SUDAH lama sekali saya ingin mengunjungi Kampung Vietnam di Batam. Sayang sekali, kesempatan untuk mengunjunginya selalu bentrok dengan aktivitas lain. Makanya, begitu ada waktu ke Batam, kesempatan tersebut tidak saya sia-siakan.
Bahkan sejak tiket pesawat yang akan membawa saya terbang dari Bandung ke Batam ada di tangan, rasanya nggak sabar ingin cepat-cepat ke sana, hahaha. Makanya, setelah acara di Batam selesai, saya langsung menuju Kampung Vietnam yang berada di Pulau Galang.
Kebetulan, ada teman, seorang travel blogger yang bisa mengantar ke sana, jadilah perjalanan singkat saya menuju Pulau Galang dimulai setelah matahari sedikit condong ke barat.

Jembatan Barelang
Perlahan kendaraan yang membawa saya meninggalkan pusat kota Batam. Lima belas menit kemudian kendaraan menepi di sebuah taman dekat jembatan. Taman asri, namanya Taman Dendang Melayu.
Ada beberapa bunga yang baru di tanam, ada tempat duduk dari besi, tempat duduk permanen dari beton, dan panggung kecil. Setiap malam minggu atau hari-hari libur biasanya di panggung kecil tersebut ada permainan musik dari band di sekitar Batam.
Pada ujung taman, ada papan penunjuk dari besi mengkilap bertuliskan Barelang Bridge berlatar jembatan besar dan lautan. Di sinilah, titik awal jembatan yang sekarang menjadi Landmark Pulau Batam, Jembatan Barelang. Banyak pengunjung yang foto-foto berlatar papan tersebut atau menikmati pemandangan laut dari tepian taman.
Jempatan Barelang menjadi penghubung Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Setotok, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru. Di antara ketujuh pulau tersebut ada tiga pulau besar yaitu Pulau Batam, Pulau Rempang dan Pulau Galang, sehingga jembatan ini dinamakan Jembatan Barelang (Batam, Rempang, dan Galang).
Pembangunan Jembatan Barelang diprakarsai oleh mantan presiden Indonesia, B.J Habibie yang dibangun dengan teknologi tinggi. Dibangun dari tahun 1992-1998 dengan menelan biaya sekitar 400 Miliar. Proyek ini menjadi proyek vital karena menghubungkan jalur trans barelang sepanjang kurang lebih 54 kilometer.
Jembatan Barelang terdiri dari enam jembatan. Setiap jembatan diberi nama sesuai dengan nama raja yang dahulu pernah berkuasa pada masa Kerajaan Melayu Riau sekitar abad 15-18 Masehi. Keenam jembatan tersebut antara lain:
Jembatan Tengku Fisabilillah, jembatan terbesar dan terpanjang di antara jembatan-jembatan lainnya. Jembatan Tengku Fisabilillah menghubungkan Pulau Batam dengan Pulau Tonton. Panjang jembatan mencapai 642 meter.
Jembatan Narasinga, jembatan kedua yang tidak kalah megah dengan Jembatan Tengku Fisabilillah. Jembatan Narasinga menghubungkan Pulau Pulau Tonton dengan Pulau Nipah. Panjang jembatan mencapai 420 meter.
Jembatan Ali Haji, jembatan ketiga dengan  panjang mencapai 270 meter. Menghubungkan Pulau Nipah dengan Pulau Setotok. Jembatan Sultan Zainal Abidin, jembatan keempat dengan panjang mencapai 365 meter. Menghubungkan antara Pulau Setokok dengan Pulau Rempang. Jembatan Tuanku Tambusai, jembatan kelima dengan panjang mencapai 385 meter. Menghubungkan antara Pulau Rempang dengan Pulau Galang.
Terakhir Jembatan Raja Kecil. Jembatan dengan panjang hanya 180 meter dan menghubungkan Pulau Galang dengan Pulau Galang Baru ini menjadi jembatan bersejarah karena menjadi saksi para pengungsi vietnam.

Kampung Vietnam
Setelah menyurusi pulau dengan jalan yang meliuk-liuk dan melewati keenam jembatan kurang lebih satu jam perjalanan, kendaraan memasuki kawasan Kampung Vietnam. Agak merinding ketika melewati pos penjagaan. Semak belukar dan pohon-pohon besar mengelilingi kampung.
Kendaraan yang saya tumpangi sempat nyasar di jalan buntu karena penunjuk jalan mulai rusak dan tidak terbaca. Agak deg-degan juga karena meski pun ada beberapa mobil, aroma kesunyian amat terasa. Setelah berbalik arah, mulai terlihat tanda-tanda kehidupan.

Barak Pengungsian (Foto Ali)
Begitu melewati gerbang, terlihat sebuah patung perempuan terkulai berwarna putih, kecil, dan menggambarkan seorang perempuan yang duduk. Patung yang menjadi monumen untuk mengenang tragedi kemanusiaan yang terjadi dalam pengungsian. Seorang wanita Vietnam bernama Tinh Han Loai bunuh diri setelah diperkosa sesama pengungsi. Patung tersebut dikenal dengan Patung Humanity Statue.

Perabotan Para Pengungsi (Foto Ali)
Kemudian ada komplek pemakaman Ngha Trang Grave Galang. Kurang lebih 500 pengungsi dimakamkan di sini. Mereka meninggal karena sakit setelah berbulan-bulan terombang-ambing di lautan. Terkena penyakit kelamin yang sangat berbahaya, Vietnam Rose. Ada juga yang bunuh diri karena tidak mau dipindahkan dari Pulau Galang.
Kendaraan kemudian parkir di area taman. Ada dua perahu besar tergeletak di sana. Dua perahu yang menjadi monumen keberadaan orang-orang Vietnam yang pernah mengungsi di Pulau Galang. Konon, karena mereka tidak mau kembali ke Vietnam, begitu tiba di pantai, mereka sengaja menenggelamkan perahu-perahu mereka. Mereka sudah trauma dengan perang.

Bangkai Perahu yang Menjadi Monumen (Foto Ali)
Perahu-perahu tersebut kemudian berhasil ditarik ke daratan untuk diperbaiki dan dijadikan monumen untuk mengenang perjuangan dan penderitaan para pengungsi Vietnam.
Tidak jauh dari monumen perahu ada barak tempat pengungsian dua lantai yang berhadap-hadapan dengan museum. Museum menyimpan benda-benda yang dibawa dan dipakai para pengungi, alat rumah tangga yang menggambarkan situasi kehidupan di pengungsian, foto keluarga, foto kegiatan, sepeda, dan banyak benda-benda lainnya.
Tidak jauh dari museum ada bangunan bekas rumah sakit yang masih menyimpan kotak-kotak serta botol-botol obat yang dibiarkan terbengkalai. Kemudian ada bangkai-bangkai kendaraan roda empat yang sudah berkarat dan ditumbuhi tanaman rambat, bangunan-bangunan sekolah bahasa yang hanya terlihat sebagian karena mayoritas dindingnya sudah tertutup tanaman rimbun hingga atap.
Agar hubungan dengan Tuhan tetap terjaga, di Kampung Vietnam juga dibangun tempat ibadah yang masih bisa digunakan hingga sekarang. Tempat ibadah yang masih berfungsi antara lain Vihara Quan Am Tu, gereja Katolik Nha Tho Duc Me Vo Nhiem, gereja Protestan, dan Mushala.

Vihara yang Sampai Sekarang Masih Dijadikan Tempat Sembahyang (Foto Ali)
Mengelilingi Kampung Vietnam persendian rasanya ngilu sekali. Bayangkan, sejak tahun 1979 kampung ini menjadi saksi kekejaman perang saudara. Perang Vietnam antara Vietnam Utara (komunis) dan Vietnam Selatan. Warga Vietnam yang tidak tahu apa-apa harus rela mengarungi lautan demi menyelamatkan diri hingga terdampar di sini.
Awalnya satu kapal berisi 100 orang, kemudian kapal-kapal lainnya menyusul masuk ke pulau-pulau di sekitar Pulau Galang. Setelah melalui persetujuan dari pemerintah Indonesia dan dibantu United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dari PBB, ratusan ribu pengungsi diijinkan tinggal di kawasan Pulau Galang.
Mereka diberi sarana dan prasarana untuk menunjang hidup selama dalam pengungsian. Hingga pada tahun 1996, sedikit demi sedikit mereka dipulangkan. Dengan dipulangkannya seluruh warga Vietnam, Kampung Vietnam di Pulau Galang kosong, yang tersisa hanyalah monumen-monumen yang menjadi saksi sejarah kemanusiaan.
Oh iya, kalau mau ke Batam atau ke daerah lain itu enaknya pesan tiket pesawat di pegipegi.com karena gampang banget. Kita bisa mencari harga tiket pesawat termurah setiap hari.


Caranya, cukup masukkan bandara asal, bandara tujuan, tanggal, dan bulan. Begitu klik, akan langsung mencari harga tiket pesawat termurah.
Setelah nemu tiket pesawat termurah langsung booking tiket pesawat hanya dengan empat (4) langkah saja: isi data pesanan, data kontak, data penumpang, dan cara pembayaran.
Kalau kita bookingnya nggak Cuma satu, kita bisa langsung tambah penumpang di bagian “Data Penumpang”, otomatis nanti akan tambah penumpang, jadi tidak perlu mengulang proses booking dari awal. Begitu pun kalau kita mau tambah bagasi.



Booking makin mudah karena cara pembayarannya beragam. Bisa melalui transfer bank, virtual account BCA, ATM transfer, kartu kredit, cicilan 0%, klik BCA, atau kredivo. Setelah kita sukses membayar, tiket langsung dikirim ke e-mail. Gampang banget kan, booking tiket pesawat melalui pegipegi.com?

@KreatorBuku

Sejenak Bertandang ke Kampung Vietnam Batam




SIAPA yang pernah ikut ujian Calon Penerimaan Negeri Sipil alias CPNS? Atau jangan-jangan kalian, neh? Saya sih, nggak pernah ikut daftar soalnya udah lama kerja, hehehe. Walau nggak ikut daftar, tahun lalu sempat bantuin teman daftar. Ternyata beberapa tahun belakangan ini daftar CPNS lebih simpel karena daftarnya online.
Apa yang diupayakan pemerintah untuk mempermudah para pendaftaran ini patut diapresiasi. Selain memudahkan calon pendaftar juga mengurangi resiko kecurangan yang konon dahulu sering terjadi. Wallahu’alam.
Nah, dibalik kerja keras pemerintah ternyata ada tim solid yang membuat sistem rekruitment CPNS jadi lebih gampang. Tim tersebut yang kemudian melahirkan Computer Assisted Test (CAT BKN). CAT BKN baru-baru ini mendapat apresiasi dari Bank Dunia sebagai produk unggul Indonesia kategori Civil Service Management.

CAT BKN Mereformasi Sistem  
Dalam Global Report: Public Sector Performance yang dirilis World Bank pada Oktober 2018, Computer Assisted Test (CAT BKN) dinobatkan sebagai produk unggul Indonesia kategori Civil Service Management karena berhasil mereformasi kualitas sistem rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Indonesia.
Berikut ini summary report yang dikutip dari pengumuman tertulis BKN perihal CAT BKN sebagai produk Indonesia yang berhasil dalam Reforming Civil Service Recruitment.
“In Indonesia, the Civil Service Agency (BKN) succeeded in introducing a computer-assisted testing system (CAT) to disrupt the previously long-standing manual testing system that created rampant opportunities for corruption in civil service recruitment by line ministry officials. Now the database of questions is tightly controlled, and the results are posted in real time outside the testing center. Since its launch in 2013, CAT has become the defacto standard for more than 62 ministries and agencies."
Edwin Ariadharma, Perwakilan World Bank Indonesia menjelaskan jika terpilihnya CAT BKN mewakili Indonesia karena keberhasilan CAT dalam menghadirkan kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen CPNS yang berjalan secara transparan, adil, dan akuntabel.
Sistem CAT berkontribusi terhadap penjaringan SDM CPNS yang memang lolos karena kualitas kompetensi individunya. Hal ini berdampak pada penguatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada masa yang akan datang.
CAT BKN mendapat apresiasi dari World Bank karena dinilai telah memenuhi unsur Improving Public Sector Performance alias membantu meningkatkan kinerja pada sektor publik.



Secara detail dalam Global Report dijelaskan, sistem rekrutmen melalui CAT berhasil mereformasi kualitas rekrutmen CPNS di Indonesia yang memenuhi empat unsur utama sebagai produk inovasi di sektor publik. Empat (4) unsur tersebut antara lain;
1). Aspek political leadership, diawali dengan inisiasi Kepala BKN pada tahun 2010 dalam pengawasan terhadap proses rekrutmen CPNS, hingga pada tahun 2014 Wakil Presiden menetapkan penggunaan CAT BKN dalam sistem rekrutmen CPNS diberlakukan bagi seluruh Instansi Pemerintah Pusat (Political leadership was essential to overcome the opposition of line ministries and agencies to adopt the new system and accept the results);
2). Aspek Teknologi, BKN melakukan pemanfaatan dan pengembangan teknologi secara mandiri untuk mereformasi sistem rekrutmen dan melakukan kolaborasi dengan instansi pemerintah terkait (khususnya di bidang teknologi dan cyber security);
3). Aspek Transparansi, rekrutmen CPNS dengan CAT berhasil menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel karena hasilnya bisa dipantau masyarakat secara langsung (real time);
4).  Aspek Kapasitas Institusi, BKN secara konsisten memastikan kesiapan sistem CAT baik dari sisi infrastruktur dan skema mekanisme tes sebelum diaktualisasikan secara nasional dalam proses rekrutmen CPNS di Indonesia.
Informasi saja, World Bank Global Report 2018 membagi Improving Public Sector Performance ke dalam lima kategori, yakni: Driving Results from the Center of Government; Civil Service Management; Innovations in Managing Public Money; New Approaches to Last-Mile Service Delivery; dan Innovations in Delivering Justice Services.
Beneran keren ya, terus terang, meski saya tidak termasuk bagian dari CAT BKN, saya ikut merasa senang dan bangga. Semoga di tahun-tahun mendatang karya anak bangsa makin banyak diakui keberadaannya. Selamat, ya ...
@alimuakhir

CAT BKN Dinobatkan Sebagai Produk Unggulan Indonesia Oleh Bank Dunia



FINTECH atau Financial Technology saat ini sedang menjamur karena kebutuhan keuangan kaum milenial semakin meningkat. Lembaga keuangan berbasis on-line tersebut seolah menjawab masalah kaum milenial yang akan membuka usaha, tetapi tidak punya modal.
Kita tahu, meminjam dana melalui bank-bank konvensional perlu beberapa persyaratan yang terkadang tidak bisa dipenuhi. Sebut saja misalnya disyaratkan harus ada agunan, padahal peminjam biasanya tidak punya agunan apa pun.
Nah, fintech memberikan solusi permasalahan tersebut karena untuk meminjam dana melalui fintech sangat mudah. Calon nasabah cukup mengirim data pribadi yang disertai copy KTP, dana bisa langsung cair. Enak sekali, bukan?
Memang sih, biasanya dana yang dipinjamkan juga platformnya terbatas, begitu juga waktu peminjamannya, sangat dibatasi. Bisa dalam hitungan minggu atau bulan dana harus segera dikembalikan. Jika tidak dikembalikan maka akan ada denda.



Bincang Fintech
Kebetulan, Selasa minggu kedua di bulan November kemarin saya ikut bincang-bincang tentang Fintech bareng teman-teman Blogger Bandung. Beberapa waktu sebelumnya juga sempat meramaikan acara salah satu fintech, tetapi ini sangat berbeda.
Acara yang diselenggarakan Tempo dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) tersebut membahas fenomena Fintech yang saat ini sedang marak. Tema yang diangkat tentang Sosialisasi  Program Fintech Peer to Peer Lending: Kemudahan dan Risiko Untuk Konsumen.
Hadir dalam acara yang diselenggarakan di Atmosphere Cafe tersebut antara lain Staf Direktorat Pengaturan, Perizinan & Pengawasan Fintech Bpk. Audi Ramzi, Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Bandung Bpk. Iwa Gartiwa, Head of Micro Business Modalku Bpk. Sigit Aryo Tejo, dan Direktur Utama PT. Esta Kapital Fintek Bpk. Yefta Surya.
Dari awal acara dimulai, Bpk. Audi menjelaskan panjang lebar tentang Fintech. Audi juga sangat menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat akan meminjam melalui fintech.
“Jangan sampai terjerat dengan Fintech ilegal,” pungkas Audi.
Supaya tidak terjebak, alangkah baiknya sebelum meminjam melihat daftar fintech yang sudah terdaftar di OJK. Hingga tanggal 19 Oktober 2018 kemarin, jumlah Fintech P2P Lending yang terdaftar atau mendapat izin operasi dari OJK telah mencapai 73 perusahaan.
Jumlah perusahaan fintech yang masih antre dalam proses pendaftaran mencapai 47 perusahaan. Sementara perusahaan fintech yang menyatakan berminat mendaftar mencapai 38 perusahaan.
Aslinya, saya geleng-geleng kepala mengetahui begitu banyak perusahaan fintech yang ada di negeri kita tercintah ini, pantas saja kalau OJK meminta calon nasabah untuk berhati-hati. Jangan sampai terjerat utang pada fintech ilegal karena akibatnya sangat berbahaya.



Fintech Legal Vs Fintech Ilegal
Data perusahaan fintech yang telah terdaftar di OJK otomatis legal karena telah melakukan uji kelayakan dari OJK. Sementara, fintech yang belum terdaftar masih dipertanyakan kelegalannya. Nah, supaya tidak terjerat utang, ada baiknya kita mengetahui beberapa ciri dari fintech ilegal berikut ini;
1). Fintech ilegal biasanya alamat kantor dan pengelola tidak jelas dan sengaja disamarkan keberadaaannya. Meskipun cara pinjamnya online, tetap saja, mustinya fintech memiliki kantor dan pengelola yang jelas.
2). Pada saat meminjam dana, fintech ilegal biasanya memberi peryaratan dan proses pinjaman sangat mudah. Asal ada data, ktp, dan nomer rekening, langsung deh, kita bisa pinjam.
3). Nah, biasanya fintech ilegal mengambil seluruh data nomor telepon dan foto-foto dari calon peminjam supaya kalau ada apa-apa mereka mudah menghubungi.
4). Tingkat bunga dan denda sangat tinggi dan diakumulasi setiap hari tanpa batas. Ini ngeri banget, makanya beneran harus hati-hati banget supaya tidak terjerat terlalu dalam.
5). Melakukan penagihan online dengan cara intimidasi dan mempermalukan para peminjam melalui seluruh nomor  handphone yang disalin. Semacam debt collector-lah kalau di bank.
Ciri-ciri tersebut di atas harusnya membuat calon nasabah berhati-hati karena meski pun pihak OJK sudah memiliki aturan untuk melindungi konsumen sehingga mencegah para konsumen terlilit hutang, tetapi tetap saja banyak nasabah yang terjebak. Akibatnya, terlilit hutang dan pinjam dari fintech yang satu ke fintech lainnya.
Lantas, bagaimana supaya tidak terlilit hutang pada fintech? Paling tidak bisa melakukan tips berikut ini;
1). Calon nasabah harus memastikan meminjam pada fintech yang terdaftar dan mendapat izin dari OJK.
2). Calon nasabah sebaiknya meminjam dana sesuai kebutuhan. Biasanya kalau di bank-bank konvensional, pinjaman sebaiknya maksimal 30% dari penghasilan.
3). Berani pinjam harus berani juga membayar cicilan, jadi cicilah hutang dengan tepat waktu.
4). Seperti yang saya bilang di atas, jangan meminjam pada beberapa fintech untuk membayar cicilan yang satu dengan cicilan yang lainnya. Alias gali lubang tutup lubang.
5). Sebelum benar-benar meminjam ketahui terlebih dahulu bunga dan denda pinjaman sehingga kita tahu betul konsekwensinya.
So, setelah mengetahui perbedaan antara fintech legal dan fintech ilegal, silahkan jika ingin meminjam dana karena pada dasarnya, adanya fintech memang untuk memudahkan siapa pun yang akan menjadi pengusaha, terutama kaum milenial yang baru banget memulai usahanya.


@KreatorBuku

Meski Mudah Pinjam Dana Melalui Fintech, Tetapi Tetap Hati-Hati


TERKADANG kita sering merasa minder, malu, merasa kurang menarik, dan tidak percaya diri karena perhatian orang lain terhadap kita tidak seperti perhatian mereka terhadap orang-orang yang tampak keren dan menarik. Yang membuat kita sering merasa bingung adalah, kita seringkali tidak tahu dan tidak menyadari apa sebenarnya yang kurang dari diri kita.
Selain karakter, sifat, dan wajah, penampilan juga cukup berpengaruh pada perhatian orang lain terhadap kita. Jadi selain wajah, hal lain yang bisa menciptakan kesan pertama yang baik atau sebaliknya adalah gaya berpakaian kita.
Buat kalian yang cowok, saya sarankan kalian mulai mencoba mengubah gaya penampilan dengan memilih busana pria yang tepat. Misal, sesuaikan  warna pakaian yang cocok dengan kulit kalian, desainnya kekinian, serta pilih pakaian-pakaian yang terbuat dari bahan-bahan berkualitas.
Nah, biar nggak bingung, berikut ini ada beberapa tips gaya busana pria yang bisa kalian coba. Siapa tahu, setelah mencoba kalian jadi makin menarik dan banyak yang melirik, hehehe.

Jaket, Outfit yang Bisa Diandalkan untuk Tampil Lebih Menarik dan Terlihat Maskulin

Busana pria yang pertama yang bisa kamu pertimbangkan jika ingin tampil lebih macho atau terlihat maskulin adalah dengan jaket. Ada banyak model jaket menarik dan keren yang bisa kamu pilih berdasarkan gaya busana yang akan kamu terapkan.
Jika kamu terbiasa tampil sporty, kamu akan terlihat keren jika menggunakan jaket seperti hoodie atau yang biasa disebut sweater oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Kamu juga bisa memilih jaket sport lainnya seperti jaket sepak bola misalnya.


Tapi, jika kamu ingin tampil trendy dan gagah agar terlihat lebih cowok, kamu wajib mempertimbangkan jaket kulit atau yang terbuat dari bahan denim atau jeans.

Pilih Pakaian yang Pas di Badan

Sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki tubuh yang tidak terlalu tinggi. Saran saya kalau kalian cowok wajib memilih busana pria yang benar-benar pas di badan. Jika perlu, pilih yang agak ketat (agak ngepres di badan). Tapi ingat, jangan sampai gaya pakaian kalian membuat kalian sulit bergerak dan menurunkan produktivitas kerja.
Alih-alih menggunakan pakaian kebesaran yang akan membuat kalain terlihat makin pendek, kalian akan terlihat lebih gagah dan gaya jika menggunakan pakaian-pakaian yang pas di badan.
Jika ingin tampil lebih menarik, cobalah memperbaiki postur tubuh dan luangkan waktu untuk berolahraga agar tubuh kalian terlihat makin atletis. Jika kalian bertubuh atletis, akan lebih mudah  untuk memilih busana pria seperti kemeja body fit, kaos yang agak ketat, atau celana celana pensil yang juga tetap.
Dengan begitu, kalian akan lebih mudah bergaya dan mengikuti trend fashion sehingga gaya busana pria apapun yang saat ini sedang trend bisa kamu ikuti tanpa terlihat norak di mata orang lain.


Sebaliknya, jika tubuh kalian tidak atletis. Misal, kalian kelebihan berat badan atau kegemukan, sudah pasti akan sulit mengikuti gaya fashion terbaru. Alih-alih terlihat keren, kadang kelebihan lemak di tubuh membuat kita jadi lucu dan terkesan norak saat mencoba mengenakan pakaian-pakaian ketat.

Tempat Beli Busana Pria yang Lengkap dan Murah

Selain dua sarab di atas, kalian juga akan terlihat makin keren jika mau menggunakan baju branded, pakaian yang terbuat dari bahan berkualitas, atau aksesoris asli (original).
Tempat beli busana pria seperti baju, kaos sablon (distro), jaket, jam tangan branded dan original, sepatu bermerek, tas, hingga berbagai perlengkapan serta aksesoris lainnya yang murah dan lengkap, salah satunya adalah dengan mendatangi toko online.
Bukalapak merupakan online shop recommended yang bisa kalian coba. Saya sendiri sudah cukup sering membuka aplikasi di smartphone Bukalapak jika butuh sesuatu, tidak terkecuali ketika mencari fashion pria yang menarik.


Saya punya cukup banyak alasan mengapa berani memfavoritkan Bukalapak sebagai tujuan berbelanja, di antaranya karena Bukalapak menyediakan banyak pilihan fashion item terbaru, sering menawarkan diskon dan cashback serta promo, juga menyediakan banyak voucher ongkos kirim gratis.
Selain barang baru, Bukalapak juga menyediakan barang bekas yang tentu harganya lebih terjangkau serta tersedia fitur buka cicilan yang bisa dimanfaatkan untuk kredit barang tanpa kartu kredit khusus di Bukalapak. Jika sudah seperti ini, masa sih, belanja ke tempat lain?
@alimuakhir

Visual dari: freepik.com

Minder Karena Merasa Kurang Menarik? Coba Gaya Busana Ini


SUDAH cukup lama saya ingin sekali ajak anak-anak jalan ke Semarang. Akan tetapi karena waktunya selalu tidak tepat, jadwal yang telah ditetapkan pun selalu saja dilanggar, hehehe.
Makanya, begitu ada waktu luang saya buru-buru cari tiket kereta api ke Semarang. Beruntung banget, masih ada beberapa seat yang masih avalable dalam satu gerbong. Kebetulan anak-anak sudah lama nggak naik kereta, begitu tahu akan jalan-jalan pakai kereta wajah mereka terlihat sumringah.
Jadilah, pada hari yang ditentukan kita berlima naik kereta malam dari Stasiun Hall Bandung menuju Stasiun Tawang Semarang. Karena sudah malam, anak-anak di kereta langsung terlelap. Mereka terbangun saat tiba di Stasiun Tawang sesaat menjelang azan subuh berkumandang.
Begitu matahari mulai bersinar, kita meninggalkan Stasiun Tawang. Tujuan pertama apa lagi kalau bukan sarapan Nasi Ayam khas Semarang. Rasanya kalau ke Semarang tidak sarapan Nasi Ayam tidak lengkap.
Setelah semua kenyang, kami langsung menuju halte terdekat dari Stasiun Tawang. Kami naik bus Trans Semarang menuju destinasi pertama yang akan kita eksplor, yaitu Lawang Sewu. Tidak lebih dari sepuluh (10) menit bus berhenti di halte BRT depan kampus Udinus dan semua turun dengan penuh ceria.

Ngeri-Ngeri Sedap di Lawang Sewu
Dari halte langsung menuju Tugu Muda di Komplek Tugu Muda, Jl. Pemuda, Sekayu, Kota Semarang, Jawa Tengah dan menikmati Semarang di pagi hari. Lanjut mengunjungi Lawang Sewu yang memang berada di dekat Tugu Muda. Karena masih pagi jadi antrean tidak terlalu panjang. Kami pun keliling ditemani seorang pemandu.
Setelah melewati pintu masuk, diarahkan menuju ruang pameran yang berisi foto-foto yang dipajang dengan sangat menarik. Sebetulnya saya ingin sekali berlama-lama di ruangan tersebut, apa daya harus mengikuti anak-anak dan pemandu.
Lawang Sewu merupakan salah satu landmark Kota Semarang yang sangat ikonik. Bangunan peninggalan Belanda paling mistis, tetapi paling dijadikan tujuan utama ketika berkunjung ke Semarang.


Lawang Sewu merupakan Bahasa Jawa yang artinya seribu pintu. Tempat ini dibangun pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Bangunan megah tersebut dahulu digunakan sebagai kantor NIS (Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij), sebuah jawatan perkeretaapian swasta yang dimiliki oleh pemerintah Belanda zaman dahulu.
Setelah Belanda pergi meninggalkan Semarang, bangunan Lawang Sewu menjadi milik pemerintahan Jepang pada tahun 1940-an dan diubah menjadi tempat peristirahatan tentara Jepang. Tragisnya, ruangan bawah tanah, digunakan sebagai tempat pembantaian kaum pribumi, pemuda Indonesia serta tahanan Belanda. Maka tak heran jika sering terdengar kisah mengerikan atau horor dari Lawang Sewu mengingat  kisah kelam masa lalu dari tempat tersebut.
Lawang Sewu sendiri, menjadi salah satu saksi bisu dari kekejaman pemerintahan Jepang yang tega menyiksa para tahanan, penduduk pribumi, dan orang-orang yang tidak bersalah.
Setelah Jepang pergi dari Indonesia pada tahun 1945, Lawang Sewu diambil alih pemerintah Indonesia dan resmi menjadi kantor dari beberapa institusi pemerintah Indonesia seperti Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI) yang sekarang dikenal sebagai PT. KAI, Kantor Prasaran Komando Daerah Militer atau (Kodam IV/Diponegoro), dan Kantor Kementrian Perhubungan yang ada di Jawa Tengah.
Selain ruang bawah tanah yang misteri, ada hal menarik yang perlu kita tahu dari Lawang Sewu, seluruh ruangan di sana menggunakan AC alami, jadi meski pun Semarang panas, ruangan di Lawang Sewu tetap dingin.

Megahnya Klenteng Sam Poo Kong
Setelah berkeliling di Lawang Sewu, kami langsung menuju salah satu kuil terbesar di Semarang, Klenteng Sam Poo Kong. Suasana Klenteng Sam Poo Kong sudah ramai. Setelah mengabadikan kenangan di pintu gerbang dan membeli karcis, kami masuk ke dalam.
Klenteng Sam Poo Kong wajib dikunjungi karena penuh dengan jejak sejarah umat Muslim di Indonesia. Dalam sebuah catatan yang saya baca, pada sekitar Abad 14, seorang penjelajah samudra bernama Cheng Ho atau Zheng He atau Haji Mahmud Shams tiba di Kota Semarang.
Cheng Ho dikenal sebagai seorang pelaut dan penjelajah dari daratan Cina yang melakukan pelayaran antara tahun 1405 hingga 1433.  Cheng Ho memang dari keluarga muslim. Ia anak dari Haji Ma Ha Zhi dan ibu dari marga Oen (Wen) di Desa He Tay, Kabupaten Kun Yang. Cheng Ho menjadi salah seorang kepercayaan Kaisar Cina Yongle yang berkuasa dari tahun 1403 hingga 1424 dari Dinasti Ming.
Sejarah mencatat, kapal laut Cheng Ho besarnya tujuh (7) kali lebih besar dari kapal yang digunakan Culombus, si Penemu Benua Amerika.



Begitu tiba di dalam kawasan klenteng, mata saya langsung kelilipan warna merah yang mendominasi bangunan. Ada bangunan klenteng yang sangat besar dan dijadikan panggung dan beberapa bangunan klenteng yang mengitari lapangan.
Bangunan utama Klenteng Sam Poo Kong adalah sebuah gua batu yang dahulu digunakan Laksamana Cheng Ho untuk melakukan ibadah shalat. Uniknya, Laksamana Cheng Ho juga menjadikan gua itu sebagai tempat beribadah untuk para awak kapalnya yang beragama Budha. Tidak heran kalau di sekitarnya juga berdiri sebuah klenteng.
Karena hari telah siang, kami kemudian menuju Masjid Agung Semarang yang cukup megah untuk shalat zuhur. Setelah istirahat dan menikmati kesejukan Masjid Agung Semarang, kami memutuskan makan siang di Kota Lama.

Nostalgia di Kota Lama
Siapa pun yang suka pada bangunan-bangunan tua pasti tidak akan menyia-nyiakan untuk menikmati Kota Lama Semarang karena di sini memang salah satu destinasi wisata yang penuh dengan bangunan tua.


Konon kota lama Semarang mulai berdiri sejak abad 18, ketika pemerintah dipegang oleh Hindia Belanda. Dahulu di sini menjadi pusat perekonomian dan budaya masyarakat Jawa Tengah sekaligus menjadi pusat pemerintahan Hindia Belanda yang berada di Jawa Tengah.
Dahulu, beberapa etnis berkumpul menjadi satu di Kota Lama Semarang. Sebut saja misalmnya di bagian utara yang dipotong oleh Kali Mberok terdapat kawasan kampung melayu yang beragama islam dengan peninggalan berupa Masjid Layur (Masjid Menara).
Pada sisi barat terdapat kawasan orang Jawa islam dengan dibangunnya Masjid Kauman Semarang.  Sisi bagian selatan pemukiman keturunan cina yang berkumpul menjadi satu membentuk kawasan Pecinan Semarang.
Tepat di tengah-tengah Kota Lama Semarang berdiri bangunan kuno dengan arsitek yang cukup apik dan dipertahankan hingga saat ini. Masyarakat menamai bangunan tersebut dengan nama Gereja Blenduk.
Sebelum menjelajah dan mengabadikan diri di sekitar Kota Lama, kita makan siang dulu di salah satu sudut kaki lima di belakang Gereja Bleduk. Bukan makan berat, hanya makan Soto Semarang, tetapi nikmatnya luar biasa.
Kami menjelajah Kota Lama hingga matahari siap istirahat di peraduannya. Karena dari awal hanya trip sehari, kami langsung menuju Stasiun Tawang untuk kembali ke Bandung dengan kereta malam.
@KreatorBuku

Jalan ke Semarang? Jangan Lupa dengan Tiga Tempat Ini



SENANG banget rasanya saat tahu SOBATKU bakal bagi-bagi hadiah di Bandung dalam acara Pesta Jutawan Jabar. Tepatnya pada hari Minggu, tanggal 20 Oktober 2018 di Ciwalk. Bukan apa-apa, meski saya masih baru mengenal SOBATKU, saya tertarik sekali dengan program-program yang dibuat SOBATKU.
Terlebih lagi, bagi-bagi hadiah kali ini benar-benar bikin siapa pun terbelalak. Gimana nggak terbelalak? Undian Grand Prize ke-5 SOBATKU bagi-bagi hadiah mulai dari uang sejumlah 1 juta rupiah hingga 100 juta rupiah untuk banyak nasabah. Selain itu ada hadiah Umroh.
Karena tidak ingin ketinggalan acara, usai parkir kendaraan dan shalat dhuhur saya langsung menuju panggung utama yang terletak persis di plaza depan. Sudah banyak pengunjung yang datang.  Mereka kemudian dihibur para dancer yang sejak pagi mengikuti Dance Competition.
Selain kompetisi dance, untuk memeriahkan acara, di sekeliling lokasi acara ada beberapa stand makanan dan cindera mata. Jika kita belanja dengan saldo SOBATKU, ada diskon khusus. Asyik banget, kan?
Pada salah satu stand, saya lihat antrian pengunjung cukup ramai. Saya pikir ada apa, ternyata mereka sedang mendaftarkan diri sebagai nasabah baru SOBATKU. Rupanya, SOBATKU membuka pendaftaran nasabah on the spot.
Sebagai nasabah baru, mereka mendapatkan kupon khusus yang juga akan diundi bersama dengan nasabah lama. Mereka  sama-sama mendapat kesempatan untuk mendapatkan hadiah. Pantas, mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan, hehehe.



SOBATKU Simpanan Online Tanpa Ribet
Menjelang sore, perwakilan dari SOBATKU naik panggung untuk press conference. Ada Bapak Ceppy Yana Mulyana (Ketua KSP Sahabat Mitra Sejati), Dodong Cahyono (Ketua Pengawas KSP Sahabat Mitra Sejati), Venika Aprilia Sembiring dan  Firman Aditia Saputra (KSP Sahabat Mitra Sejati).
Bapak Henky Suryaputra (CFO Bank Sahabat Sampoerna), Asep Sulaeman dan M. Syahroni (Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jabar), Ibu Yayah Rohayati (Perwakilan Dinas Sosial Kota Bandung), M.S. Imam Santoso (Notaris dan PPAT), Ibu Erna dan Bapak Dadang (Perwakilan Dinas Koperasi Kota Bandung).



“Siapa yang sudah punya rekening di Sobatku?” tanya Bapak Ceppy kepada pengunjung membuka press conference, “semoga di sini semua dapat hadiah, ya ...,” lanjutnya dengan senyum lebar.
Lebih lanjut Ceppy menjelaskan jika SOBATKU adalah rekening online yang bisa dimiliki siapa pun asalkan punya handphone, nomer handphone, alamat email, punya kartu identitas dan downlod aplikasi SOBATKU.
“Kalau sudah punya semuanya, tinggal daftar dan langsung mempunyai rekening online di SOBATKU,” ujar Ceppy.
Jadi, jika tabungan biasa umumnya untuk membuka rekening dengan mendatangi kantor cabang Bank terdekat, mengambil nomer antrean, menemui costumer servis bagian pembukaan rekening, mengisi formulir, dan sebagainya, SOBATKU cukup duduk manis di rumah sudah bisa buka rekening.
“Jadi tidak perlu ribet membuka rekening,” pungkas Ceppy sambil tersenyum lebar.
Ceppy meyakinkan para nasabah dan calon nasabahnya, jika membuka rekening dan menyimpan uang alias menabung di SOBATKU sangat aman karena dukungan dari Bank Sahabat Sampoerna tidak setengah-setengah.
Selain dikelola oleh KSP Sahabat Mitra Sejati, SOBATKU memang didukung oleh Bank Sahabat Sampoerna dan Sampoerna Strategic Group. Dukungan dari kedua institusi tersebut tentu membuat SOBATKU makin kuat dan makin dipercaya para nasabah. Terlebih lagi, SOBATKU menjamin keamanan simpanan para nasabah, jadi kepercayaannya makin berlipat.
Walau begitu, Ceppy tetap mengingatkan pemilik rekening SOBATKU tetap harus waspada dan hati-hati kepada modus penipuan yang mengatasnamakan SOBATKU. Jika ada modus-modus tersebut, segera laporkan kepada SOBATKU.

SOBATKU Mudah, Gratis, dan Praktis!
Sebagai aplikasi simpanan online alias tabungan online, SOBATKU sangat mudah, gratis, dan praktis! Selain untuk memiliki nomer rekening caranya sangat mudah, saat menabung pun sangat mudah. Paling tidak ada empat (4) cara;


1). Dengan cara transfer bank seperti transfer uang pada umumnya. Bisa melalui ATM, mobile banking, maupun internet banking.
2). Dengan cara setor tunai melalui gerai Alfamart atau Alfamidi yang tersebar di beberapa kota yang ada di Indonesia. Caranya, para nasabah cukup dengan menyebutkan nomor rekening SOBATKU.
3). Dengan cara setor tunai melalui sahabat UKM yang saaat ini sudah memiliki banyak cabang di berbagai kota.
4). Dengan cara transfer antar nasabah SOBATKU. Cukup klik menu Transfer Sesama Sobatku.
 Sama seperti simpanan-simpanan lainnya, selain bisa untuk menabung, SOBATKU juga bisa menarik uang. Caranya pun cukup mudah, hampir sama dengan saat menabung, tetapi minus transfer bank.
Pemilik rekening SOBATKU bisa menarik uang melalui Alfamart atau Alfamidi, via Sahabat UKM, dan tarik tunai sesama pengguna SOBATKU yang memiliki uang tunai, hehehe. Beneran mudah banget, kan?
Selain mudah, SOBATKU juga praktis karena pemilik rekening bisa melakukan pembayaran apa pun melalui SOBATKU dengan fitur pembayaran. Fitur ini menjadi layanan pengganti PPOB (payment point online bank). Dengan fitur tersebut, pemilik rekening bisa membeli pulsa, bayar listrik, PDAM, bayar telepon (Telkom), bayar internet, dan lain sebagainya dengan SOBATKU. Jadi SOBATKU bisa jadi Aplikasi Pembayaran Online.
Hebatnya lagi neh ... semua fasilitas yang ada di SOBATKU bisa digunakan pemilik rekening dengan tanpa membayar biaya apa pun alias gratis. Padahal kalau nabung di bank suka ada biaya tambahan, kan? Entah biaya admin, biaya transfer, dan sebagainya.
Oh iya, pemilik rekening SOBATKU bisa membuat jadwal transaksi bulanan dengan mudah, lho ... jadi, kalau ada transaksi rutin seperti bayar listrik tepat waktu misalnya, pemilik rekening cukup membuat jadwal transaksi otomatis, jadi pemilik rekening tidak repot lagi melakukan transaksi tiap bulan.
Supaya pemilik rekening tahu transaksi apa saja yang telah dilakukan, SOBATKU dengan setia akan melaporkan transaksi apa pun yang dilakukan pemilik rekening melalui email.



SOBATKU Marion Jola
Setelah press confrence berakhir, dilanjutkan dengan pengundian pemenang Grand Prize SOBATKU. Akan tetapi, sebelumnya dijeda dengan penampilan sebuah band yang menyanyikan lagu-lagu yang mampu meghangatkan suasana. Data para pemenang bisa dilihat di halaman utama SobatkuId.
Saat pengumuman undian suasana sangat ramai, terlebih saat diumumkan siapa yang mendapat Undian 100 Juta dan Paket Umroh. Saya yang berdiri di antara pengunjung sampai ngiler, hehehe.
Acara kemudian ditutup oleh panampilan salah satu finalis ajang pencarian bakat Indonesian Idol tahun 2018 asal Kupang, Marion Jola. Dengan gaya manjanya yang sangat khas, Marion sukses menutup acara Grand Prize SOBATKU di Bandung.
@alimuakhir

Pesta Jutawan Jabar SOBATKU Bikin Senang