu performanya.
Keenam, OPPO F11 Pro menggunakan ColorOS 6, sebuah UI khusus terbaru berbasis Android 9 Pie dengan desain tampilan terkini, navigasi gerakan Android P terbaru, mode mengemudi, optimasi bilah notifikasi, serta berbagai fitur lainnya.
Ketujuh, OPPO F11 Pro dibekali RAM 6GB yang secara praktis memenuhi kebutuhan para gamer saat bermain game, termasuk memainkan game berkapasitas besar atau video beresolusi HD.

Oppo  F11 Pro dan Aksesoris (Foto Ali) 
Kedelapan, saat ini OPPO telah mengembangkan sebuah sistem peningkatan performa yang disebut Hyper Boost, yang berfungsi meningkatkan kepuasan pengguna selama mengoperasikan OPPO F11 Pro.
Hyper Boost membuat F11 Pro lebih cepat dan responsive, lho, seperti kecepatan membuka aplikasi yang meningkat hingga 31%. Hyper Boost juga memiliki sistem yang meningkatkan performa game-game popular. Saya yakin, buat kalian para gamer,  pasti akan senang bermain game menggunakan OPPO F11 Pro.
Nggak percaya? Coba aja! Terus kalau mau cek info detilnya bisa klik OPPO F11 Pro atau kalau mau info OPPO F11 Pro edisi khusus, OPPO F11 Pro Marvel’s Avengers Limited Edition, bisa klik OPPO F11 Pro edisi khusus.

15 komentar:

  1. Balai Kota Bandung cantik banget ya. Aku belum pernah lagi ke sana semenjak waktu kecil ikut acara fashion show di sana.
    HP OPPO nya mupeng banget, kang. Memuaskan hasrat pecinta Avengers seperti aku.

    BalasHapus
  2. Waah..Kang Ale beruntung sekali bisa berkunjung ke Taman Balai Kota dan Taman Sejarah pada saat suasana sepi. Saya waktu ke sana, pengunjungnya lumayan banyak.

    BalasHapus
  3. Wuaaaaah semenjak dipegang Kang Emil, seluruh sudut Bandung jadi instagramable. Aku pengen banget ke sana

    BalasHapus
  4. Btw dulu aku pake hape oppo. Terus ilang. Diambil orang, huhuuu

    BalasHapus
  5. Baca tulisan mas Ali jadi kangen Bandung banget, apalagi foto-fotonya kece semua nih hasil jepretan kamera kece Oppo F11

    BalasHapus
  6. Mau kesana lagi dong ... Soalnya pas taman sejarah itu Eny suka banget hahaha

    BalasHapus
  7. foto pake oppo F11 pro ini beneran detil sekali gambarnya ya kak. warna yang ditampilkan juga seperti warna aslinya. beneran natural amai, detil dan tak berlebihan. cocok nih buat jadi temen backpacker

    BalasHapus
  8. Udah lama gak ke Bandung, dan makin cantik ya ...terakhir pas ke Bandung sempat keliling taman² cantik itu dan pepotoan seru

    BalasHapus
  9. Wah pas banget dapat referensi. Karena hp ku baru jatuh dan pecah. Selama ini aku pake oppo juga sih kameranya bagus,tp masih seri yang jadul. Hahaha

    BalasHapus
  10. Udah tempatnya cakep-cakep, trus fotonya pake OPPO F11. Kerennn hasilnya. OPPO terus berinovasi, ya. Ada ColorOS 6 segala, makin ciamik lah ya hasil foto-fotonya :)

    BalasHapus
  11. OPPO F11 PRO ini cantik juga ya foto fotonya bagus juga apalagi kalo dipake buat selfie dan potret malam hari juara banget deh ya mas

    BalasHapus
  12. OPPO menangkap semua momen dengan detil dan apik.
    Aku pengguna OPPO (lawas) turut bangga.
    Hehhee...berharap OPPO F11 dalam genggaman.

    BalasHapus
  13. Jadi pengin ke spot wali kota bandung ituuuu, jernih fotonya dan pas ga ramai, puas abis pasti ambil jepretannya ini maaah

    BalasHapus
  14. Duh jadi naksir pengen punya Oppo F11 hehe. Hasil fotonya jernih2 ya kang, gak ngira kalau itu semua berasal dari kamera hape lho :D

    BalasHapus
  15. Ya ampun, Oppo ini speknya menggoda banget sih..bakalan berkali kali foto kalo sampe oppo F11 ini ada di tangan. Apalagi spot fotonya cantik cantik kaya di Bandung. Perpaduan yang sempurna...

    BalasHapus

Ditunggu Komentarnya Teman-Teman