TAHUN 2019 ini sepertinya Bali tetap jadi pilihan banyak wisatawan untuk melancong ke sana. Selain karena destinasi yang sudah ada tetap dipertahankan dan ditingkatkan layanannya, sepanjang tahun 2018 Bali terus bersolek supaya makin memikat wisatawan.
Jika selama ini Bali identik dengan pantai-pantainya yang indah dan memesona, kali ini Bali mencoba membuka destinasi-destinasi lainnya yang selama ini masih tersembunyi dan belum banyak diekspos.
Paling tidak, dari pengamatan saya, jelang penutupan tahun lalu, di media sosial ramai destinasi baru di Bali. Mulai dari air terjun, taman, hingga destinasi digital, destinasi seru buat foto-foto.
Dari banyak destinasi yang ada, ada 3 destinasi yang rekomended banget buat didatangi. Kita bisa ke sana dengan menggunakan moda transportasi apa pun, termasuk bus, lho. Kalau mau backpaker bisalah, menyebrang ke Bali lewat Surabaya, ada kok Travel Surabaya Denpasar. Tiketnya gampang sekali dicari via online. 

1).  Hidden Green Canyon Undisan
Pertama melihat foto-foto wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata Hidden Green Canyon Undisan ini saya beneran terpukau sekali. Konon, destinasi wisata yang satu ini tempatnya tersembunyi.
Sebuah tempat yang indah dengan dominasi warna hijau membuat saya berdecak kagum. Para  wisatawan yang bertandang juga pasti langsung meleleh. Bayangkan, tebing-tebing hijau ditumbuhi lumut mengapit aliran sebuah sungai, benar-benar sangat alami dan asri.
Saya bayangkan, kalau ke sana pasti suasananya sangat tenang dan damai, membuat hati dan pikiran adem.
Hidden Green Canyon Undisan dikenal juga dengan sebutan Hidden Green Canyon Tangkup karena lokasinya memang berada di Sungai Tangkup, Desa Undisan Kelod, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali.
Selain tebing indah tersebut, di dekat kawasan juga ada sebuah air terjun cantik, yang akan menambah petualangan para wisatawan ketika ke sana.




O iya, katanya tebing tersebut oleh warga setempat jadi kawasan juga disakralkan, sehingga tidak mengherankan tempat ini seolah tidak terjamah dan terjaga  kealamiannya. Tempat ini belum begitu populer dan masih jarang dikunjungi, tetapi wisatawan suka berpetualangan, suka hunting tempat-tempat baru dan suka foto selfie, tempat ini sangat cocok jadi tempat tujuan wisata.


2). Rumah Pohon Bukit Lemped Peladung
Siapa yang suka baca cerita Lima Sekawan karya Enid Blyton? Kalau mau merasakan serunya berdiam di rumah pohon, saat ini di Bali ada, lho. Namanya  Rumah Pohon Bukit Lemped Peladung Karangasem Bali.
Di Karangasem, setidaknya saat ini ada tiga (3) objek wisata rumah pohon, salah satu yang terbaru adalah Rumah Pohon Bukit Lemped di Desa Peladung. Rumah pohon lainnya dari Rumah Pohon Temega yang jaraknya hanya sekitar 150 meter dari Rumah Pohon Bukit Lemped Peladung. Masih satu jalur.
Khusus untuk Rumah Pohon Bukit Lemped di Desa Peladung, pengembangnya menurut saya lebih kreatif dan inovatif, jadi terkesan tidak monoton. Lihat saja desainnya yang lebih menarik, seperti sebuah pohon besar yang dibuatkan rumah atau menara, yang membutuhkan keberanian agar sampai ke puncak menara.



Ketika wisatawan berada di posisi tertinggi, bisa melihat pemandangan dengan leluasa. Pemandangan pedesaan, hamparan sawah, laut, dan gugusan perbukitan. Sungguh, nikmat mana lagi yang kau dustakan?
Tidak itu saja, di sana juga disediakan sejumlah tempat untuk bersantai, sejumlah ayunan serta tempat duduk berbentuk sarang burung. Selain sebagai tempat bersantai, tempat ini menyediakan sejumlah spot untuk selfie.


3). Stone Garden
Stone Garden sepertinya menjadi salah satu tempat wisata yang juga banyak dicari, ya ... nah, sejak Bulan Mei 2018, di Bali juga ada Stone Garden, lho. Tepatnya di Kabupaten Bangli, Bali.
Lokasi Stone Garden sendiri tepatnya di Banjar Guliang Kawan, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli. Jika dari Denpasar, tepat berada setelah perbatasan antara Kabupaten Gianyar dan Bangli.
Selain Stone Garden, di tempat yang sama juga ada Animal Park, jadi banyak spot untuk selfie-selfie, hehe.


Oh iya, Stone Garden ini berada di atas lahan bekas tambang batu padas yang ditinggalkan oleh warga lho. Daripada nganggur, lahan kemudian didesaian lebih imajinatif dan kreatif. Bekas lahan tambang tersebut pun sekarang terlihat lebih instagramable. Benar-benar sebuah taman untuk bersantai sekaligus berselfie, deh.
Salah satu hal yang menarik di Stone Garden dan Animal Park adalah lokasinya di atas bukit kecil, jadi ada anjungan di atas bukit yang menyuguhkan pemandangan indah persawahan, laut, dan perumahan penduduk. Tempat tersebut diberi nama Twin Hill atau bukit kembar. Lokasinya masih dalam kawasan Stone Garden dan Animal Park, jadi makin lengkap!


Siapa yang mau ke Bali dalam waktu dekat ini? Jangan lupa ajak-ajak ya ... dan kunjungi tiga tempat wisata yang saya ceritakan di atas!
@KreatorBuku



Foto 
diambil dari berbagai sumber

3 Destinasi Wisata Bali yang Kekinian Banget



TAHUN 2019 ini sepertinya Bali tetap jadi pilihan banyak wisatawan untuk melancong ke sana. Selain karena destinasi yang sudah ada tetap dipertahankan dan ditingkatkan layanannya, sepanjang tahun 2018 Bali terus bersolek supaya makin memikat wisatawan.
Jika selama ini Bali identik dengan pantai-pantainya yang indah dan memesona, kali ini Bali mencoba membuka destinasi-destinasi lainnya yang selama ini masih tersembunyi dan belum banyak diekspos.
Paling tidak, dari pengamatan saya, jelang penutupan tahun lalu, di media sosial ramai destinasi baru di Bali. Mulai dari air terjun, taman, hingga destinasi digital, destinasi seru buat foto-foto.
Dari banyak destinasi yang ada, ada 3 destinasi yang rekomended banget buat didatangi. Kita bisa ke sana dengan menggunakan moda transportasi apa pun, termasuk bus, lho. Kalau mau backpaker bisalah, menyebrang ke Bali lewat Surabaya, ada kok Travel Surabaya Denpasar. Tiketnya gampang sekali dicari via online. 

1).  Hidden Green Canyon Undisan
Pertama melihat foto-foto wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata Hidden Green Canyon Undisan ini saya beneran terpukau sekali. Konon, destinasi wisata yang satu ini tempatnya tersembunyi.
Sebuah tempat yang indah dengan dominasi warna hijau membuat saya berdecak kagum. Para  wisatawan yang bertandang juga pasti langsung meleleh. Bayangkan, tebing-tebing hijau ditumbuhi lumut mengapit aliran sebuah sungai, benar-benar sangat alami dan asri.
Saya bayangkan, kalau ke sana pasti suasananya sangat tenang dan damai, membuat hati dan pikiran adem.
Hidden Green Canyon Undisan dikenal juga dengan sebutan Hidden Green Canyon Tangkup karena lokasinya memang berada di Sungai Tangkup, Desa Undisan Kelod, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali.
Selain tebing indah tersebut, di dekat kawasan juga ada sebuah air terjun cantik, yang akan menambah petualangan para wisatawan ketika ke sana.




O iya, katanya tebing tersebut oleh warga setempat jadi kawasan juga disakralkan, sehingga tidak mengherankan tempat ini seolah tidak terjamah dan terjaga  kealamiannya. Tempat ini belum begitu populer dan masih jarang dikunjungi, tetapi wisatawan suka berpetualangan, suka hunting tempat-tempat baru dan suka foto selfie, tempat ini sangat cocok jadi tempat tujuan wisata.


2). Rumah Pohon Bukit Lemped Peladung
Siapa yang suka baca cerita Lima Sekawan karya Enid Blyton? Kalau mau merasakan serunya berdiam di rumah pohon, saat ini di Bali ada, lho. Namanya  Rumah Pohon Bukit Lemped Peladung Karangasem Bali.
Di Karangasem, setidaknya saat ini ada tiga (3) objek wisata rumah pohon, salah satu yang terbaru adalah Rumah Pohon Bukit Lemped di Desa Peladung. Rumah pohon lainnya dari Rumah Pohon Temega yang jaraknya hanya sekitar 150 meter dari Rumah Pohon Bukit Lemped Peladung. Masih satu jalur.
Khusus untuk Rumah Pohon Bukit Lemped di Desa Peladung, pengembangnya menurut saya lebih kreatif dan inovatif, jadi terkesan tidak monoton. Lihat saja desainnya yang lebih menarik, seperti sebuah pohon besar yang dibuatkan rumah atau menara, yang membutuhkan keberanian agar sampai ke puncak menara.



Ketika wisatawan berada di posisi tertinggi, bisa melihat pemandangan dengan leluasa. Pemandangan pedesaan, hamparan sawah, laut, dan gugusan perbukitan. Sungguh, nikmat mana lagi yang kau dustakan?
Tidak itu saja, di sana juga disediakan sejumlah tempat untuk bersantai, sejumlah ayunan serta tempat duduk berbentuk sarang burung. Selain sebagai tempat bersantai, tempat ini menyediakan sejumlah spot untuk selfie.


3). Stone Garden
Stone Garden sepertinya menjadi salah satu tempat wisata yang juga banyak dicari, ya ... nah, sejak Bulan Mei 2018, di Bali juga ada Stone Garden, lho. Tepatnya di Kabupaten Bangli, Bali.
Lokasi Stone Garden sendiri tepatnya di Banjar Guliang Kawan, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli. Jika dari Denpasar, tepat berada setelah perbatasan antara Kabupaten Gianyar dan Bangli.
Selain Stone Garden, di tempat yang sama juga ada Animal Park, jadi banyak spot untuk selfie-selfie, hehe.


Oh iya, Stone Garden ini berada di atas lahan bekas tambang batu padas yang ditinggalkan oleh warga lho. Daripada nganggur, lahan kemudian didesaian lebih imajinatif dan kreatif. Bekas lahan tambang tersebut pun sekarang terlihat lebih instagramable. Benar-benar sebuah taman untuk bersantai sekaligus berselfie, deh.
Salah satu hal yang menarik di Stone Garden dan Animal Park adalah lokasinya di atas bukit kecil, jadi ada anjungan di atas bukit yang menyuguhkan pemandangan indah persawahan, laut, dan perumahan penduduk. Tempat tersebut diberi nama Twin Hill atau bukit kembar. Lokasinya masih dalam kawasan Stone Garden dan Animal Park, jadi makin lengkap!


Siapa yang mau ke Bali dalam waktu dekat ini? Jangan lupa ajak-ajak ya ... dan kunjungi tiga tempat wisata yang saya ceritakan di atas!
@KreatorBuku



Foto 
diambil dari berbagai sumber

Tidak ada komentar

Ditunggu Komentarnya Teman-Teman